Salapan: Puas Makan Mie Papah Lapar di Resto Sandra Djohan dan Sarah Sechan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 23 Nov 2018 18:20 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Chef Sandra Djohan dan Sarah Sechan berkolaborasi membuka restoran Salapan. Menu andalannya mie yamin gaya Bandung dengan isian super lengkap. Nyamm!

Melintas di kawasan Cipete, kami tertarik mampir ke Salapan yang baru dibuka 9 November 2018. Restoran ini menempati bekas bangunan Epilogue, restoran yang sajikan menu Eropa milik Chef Sandra Djohan.

Kini chef Sandra mengajak sahabatnya, Sarah Sechan untuk membuka restoran mie. "Awalnya saya iseng aja ngajak Sarah di Facebook, 'Kita bikin noodle restaurant yuk.' Ternyata dia langsung semangat," kata Chef Sandra pada detikFood (19/11).

Ia bercerita persahabatannya dengan Sarah sudah terjalin sejak masa kanak-kanak. "Orang tua kita juga teman baik, ibu saya dan ibunya dia sahabat," lanjut chef Sandra. Uniknya meski saat dewasa mereka tinggal berjauhan dan sering putus komunikasi bertahun-tahun, keduanya bisa merasa langsung 'nyambung' ketika bertemu kembali.

Salapan: Puas Makan Mie Papah Lapar di Resto Sandra Djohan dan Sarah SechanFoto: dok. detikFood

Dua sahabat ini akhirnya setuju membuka restoran mie. Nama 'Salapan' dipilih karena merupakan arti kata 'Sembilan' dalam bahasa Sunda. Angka ini merujuk pada ulang tahun chef Sandra dan Sarah yang sama-sama di tanggal 9 Mei.

Mengenai pembagian tugas, Sarah bertugas mengurus interior restoran. "Saya tahu seleranya. Saya orangnya lebih ke maskulin, dia bisa memberikan sentuhan wanita yang melengkapi," kata chef ramah ini.

Sementara chef Sandra fokus mengurus menu restoran. Ia mengaku tak mau sembarangan karena mie adalah menu yang sangat umum. "Orang-orang pasti akan membandingkannya dengan buatan orang lain," ujarnya. Ia meracik sendiri adonan mie lalu mempercayakan pada pihak ketiga untuk terus memproduksi di bawah pengawasannya.

Mie Papah Lapar (Rp 88.000) jadi menu paling lengkap. Bisa pilih dalam versi asin atau manis. Isiannya sangat lengkap seperti siomay goreng, siomay basah, pangsit basah, bakso, tahu, dan pangsit goreng. Soal racikan mie, chef Sandra mengadopsi yamin gaya Bandung. Sebelum bereksperimen, ia bahkan habiskan waktu 1 minggu di Kota Kembang untuk mencicip banyak mie enak di sana. Hal ini lantas ia jadikan bekal saat berkreasi.

Salapan: Puas Makan Mie Papah Lapar di Resto Sandra Djohan dan Sarah SechanFoto: dok. detikFood

Nyamm! Tekstur mienya begitu lembut dan lentur. Tercecap rasa gurih khas telur yang kuat. Chef Sandra mengatakan, "Mie ini nggak sampai 30 detik untuk merebusnya karena mie-nya fresh." Baksonya juga nikmat dengan rasa gurih daging yang kuat. Pencinta siomay dan pangsit basah juga pasti terpuaskan dengan teksturnya yang padat dan lembut. Apalagi diselingi renyahnya pangsit goreng.

Yang juga jadi andalan di Salapan adalah Lontong Sayur (Rp 35.000). Lontong sayur gaya Bandung ini memiliki kuah oranye kemerahan. Teksturnya begitu kental karena diracik dari santan dan susu. Isiannya lengkap yaitu lontong homemade yang lembut, sayur gurih, ayam gulai dan kerupuk merah. "Jadi seperti ada kombinasi Padang dan Sunda," tutur chef Sandra.

Salapan: Puas Makan Mie Papah Lapar di Resto Sandra Djohan dan Sarah SechanFoto: dok. detikFood

Rasa manis dan gurih memang tercecap kuat dari lontong sayur ini. Ayam gulainya juga empuk dan lembut sehingga jadi pendamping yang pas. Chef Sandra melanjutkan, "Menu paling populer di sini itu sebenarnya lontong sayur. Pengunjung senang karena lontong sayurnya persis kayak di Bandung yang berkuah kental."

Tak mau ketinggalan, kami mencicip seporsi siomay Bandung (Rp 47.500) di sini. Isiannya 3 siomay dan 2 tahu. Siomay berbahan ikan tenggiri ini punya tingkat kekenyalan yang pas dengan rasa gurih ikan yang enak.

Salapan: Puas Makan Mie Papah Lapar di Resto Sandra Djohan dan Sarah SechanFoto: dok. detikFood

Siraman bumbunya juga istimewa. "Pakai bumbu merah bukan bumbu kacang, ada kacang tapi lebih banyak cabenya. Lebih banyak ke cabe merah," jelas chef Sandra. Melahap banyak siomay ini pun jadi tak terasa eneg meski porsinya besar.

Selain mie dan lontong sayur, Salapan juga menawarkan nasi hainan, sop buntut, hingga bubur ayam Sukabumi. Perlahan restoran dengan suasana klasik dan cozy ini juga menambahkan aneka kue-kue sebagai camilan. Ada banana bread dan kue sarang semut yang wajib dicoba. Mampir yuk!

Salapan Noodle
Jl. Cipete Raya No. 18, Jakarta Selatan
Instagram: salapannoodlejkt

(adr/odi)