Kafe Hidden Gem Ini Punya Sandwich Donat dan Hojicha Enak

Makan Enak di Tebet

Kafe Hidden Gem Ini Punya Sandwich Donat dan Hojicha Enak

Resto dan Kafe - detikFood
Minggu, 31 Agu 2025 12:00 WIB
Kafe Hidden Gem Ini Punya Sandwich Donat dan Hojicha Enak
img-alt

Diah Afrilian

4
β€œTempat yang nyaman melengkapi pilihan menu makanan dan minuman yang enak-enak.” - dfl
BAGIKAN
Foto: Tim detikfood
Jakarta -

Di area pemukiman di Tebet, ada kafe rumahan dengan nuansa Jepang yang kental. Namanya Saputto dengan menu andalan donat dan hojicha.

Tidak hanya pilihan kuliner di area-area strategis, tempat makan yang berada di dalam pemukiman di area Tebet juga tak kalah layak untuk dicoba. Konsep kafe dan tempat makan hidden gem di kawasan Tebet populer digemari foodies walaupun harus menempuh jalan sempit dan minim tempat parkir kendaraan.

Salah satunya kafe rumahan yang sedang banyak diperbincangkan di media sosial. Kafe bernama Saputto menghadirkan tempat makan dengan suasana rumahan yang tenang di tengah-tengah pemukiman warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kafe ini memiliki menu andalan donat dan kopi. Nuansa Jepang yang kental dari bagian gerbangnya juga menambah unik konsep tematik yang dihadirkan.

Mengunjungi Saputto pada (27/8), tim detikfood mencicipi beberapa menu andalan mereka. Mulai dari donat sandwich hingga racikan hojicha dan karamaki yang unik.

ADVERTISEMENT
Detail Informasi
Nama Tempat MakanSaputto
AlamatJalan TebetBarat Dalam 1A No.6, Tebet, Jakarta Selatan
Instagram
saputtokitchin
Jam OperasionalSenin tutup
Selasa dan Jumat, 14.00 - 22.00 WIB
Rabu, Kamis, dan Sabtu, 09.00 - 21.00 WIB
Estimasi HargaRp 13.000 - Rp 45.000
Tipe KulinerKafe
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Pembayaran Tunai
  • Pembayaran Nontunai
  • Bawa Pulang
  • dll
Kafe Hidden Gem Ini Punya Sandwich Donat dan Hojicha EnakSaputto beroperasi di tengah pemukiman di Tebet tetapi berhasil membuat orang penasaran. Foto: Tim detikfood

Lokasi Hidden Gem Jadi Daya Tarik

Berbisnis kini tak perlu tempat yang terlalu strategis. Berkaca pada beberapa kafe atau tempat makan, justru dengan posisinya yang tersembunyi atau hidden gem membuat banyak orang penasaran.

Salah satunya Saputto di Tebet. Saputto berada di tengah-tengah pemukiman dengan jalan berupa gang yang sempit.

Jika datang ke sini hanya tersedia parkiran untuk sebuah sepeda motor saja di halaman terasnya. Sementara kendaraan seperti mobil harus diparkirkan di bagian depan gang yang berjarak sekitar 50 meter dari Saputto.

Namun berkat lokasinya yang hidden gem tersebut, suasana di Saputto terasa tenang. Tak ada bising lalu lalang motor maupun kacaunya parkiran seperti yang kerap ditemukan pada kafe-kafe pada umumnya.

Kafe Hidden Gem Ini Punya Sandwich Donat dan Hojicha EnakDi sini pelanggan diarahkan untuk self service dengan mengambil sendiri makanannya dan mengembalikan peralatan bekas pakai. Foto: Tim detikfood

Konsep Self Service

Berbeda dengan kafe-kafe lain yang meminta pelanggannya menunggu di meja yang telah dipilih, datang ke Saputto pelanggan harus ikut melayani dirinya sendiri.

Saputto tidak memiliki banyak pegawai. Pemiliknya sepasang suami istri yang langsung melayani para pelanggan. Karena itu ada beberapa cara bagi pelanggan untuk memesan dan menyajikan makanannya.

Pertama-tama, pemesanan makanan dilakukan langsung beserta pembayarannya pada kasir. Setelah seluruh pesanan diproses, pelanggan akan dipanggil untuk mengambil pesanannya yang berada tepat di samping meja kasir.

Setelah makan selesai, pelanggan akan diarahkan untuk merapikan mejanya. Bahkan alat-alat makan yang telah digunakan diminta untuk dikembalikan sendiri ke tempat pengambilan pesanan makanan.

Kafe Hidden Gem Ini Punya Sandwich Donat dan Hojicha EnakSalah satu menu andalannya yang unik ilah donat yang disajikan seperti sandwich. Foto: Tim detikfood

Kreasi Donat dan Pastry yang Unik-unik

Dikelola secara rumahan, Saputto menyajikan ragam donat dan pastry segar yang dibuat selalu baru setiap hari. Istri dari pemilik Saputto yang membuat sendiri donat-donatnya tanpa henti di dapur.

Bahkan saat menyambanginya, kami mendapati ada beberapa menu yang belum siap disajikan karena masih dalam proses pembuatan. Ada tiga varian donat kentang yang kami cicipi di sini, yaitu Belgian Chocolate (Rp 19.000), Chizu (Rp 20.000), dan Tamado (Rp 38.000).

Tekstur donat kentangnya lembut, lembab, dan airy. Adonan donatnya cenderung tidak dibuat dengan rasa yang manis sehingga ketika ditambahkan glasting cokelat dan topping keju rasanya tetap seimbang.

Salah satu yang menarik perhatian kami ialah Tamado atau tamago donat. Adonan donat kentang dibelah dua seperti sandwich kemudian diisi dengan telur, smoke beef, serta keju lembaran.

Pastrynya yang diberi nama Truffle Cheese juga tak kalah enak. Puff pastry yang renyah diberi topping lembaran keju, potongan telur rebus, serta truffle mayo yang harum. Cocok sebagian varian teman minum kopi yang lebih gurih.

Kafe Hidden Gem Ini Punya Sandwich Donat dan Hojicha EnakRacikan minuman seperti hojicha hingga karamaki cocok menemani waktu bersantai di Saputto. Foto: Tim detikfood

Hojicha Latte hingga Karamaki yang Menyegarkan

Walaupun berkonsep rumahan, Saputto menyanggupi untuk menyajikan banyak jenis minuman. Seperti kopi, teh, susu, hingga olahan mocktail yang menyegarkan.

Salah satu racikan kopi yang populer di sini ialah Karamaki yang dibanderol Rp 40.000 untuk ukuran basic. Karamaki adalah caramel latte yang ditambahkan whipped krim dan kucuran saus karamel di atasnya.

Tanpa memesan penyesuaian untuk mengurangi gulanya, racikan Karamakinya tak terlalu manis. Rasa kopinya cenderung lembut dengan susu dan karamel yang lebih dominan tanpa kesan menusuk di tenggorokan.

Sementara jika ingin memesan mocktail yang segar, ada menu Summer Berry seharga Rp 38.000 per gelas. Racikannya berupa minuman limun yang ditambahkan dengan sirup buah-buah berry.

Rasanya segar dengan puree buah berry asli yang tetap menghadirkan sensasi mengunyah potongan-potongan buah kecil saat diseruput. Penggemar teh-teh khas Jepang yang datang ke sini juga bisa memesan Hojicha Latte andalan Saputto.

Walaupun memiliki menu Matcha Latte, pemiliknya menyebut pelanggan di Saputto lebih suka memesan hojicha yang dibanderol Rp 46.000. Kami mencoba resep pesanan hojicha yang populer di sana, yaitu tanpa gula dan mengganti susunya dengan oatmilk.

Rasa umami pada tiap sedotan hojicha menjadi lebih kuat. Penggunaan oatmilk yang sudah berkarakter manis memberikan sentuhan manis yang tipis. Sementara untuk hojichanya sendiri tetap lembut, tidak hanya dominan somky atau teh yang terlalu kuat.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Kuliner 'Murmer' di Stasiun Tebet"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads