Makanan pedas berbumbu rempah sangat nikmat disantap malam ini. Ikan tude bakar disiram dabu-dabu yang segar pedas. Nikmat disantap dengan nasi hangat. Ditambah garo bunga pepaya dan cumi woku belanga. Dijamin sedap!
Terjebak kemacetan sore hari di jalan Wolter Mongonsidi, membuat kami tertarik untuk mencicip hidangan Manado. Berada di deretan Swalayan Santa, kami menemukan restoran yang bertuliskan 'ROA Authentic Manadonese Food'.
Memasuki restoran ini, langsung tampak deretan kursi dan meja kayu dengan interior berwarna cokelat gelap. Suasananya semakin nyaman dan 'homey' dengan lampu berwarna kekuningan serta deretan hiasan jam dinding vintage dan juga hiasan partisi kayu yang cantik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menunya ada tude bakar, mie cakalang, kuah asam marlin, sayur bunga pepaya, cumi woku belanga, ayam isi dibuluh, sapi rica, perkedel jagung hingga bubur Manado yang komplet.
Karena ingin menikmati sajian yang pedas dan segar, pilihan kami jatuh pada ayam isi dibulu, cumi woku, ikan tude bakar dan sambal dabu-dabu lilang hingga tumis bunga pepaya yang sedap.
Ayam masak dibulu (Rp 40.000) tampil menarik. Potongan ayam berukuran sedang diselimuti dengan bumbu berwarna kuning sedikit berminyak. Perpaduan aroma kunyit dan bawang putihnya tercium kuat saat ayam mendarat di atas meja.
Rasanya segar dan gurih dari campuran rempah, irisan cabai dan juga daun jeruk. Dagingnya juga empuk dengan bumbu kuning yang meresap sempurna. Walaupun dicampur dengan cabai, tapi rasanya tidak terlalu pedas.
Bumbu kuning yang agak basah berpadu dengan daging ayam yang lembut juicy. Ayam di buluh ini dimasak dengan cara memasukkan daging dan bumbu kedalam sebilah bambu dan kemudian dipanggang. Sehingga aroma bumbu yang unik meresap kedalam daging ayam.
Sayur bunga pepaya (Rp 30.000) pun jadi pengiring ayam ini. Sayuran ini tidak memiliki jejak rasa pahit, rasanya gurih dan dimasak dengan cacahan daun bawang. Selain rasa gurih yang berasal dari bawang putih, bunga pepaya ini juga diberi tambahan suwiran ikan cakalang yang beraroma wangi asap sekaligus gurih dari ikan cakalang.
Selain itu, ada juga cumi woku belanga (Rp 40.000) yang menggoda. Potongan cumi yang kenyal plus tambahan kuah yang melimpah, beraroma segar daun kemangi dan tercecap semburat rasa serai yang dominan. Warna kuahnya cokelat kehijauan dengan jejak sedikit minyak dibagian atasnya. Rasa wokunya asam segar dengan jejak rasa pedas yang tak tajam.
Jika datang ke sini, Anda wajib mencicip ikan tude bakar (Rp 20.000). Ikan kembung como berukuran sedang tersaji nikmat dan gurih. Ikan tude ini, nampaknya dibakar dalam keadaan segar sehingga teksturnya empuk dan tidak beraroma amis. Tude bakarnya sangat pas disantap dengan dabu-dabu lilang yang pedas segar.
Potongan tomat hijau, tomat merah, irisan bawang merah dan irisan cabai rawit hijau dan merah menghasilkan rasanya pedas dengan rasa asam. Sambal ini memang jodohnya ikan tude bakar. Ada paduan gurih dan juga rasa renyah segar dari tomat.
Sebagai penutup, aneka kue dan es khas Manado seperti balapis, panekuk, onbijtkoek, klapertaart, panada hingga es kacang merah. Rasa hidangan di sini tak terlalu pedas menyengat sehingga cocok buat berbuka puasa. Sebaiknya buat reservasi tdahulu agar tak kehabisan tempat.
ROA Manadonese Food
Jln. Wolter Mongonsidi No. 78
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telp: (021) 72797015
Buka: 10.00 - 22.00
Plaza Pondok Indah 6 No. 1
Pondok Indah, Jakarta Selatan
Telp: (021) 75916231
Ruko Cordoba Blok F No. 16
Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
Telp: (021) 978355678
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN