Mlinjo Cafe & Resto : Maknyus! Nasi Megono Berlauk Cumi Hitam Pekat

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Jumat, 06 Mar 2020 12:00 WIB
Mlinjo Cafe & Resto Jakarta Barat Foto: detikfood
Jakarta -

Di sini tempat melepas kangen nasi gudeg, nasi ayam hingga nasi megono. Racikan lauknya komplet, rasanya miroso dan porsinya pun mantap bikin kenyang.

Meski letaknya tidak di mal atau jalan protokol, buat pencinta masakan Jawa, Mlinjo Cafe & Resto ini cukup dikenal. Terutama karena menu andalannya merupakan menu Jawa Tengah. Seperti nasi gudeg, nasi megono, nasi ayam Semarang hingga nasi kuning dan lontong cap go meh.

Restoran yang ditata dari rumah tinggal ini suasananya homey. Furnitur kayu dengan kursi lengkung memenuhi ruang santap yang berupa ruang tengah lebar di bagian dalam. Di sisi luar juga ada area khusus buat mereka yang merokok.

Menu andalan yang wajib dicicipi di sini adalah Nasi Megono. Nasi khas Pekalongan ini terdiri dari nasi putih yang diberi topping megono. Cincangan nangka muda yang diaduk dengan kelapa, bumbu dan kecombrang. Rasanya pedas gurih enak.

Mlinjo Cafe & Resto : Maknyus! Nasi Megono Berlauk Cumi Hitam PekatSuasana homey Mlinjo Cafe & Resto. Foto: detikfood



Pilihan lauk pendamping nasi megono beragam. Ada ayam, cumi hitam, rendang, serimping (scallop), atau dendeng serundeng (dendeng ragi). Kalau akan pesan nasi megono saja dengan lauk terpisah juga bisa.

Selain itu juga ada menu ala carte khas Jawa lainnya. Seperti nasi mangut, nasi rawon, nasi ayam spesial, nasi bakar peda, sate ayam hingga asem-asem bandeng hingga garang asem ayam. Kalau ingin yang pedas gurih ada pecak cucut dan pecak udang.

Mlinjo Cafe & Resto : Maknyus! Nasi Megono Berlauk Cumi Hitam PekatTimlo khas Solo racikan Mlinjo Cafe & Resto. Foto: detikfood



Bingung memilih sederetan menu yang menggiurkan tersebut apalagi kalau sedang lapar. Kami mengawali makan dengan Timlo Ayam (Rp 32.000) yang merupakan sup gaya Solo. Sup yang dipengaruhi kuliner China ini disajikan dalam mangkuk sedang.

Kuahnya bening dengan sedikit jejak minyak, aromanya gurih kaldu ayam. Isiannya suwiran ayam, potongan tahu, telur pindang, risol dan potongan kulit pangsit goreng. Gurihnya pas dan porsinya bisa dinikmati berdua karena cukup besar.

Tentu kami tak melewatkan nasi megono yang jadi andalan restoran ini. Nasi Megono Komplit Cumi (Rp 40.000). Racikan nasi khas Pekalongan ini disajikan dengan porsi yang royal, nasi putih hangat semangkuk dengan topping megono. Cumi hitam berukuran sedang plus tumis daun pepaya yang lumayan banyak porsinya plus sambal.

Kalau tak biasa makan banyak, porsi di sini lumayan besar dan mengenyangkan. Megononya terasa gurih, pedas dengan aroma segar kecombrang dan kelapa parut. Pas disuap dengan nasi hangat. Sementara cumi hitamnya empuk gurih sedikit manis. Sayangnya daun pepaya agak kecokelatan tidak hijau cerah warnanya. Meksipun rasanya gurih ringan, cukup enak.

Mlinjo Cafe & Resto : Maknyus! Nasi Megono Berlauk Cumi Hitam PekatUdang Gulung yang renyah gurih. Foto: detikfood



Megono komplet ayam isinya hampir sama, hanya saja memakai ayam suwir dan sambal goreng hati ampela dan telur. Ayam suwirnya juga melimpah dengan rasa pedas gurih yang pas. Ada sedikit rasa manis. Megono komplit pas dinikmati jika sedang lapar berat.

Sebagai lauk pelengkap kami mencicipi Udang Gulung (Rp 35.000). Sajian ini mirip Ngohiang Betawi. Merupakan pengaruh kuliner China. Adonan udang dibungkus kulit tahu dan dibentuk bulat panjang lalu digoreng dan diiris tipis.

Aroma gurih udang tercium wangi sedap. Kulit tahunya garing dengan adonan udang yang gurihnya pas. Kalau suka bisa dicelup saus asam pedas yang disajikan buat cocolan. Tapi dimakan tanpa saus justru lebih enak.

Mlinjo Cafe & Resto : Maknyus! Nasi Megono Berlauk Cumi Hitam PekatNasi Ayam Semarangan yang komplet lauknya. Foto: detikfood


Nasi Ayam Spesial ( Rp 36.000 ) yang merupakan nasi ayam khas Semarang juga kami pesan untuk menebus kangen. Nasi ayam Semarang mirip dengan nasi liwet Solo. Nasi gurih yang diberi beragam lauk dan disajikan hangat.

Biasanya disajikan dengan pincuk dengan porsi kecil sehingga kalau ingin puas minimal 2 porsi. Di Mlinjo nasi ayam disajikan dalam piring keramik dilapisi daun pisang. Lagi-lagi porsinya royal, dua kali porsi nasi ayam pincuk. Nasi gurihnya pulen wangi dan gurih santan terasa kuat.

Lauknya sambal goreng labu siam, opor ayam, sambal krecek tahu. Paduan pedas gurih sambal goreng labu siam dan krecek ditambah kuah opor yang tak terlalu gurih pekat. Manis gurihnya terasa seimbang di lidah.

Mlinjo Cafe & Resto : Maknyus! Nasi Megono Berlauk Cumi Hitam PekatEs Kacang Ijo andalan Mlinjo Cafe & Resto. Foto: detikfood



Santapan siang yang mengenyangkan ini kami tutup dengan Es Kacang Ijo Mlinjo (Rp 27.000) yang favorit di sini. Tampilannya tak beda dengan es campur. Di gelas berkaki dengan es serut yang munjung. Saat diaduk terlihat kacang hijau, potongan kecil cincau, manisan kolang-kaling dan serutan tipis kelapa muda.

Yang menarik justru butiran kacang hijau yang utuh tetapi saat diigigit sangat lembut. Bisa jadi kacang hijau dimasak dengan pressure cooker. Kelapa muda dan manisan kolang-kaling yang empuk lembut menambah enak es yang disiram santan segar dan sirop gula merah ini. Pantas saja hampir tiap orang memesan es kacang hijau ini.

Mlinjo Cafe & Resto
Jalan Kemuning No.50
Jakarta Barat

Telpon : 0821-91606383
Jam Buka : 09.00 - 21.00



Simak Video "Bikin Laper: Icip-icip Masakan Khas Pekalongan"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)
DMentor
×
Kiat Laris di Tengah Ekonomi Lesu
Kiat Laris di Tengah Ekonomi Lesu Selengkapnya