Kyoto Gion Cafe: Mencicip Gyutan Don Plus Matcha di Ruang Tatami

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 10 Feb 2020 17:30 WIB
Kyoto Gion Cafe Foto: dok. detikFood
Jakarta -

Kafe Jepang dengan menu serba matcha ini bisa jadi pilihan untuk santai sore. Sambil menikmati pilihan menu gyoza sampai gyutan don!

Ada banyak tempat makan baru di Kemang untuk disambangi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Kyoto Gion Cafe. Sesuai namanya, kafe ini menawarkan suasana khas Kyoto, Jepang untuk bersantap.

Lokasi kafe mudah ditemui karena berada dalam toko buku Aksara yang populer di Kemang. Rupanya sekarang di dalam bangunan ini ada spot kuliner, termasuk Kyoto Gion Cafe yang mudah dikenali dari interior berwarna hijau muda.

Kyoto Gion Cafe: Mencicip Gyutan Don Plus Matcha di Ruang TatamiSuasana bersantap di Kyoto Gion Cafe. Foto: dok. detikFood


Gion sepertinya diambil dari nama distrik populer di Kyoto yang terkenal sebagai distrik geisha. Gion juga menjadi merupakan pusat hiburan dan seni tradisional yang menarik banyak pengunjung.

Bagian depan Kyoto Gion Cafe nampak ditutupi tirai seperti di Jepang. Untuk area bersantapnya tak terlalu besar dengan kesan klasik dan hangat dari pemakaian furnitur serba kayu. Ada juga lukisan-lukisan di dinding yang menampilkan keindahan kuil di Kyoto.

Yang paling menarik perhatian tentu saja ruang tatami. Di sini pengunjung bisa merasakan sensasi bersantap di atas tatami, tikar tradisional khas Jepang. Ruang tatami hanya ada dua dengan kapasitas tiap ruangan sekitar 6 pengunjung.

Kyoto Gion Cafe: Mencicip Gyutan Don Plus Matcha di Ruang TatamiRuang tatami di Kyoto Gion Cafe. Foto: dok. detikFood


Menilik menunya, Kyoto Gion Cafe menawarkan olahan matcha sebagai menu andalan. Tersedia dalam bentuk minuman maupun dessert. Sayangnya saat kami mampir, banyak menu tak ada seperti matcha latte, matcha pancake, matcha anmitsu, sampai matcha cheesecake.


Untungnya ada matcha panas (Rp 18.000) untuk menemani santai sore. Nampak bubuk matcha, air panas, dan alat pengaduk matcha dari bambu yaitu chasen disajikan terpisah.

Kami perlu meracik minuman ini sendiri. Pertama dengan menaruh bubuk matcha yang beratnya kira-kira 4 gram, di dalam mangkuk. Kemudian tuang air panas dengan suhu sekitar 70 derajat Celcius untuk menyeduh bubuk teh hijau populer Jepang ini.

Kyoto Gion Cafe: Mencicip Gyutan Don Plus Matcha di Ruang TatamiBahan untuk meracik matcha, air panas, matcha bubuk, dan chasen. Foto: dok. detikFood


Kami lalu mengaduk matcha dengan chasen. Cukup beberapa kali adukan, bubuk matcha sudah terlihat larut. Warna hijau tuanya menyatu, pertanda matcha bubuk yang dipakai asli. Untuk teksturnya agak kental, namun aroma matcha yang khas tidak tercium kuat.

Slurpp! Rasa khas daun pada matcha terjejak kuat dengan iringan pahit yang khas. Paling enak menyeruput matcha perlahan-lahan sambil menikmati harum semerbak khasnya.

Kyoto Gion Cafe: Mencicip Gyutan Don Plus Matcha di Ruang TatamiMatcha panas paling enak disesap perlahan-lahan. Foto: dok. detikFood


Santai sore kami ditemani gyoza panggang (Rp 38.000). Isinya 5 buah dengan ukuran lumayan besar. Nampak totol-totol panggangan di permukaan gyoza menarik selera.

Kami suka tekstur gyoza yang super empuk. Kulitnya yang agak kenyal mengapit banyak isian gyoza. Ada paduan sayuran, ayam, dan udang yang rasanya gurih enak. Kami bahkan sempat mendapati potongan udang utuh di dalam gyoza.

Kyoto Gion Cafe: Mencicip Gyutan Don Plus Matcha di Ruang TatamiGyoza bisa jadi hidangan pembuka yang pas. Foto: dok. detikFood


Penyuka asin bisa mencocol gyoza ke shoyu, namun menurut kami rasa asin shoyu di sini terlalu kuat. Menyantap gyoza polos saja sudah terasa nikmat untuk kami.

Ingin menu yang lebih 'nendang', kami memesan Gyutan Don (Rp 73.000). Pegawai kafe merekomendasikan menu dari kategori hidangan utama ini. Gyutan Don bisa dipilih dalam menu satuan atau teishoku.

Teishoku merupakan set makanan khas Jepang dengan isian menu pembuka, salad, sup miso, sampai menu penutup. Untuk menu pembuka ada dua potong olahan telur sejenis tamagoyaki yang disajikan dingin.

Salad sayurannya meriah dengan isian selada, jagung, tomat, kubis ungu, sampai wortel. Semuanya terasa renyah dengan dressing asam yang menyegarkan. Untuk sup miso, rasanya gurih enak namun sayang kurang panas.

Kyoto Gion Cafe: Mencicip Gyutan Don Plus Matcha di Ruang TatamiGyutan Don bisa dipilih dalam menu ala carte atau teishoku. Foto: dok. detikFood


Gyutan Don bisa dipilih tingkat kepedasannya. Memilih rasa pedas, cabai rawit yang diberi semakin banyak. Kami mendapati ada beberapa lembaran tipis lidah sapi panggang, wijen putih, dan daun bawang di atas nasi hangat.


Nasi putih berpadu bumbu gyutan don yang gurih manis terasa enak. Bumbu berbahan shoyu hingga minyak wijen ini juga meresap ke dalam lidah sapi. Sayangnya lidah sapi di sini sedikit kurang empuk menurut kami.

Kyoto Gion Cafe: Mencicip Gyutan Don Plus Matcha di Ruang TatamiSeporsi gyutan don yang mengenyangkan di Kyoto Gion Cafe. Foto: dok. detikFood


Kelebihannya, porsi gyutan don yang besar dijamin bisa bikin kenyang. Apalagi usai bersantap, kami bisa melahap jelly yang diberikan sebagai menu penutup.

Selain gyutan don, Kyoto Gion Cafe juga tawarkan menu utama lain. Ada Yakimeshi Salmon, Niku Udon, Spicy Salmon Roll, sampai Curry. Semuanya bisa dipilih mau dinikmati satuan atau ala teishoku yang super lengkap. Mampir, yuk!

Kyoto Gion Cafe
Jl. Kemang Raya No. 8B, Kemang
Di dalam Gedung Aksara
Telepon: 0877 81971736
Instagram: gionkyocafe



Simak Video "Menyantap Makanan Khas Jepang di Atas Tikar Tatami"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)