NK Cafe, Restoran Tengah Sawah yang Bisa Bawa Pulang Hasil Panen Petani

Mustiana Lestari - detikFood Jumat, 12 Mar 2021 20:18 WIB
Nendes Kombet Cafe alias NK Cafe jadi spot kuliner menarik baru-baru ini untuk warga sekitar Karangploso, Kabupaten Malang. Foto: Rengga Sancaya
Karangploso -

Nendes Kombet Cafe alias NK Cafe jadi spot kuliner menarik baru-baru ini untuk warga sekitar Karangploso, Kabupaten Malang. Betapa tidak, kafe semi tropis ini bukan hanya menawarkan ragam makanan enak, melainkan juga suasana asri karena dikelilingi petak-petak sawah petani.

Sehingga saat bersantap, pengunjung bisa sembari melihat aktivitas petani menanam beraneka sayur mayur dengan latar Gunung Arjuno yang menjulang. Hasil panen mereka pun dijual NK Cafe untuk para pengunjung. Jadi selepas makan, kamu bisa bawa pulang ragam sayuran yang masih segar hasil tangan para petani.

"Bisa bawa sayur dulu ada sawi, bawang merah sampai pokcoy. Sekarang adanya cabai merah. Kemarin sempet ada event kalau pembelian minimal Rp 100 ribu dapat free 1 kg sawi," kata salah satu pelayanan, Faisal kepada detikcom baru-baru ini.

Nendes Kombet Cafe alias NK Cafe jadi spot kuliner menarik baru-baru ini untuk warga sekitar Karangploso, Kabupaten Malang.Nendes Kombet Cafe alias NK Cafe jadi spot kuliner menarik baru-baru ini untuk warga sekitar Karangploso, Kabupaten Malang. Foto: Rengga Sancaya

Adapun menu yang ditawarkan di cafe yang buka mulai pukul 06.30 WIB hingga 21.00 WIB ini amat beragam, mulai dari western hingga makanan khas Indonesia. Nama-nama menunya pun dibuat unik untuk memicu rasa penasaran pengunjung.

Contohnya saja Lontong Perdamaian, Puding Tape Espresso hingga Creamy Nogosari. Bukan saja namanya yang unik rasanya pun unik. "Tape espresso ini terasa kopi espresso yg baru deh after tastenya ada tape. Menu ini boleh dicoba bagi kalian yang mau sesuatu yang beda," kata Mimo salah satu pengunjung dari Jakarta.

Di malam hari, kafe ini menyediakan live music dan menyulap suasana kafe menjadi teramam dengan lampu-lampu cantik yang menggantung. Meski di masa pandemi, kafe ini tetap ramai. Kendati demikian, protokol kesehatan tetap dijalankan, seperti memberi jarak tempat duduk serta para pegawai yang memakai masker.

Bagi kamu yang sedang berada di Karangploso, yuk mampir ke kafe ini! Kamu juga bisa mencicipi cendol dawet khas Dusun Lasah yang unik di Karangploso. Berbeda dari cendol dawet lain, cendol ini terbuat dari sagu serta gula merah. Klaster cendol dawet merupakan klaster yang dibina oleh Bank BRI sejak 2 tahun belakangan ini.

NK Cafe dan cendol dawet di Lasah ini menjadi satu dari kumpulan kisah dalam program Jelajah UMKM ke beberapa wilayah di Indonesia. Program Jelajah UMKM mengulas berbagai aspek kehidupan warga dan membaca potensi di daerah. Untuk mengetahui informasi lebih lengkap, Ikuti terus jelajah UMKM bersama BRI hanya di detik.com/tag/jelajahumkmbri.



Simak Video "Bunga Krisan Sidomulyo Yang Tetap Mekar di Era Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com