Mie Jambret: Ditonjok Mie Pedas Nendang yang Jadi Andalan Penjara

Dewi Anggraini - detikFood Rabu, 02 Mei 2018 12:00 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
FOKUS BERITA Kuliner Depok
Jakarta - Pengin makan enak dengan suasana penjara? Cobalah mampir ke sini. Ada mie super pedas yang bisa dinikmati dengan minuman manis dari balik jeruji penjara.

Kawasan Margonda Raya dikenal sebagai surga kuliner di Depok. Di sepanjang jalan ini ada beragam restoran hingga coffee shop kekinian. Tapi ada sebuah restoran unik di samping Soto Boyolali. Namanya Mie Jambret. Restoran ini mengusung tema penjara.

Mie Jambret: Ditonjok Mie Pedas Nendang yang Jadi Andalan PenjaraFoto: dok.detikFood
Dari depan, terlihat jeruji besi yang digunakan untuk menyekat beberapa ruang makan. Ada meja dan kursi kayu yang tertata rapi di tiap ruang makan. Restoran yang menempati ruko berlantai 3 ini juga sengaja mengecat temboknya dengan warna abu-abu. Warna tersebut mencerminkan warna kusam penjara.

Tiap ruang makan dinamai seperti bangsal di penjara. Seperti Tahanan Narkoba, Korupsi, dan lainnya. Dindingnya dihiasi dengan papan yang bertuliskan kata-kata untuk menjauhi tindakan kriminal.

Mie Jambret: Ditonjok Mie Pedas Nendang yang Jadi Andalan PenjaraFoto: dok.detikFood
Para pelayan di restoran ini juga berpakaian layaknya seorang tahanan, dengan kaus dan celana bergaris hitam dan putih. Menurut beberapa orang, saat pertama kali datang ke sini, pengunjung akan diteriaki "Ada Tahanan Baru". Tapi saat kami masuk, tidak ada satu pun pelayan yang meneriaki kami. Salah seorang pelayan langsung memberi buku menu begitu kami memilih tempat duduk.

Ternyata ada banyak sajian yang ditawarkan restoran ini, dari mulai mie, ayam goreng hingga sate roti. Sayangnya, sate roti yang terlihat unik sedang habis. Jadi kami memesan Mie Jambret Ayam Katsu (Rp 25.000) dan Paket Ayam Napi (Rp 16.000).

Ada lima level yang bisa dipilih untuk sajian Mie Jambret. Yaitu level Level 1 dengan nama Salah Tangkap, memakai 5 buah cabe hingga level teratas dengan nama Hukuman Mati, memakai 100 cabe. Karena baru mencoba, kami memesan Mie Jambret level 2 dengan nama Masa Percobaan yang memakai 15 cabe. Untuk menambah rasa gurih, kami menambah extra topping, keju mozarella (Rp 8.000).

Mie Jambret: Ditonjok Mie Pedas Nendang yang Jadi Andalan PenjaraFoto: dok.detikFood
Kurang lebih sepuluh menit, pesanan kami datang. Tempat penyajian makanannya juga unik, yaitu di piring stainless steel yang biasa dijadikan tempat makan para tahanan di penjara. Mienya berwarna oranye dan berukuran besar seperti lidi atau mie hokkien. Lalu dilengkapi dengan pangsit goreng. Ternyata warna oranyenya didapat karena pemakaian wortel.

Dari warnanya, mie ini cukup menggugah selera. Tapi saat kami makan, rasa pedasnya langsung terasa di lidah dan membuat panas tenggorokan. Tekstur mienya sangat lembuk sehingga menempel antara satu dengan lainnya. Karenanya sulit untuk mengambil beberapa potongan mie dengan menggunakan sumpit. Rasa manis wortel juga tidak terasa pada mienya. Rasanya hanya asin, gurih, dan pedas nonjok!

Untuk ayam katsunya terasa gurih renyah namun sedikit gosong di beberapa bagian. Mie jambret ini cocok untuk pecinta pedas sejati. Kalau bisa menghabiskan Mie Jambret Hukuman Mati, foto akan dipajang di papan bertuliskan 'Lolos Hukuman Mati'.

Mie Jambret: Ditonjok Mie Pedas Nendang yang Jadi Andalan PenjaraFoto: dok.detikFood
Paket Napi Ayamnya terlihat biasa saja. Hanya berisi nasi putih, ayam goreng kremes, mentimun, dan sambal terasi. Kami meminta dua buah tempe goreng (Rp 4.000) sebagai pelengkap. Walau terlihat biasa, tapi ayam goreng kremesnya sangat lembut. Kami dengan mudah bisa memisahkan daging dengan tulangnya. Rasa gurihnya juga sangat pas. Kriuk renyah kremesnya cocok dipadu dengan ayam dan sambal terasi yang cukup pedas. Apalagi dimakan dengan nasi putih pulen hangat. Rasanya mantap!

Mie Jambret: Ditonjok Mie Pedas Nendang yang Jadi Andalan PenjaraFoto: dok.detikFood
Untuk minumnya, kami memilih dua minuman andalan Mie Jambret bernama Yellow Jail (Rp 20.000) dan Mafia (Rp 10.000). Yellow Jail terbuat dari sari buah jeruk yang dipadu dengan susu segar lalu diberi topping whipped cream, permen cokelat, kue kering, dan dua buah pocky cokelat.

Untuk menikmatinya, harus diaduk agar sari buah jeruk dengan susu segarnya agar keduanya tercampur rata. Rasanya sangat segar namun terasa sangat manis. Sedangkan untuk Mafia, hanya berisi minuman bersoda dan beberapa potong jelly.

Nah, kalau ingin makan sajian mie yang super pedas dan bersantap layaknya seorang tahanan, kamu bisa mampir ke restoran ini!

Mie Jambret
Jl Margonda Raya No 46
Depok, Jawa Barat
Telp: 021 7664838

(dwa/odi)
FOKUS BERITA Kuliner Depok
Menu Ke-8 : Olahan Telur Puyuh yang Sedap, dari Sambal Goreng hingga Sup Tofu

Menu Ke-8 : Olahan Telur Puyuh yang Sedap, dari Sambal Goreng hingga Sup Tofu