Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas

Dewi Anggraini - detikFood Kamis, 18 Jul 2019 17:15 WIB
Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini
Jakarta - Di Tebet, ada gerai seblak enak yang punya rasa pedas membakar tenggorokan. Enaknya dimakan dengan camilan gurih berupa telur gulung bakar. Nyam!

Seblak Jeletet Anna jadi salah satu tempat makan seblak populer di Jl. Tebet Raya, Jakarta Selatan. Food vlogger Magdalena bersama penyanyi jebolan Indonesian Idol, Brisia Jodie pernah adu kuat dalam menahan rasa pedas seblak di sini.

Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Kabarnya seblak di sini punya rasa yang pedas menggigit dengan sensasi rasa semilir pahit dari cabe kering. Berdasarkan keterangan staf yang bertugas, dalam sehari Seblak Jeletet Anna bisa menghabiskan sebanyak 10 kilogram cabe kering.

Soal tempat, gerai seblak ini menempati bangunan satu lantai yang nyaman. Meja kayu serta bangku plastik tertata rapi di dalamnya. Area santapnya tampil lebih modern dengan kehadiran beberapa lampu gantung yang temaram.

Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Penasaran dengan pedasnya seblak di sini, detikFood langsung melihat buku menu yang tertera pada meja kasir. Di sini, tiap pelanggan memang diharuskan memesan seblak lebih dulu sebelum menempati tempat duduk.

Tersedia pilihan level 0 sampai 5 pada kuah seblak. Tingkat kepedasannya dibedakan lewat banyaknya sendokan centong sambal yang digunakan. Level satu berarti memakai 1 centong sambal, level 2 dua centong sambal, dan seterusnya.

Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Jika tidak ingin mencicip seblak tanpa tambahan sambal alias level 0, Anda bisa mencoba level setengah yang hanya diberi setengah centong sambal. Untuk isian, Seblak Jeletet Anna punya 12 pilihan isi seblak serta 8 pilihan ekstra topping.

Pilihan isiannya ada bakso, ceker, kerupuk, kikil, tulang, daging tetelan, mie, makaroni, cumi hingga cireng dan kwetiau. Sedangkan topping ekstranya kebanyakan berupa makanan olahan beku. Seperti chikuwa, dumpling keju, otak-otak hingga sosis.

Setiap isian dibanderol dengan harga Rp 8.000 - Rp 10.500. Untuk topping tambahan dibanderol seharga Rp 5.000 - Rp 8.000.

Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Kami memesan seblak dengan level kepedasan setengah. Oh ya, ada peraturan khusus soal isian seblak. Untuk level 0 hingga 1, pelanggan wajib memilih 3 jenis isian. Sedangkan level 2 minimal memilih 4 jenis isian, level 3 minimal 5 jenis isian, dan seterusnya. Jumlah isian meningkat di tiap level. Sedangkan topping bebas dipilih usai memilih isian.

Kami akhirnya memutuskan untuk mencicip seblak level setengah dengan isian mie, cireng, dan topping berupa dumpling keju. Seblak level 1 punya kuah merah cokelatan dengan genangan minyak merah yang berjejak dipinggir mangkuk.

Seruputan kuah pertama terjejak rasa gurih dengan semburat manis enak. Rasa pedasnya masih bisa ditolelir. Namun tak begitu tercecap rasa khas kencur dalam seblak racikan Seblak Jeletet Anna.

Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Kelezatan seblak di sini agaknya berasal dari kuah serta isian yang dimasak lebih dahulu dalam kuah merah. Kemudian diberi campuran lada bubuk, gula dan garam. Dengan begitu isi serta kuahnya terasa sama-sama pedas namun tidak terlalu pedas menggigit.

Penasaran dengan rasa yang lebih pedas, kami pun memesan seblak level 2. Soal isian kami memilih mie, makaroni, bakso, daging tetelan, dan ceker. Serta dua buah tambahan topping berupa dumpling keju dan otak-otak Singapura.

Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Tampilan kuahnya lebih berwarna cokelat gelap kemerahan kental. Tapi masih memiliki genangan minyak merah di pinggir mangkuk.

Sluurp! Kuah yang baru diseruput langsung membuat lidah dan bibir terasa terbakar. Padahal ini baru level 2!

Rasa pedasnya makin nikmat dimakan dengan daging tetelan yang kenyal dan mie mulurnya. Sensasi lelehan keju plus kuah pedas bisa didapat kala mengggit dumpling keju.

Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Lidah kami juga dimanjakan dengan tiga buah ceker yang daging tipisnya mudah terlepas dari tulang. Huuahh! Semakin dimakan, rasa pedasnya semakin terasa. Membuat tenggoran dan bibir makin panas.

Untuk meredakannya, kami memesan camilan tradisional yang disukai banyak orang. Ya, seporsi Telur Gulung Bakar (Rp 15.000). Menu ini berisi telur gulung yang sudah jadi lalu dilumuri bumbu BBQ kemudian dipanggang dalam alat pemanggang.

Seblak Jeletet Anna: Huaah! Tersengat Cabai Seblak Super Pedas Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Karenanya begitu dilahap tercecap rasa manis gurih bumbu BBQ dengan aroma khas bakaran. Namun aromanya tidak seharum menu bakar yang dipanggang dengan arang.

Nah, penggila pedas, jika ingin makan seblak di wilayah Jakarta Selatan, tidak ada salahnya mampir ke Seblak Jeletet Anna. Bisa adu kuat makan pedas di sini!

Seblak Jeletet Anna
Jl. Tebet Raya No.57, RT.9/RW.1
Tebet, Jakarta Selatan
Telp: 0878-8233-9300

(dwa/odi)