Kapitan Lim: Tempat Makan Oriental Artistik di Tengah Keramaian Tanah Abang

Riska Fitria - detikFood Jumat, 26 Mar 2021 12:00 WIB
Kapitan Lim: Tempat Makan Oriental Artistik di Tengah Keramaian Tanah Abang Foto: detikcom/Riska Fitria

Konsep Kapitan Lim

Kapitan Lim: Tempat Makan Oriental Artistik di Tengah Keramaian Tanah AbangKapitan Lim: Tempat Makan Oriental Artistik di Tengah Keramaian Tanah Abang Foto: detikcom/Riska Fitria

Konsep yang diusung oleh Kapitan Lim adalah perpaduan gaya vintage dan artistik. Dilihat dari depan bangunan bergaya kolonial terlihat kokoh. Dindingnya berwarna putih dan memiliki jendela berukuran besar dengan warna merah.

Kemudian ketika masuk ke dalamnya, semua detail interiornya terlihat artistik. Dimulai dari lantai 1 yang diberi hiasan oriental yang menarik. Di bagian langit-langitnya dihiasi dengan payung-payung berwarna merah.

Bukan hanya itu, di area dindingnya juga dihiasi dengan kipas-kipas bermotif China dan juga poster pop arts. Nah, bagian itulah yang sering dijadikan spot foto. Tangga menuju lantai dua juga sangat instagramable.

Apalagi dihias dengan lampion-lampion unik. Begitu pun dengan lantai dua yang dihiasi dengan keramik-keramik dengan motif. Kesan artistik juga ada pada mejanya yang menggunakan marmer bermotif.

Kwetiau jadi Menu Andalan

Kapitan Lim: Tempat Makan Oriental Artistik di Tengah Keramaian Tanah AbangKapitan Lim: Tempat Makan Oriental Artistik di Tengah Keramaian Tanah Abang Foto: detikcom/Riska Fitria

Menu yang ditawarkan di Kapitan Lim adalah kuliner peranakan dan Chinese food. Untuk memesan kamu cukup ke area kasir dan langsung membayar. Nanti pesanan kami akan diantar oleh pelayan ke meja.

Ada banyak menu di sini, salah satu yang menjadi andalan adalah menu Kwetiaunya. Nah, untuk kwetiau tersedia dua pilihan, ayam, sapi atau seafood. Kami pun mencoba menu Kwetiau Seafood seharga Rp 45.000.

Satu porsinya kwetiau tersebut disajikan dengan taoge, sawi, udang, acara wortel dan timun, tomat dan kerupuk. Selain itu juga dilengkapi dengan dan saus sambal di wadah yang berbeda.

Dari aroma gurih sedap sudah menandakan kalau rasanya enak. Benar saja, rasa bumbunya sangat kuat. Berpadu dengan tekstur kwetiaunya yang kenal. Enak disantap saat masih panas. Oya, potongan udangnya juga terbilang besar-besar.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Cita Rasa Masakan Oriental di Resto Artistik Tanah Abang"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com