Markobar: Martabak Manis dengan <i>Topping</i> a la <i>Pizza</i> yang Super Legit

ADVERTISEMENT

Markobar: Martabak Manis dengan Topping a la Pizza yang Super Legit

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Kamis, 25 Jun 2015 15:04 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

Kalau martabak klasik bisa diberi topping 4 macam, maka penggemar martabak manis harus cicip martabak ini. Bisa pilih 4 topping hingga 16 topping untuk satu martabak. Dari KitKat, Nutella hingga cokelat dan keju. Semuanya menyatu legit di mulut. Nyam!

Martabak Kotta Barat (Markobar) awalnya dirintis oleh ayah Arief Setyobudi di daerah Kota Barat Solo dalam bentuk gerobak kaki lima di lapangan pada tahun 1996. Pada April 2015, ia mulai menjalin kerjasama dengan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung presiden Joko Widodo. Membuka kafe dengan nama Markobar yang berada di sebelah barat Solo Gran Mal.

Kafe berdinding kaca ini dihiasi coretan pop art di dinding dengan tempat duduk yang ditata dengan gaya kasual. Kalau mau pesan tinggal menuju ke counter pesanan dan menyebutkan jenis topping dan minuman yang diinginkan. Kemudian membayar dan duduk manis menunggu pesanan diantar.

Tersedia pilihan full topping, berarti semua permukaan martabak ditutupi dengan satu jenis topping. Harganya mulai dari Rp. 25.000 untuk topping meisjes Ceres dan keju. Sedangkan yang paling mahal topping Timtam red velvet (Rp.100.000).

Jika ingin mencicipi beragam topping dalam satu martabak. Tinggal pilih Special Topping 8 rasa dan 4 rasa (Rp. 50.000). Masih bisa ditambah dengan topping pilihan mulai dari KitKat green tea, ovomaltine, Timtam red velvet hingga es krim.

Buat penggemar martabak manis tipker alais tipis kering ada pilihan martabak Tipis Crispy dengan rasa keju (Rp.30.000), keju toblerone (Rp.45.000) dan keju ovomaltine (Rp.55.000). Menu lain juga ada. Seperti roti bakar, pisang owol, edamame, bitterballen dan chilli matsuri.

Martabak manis ini disebut sebagai martabak terang bulan. Sebutan ini biasa dipakai untuk martabak gaya Bangka. Karena Arief belajar meracik martabak ini dari sang ayah, Bapak Budiyono yang belajar dari orang Bangka.

Ciri khas martabak manis gaya Bangka adalah pemakaian biang adonan. Biang adonan ini kemudian dicampur dengan telur dan air lalu diaduk keras hingga teremulsi dengan baik dan kental. Sedangkan cara lain umumnya adonan diaduk jadi satu dengan telur dan didiamkan beberapa jam hingga berfermentasi.

Martabak terang bulan dengan special topping, 8 rasa akhirnya disajikan. Penyajiannya mirip pizza, tanpa dilipat dan dipotong seperti martabak manis umumnya.

Semua topping ditaruh di atas martabak dalam bentuk juring atau segmen seperti potongan pizza. Bagian kerak tipis di kelilingnya dibiarkan utuh, tampak kering menggiurkan.

Toppingnya Timtam red velvet, nutella, toblerone, kitkat green tea, silver queen, meisjes ceres, keju, dan kitkat cokelat. Wah, tampilannya sangat menggiurkan apalagi ada lelehan susu kental manis di pinggirnya.

Terus terang kami bingung menentukan mana dulu yang mau dimakan. Karena harus dipotong per satu rasa, tidak bertumpuk jadi satu seperti martabak manis umumnya.

Adonan kulit martabaknya tak terlalu tinggi, sekitar 2 cm, cukup lembap dengan sedikit serat halus. Untungnya rasanya tak terlalu manis sehingga saat dikunyah dengan topping yang super manis tak terasa berlebihan.

Buat penyuka martabak manis, kini sudah tersedia 16 rasa dengan ukuran martabak yang lebih besar, 32 cm. Dijamin bakal makin asyik menikmati 16 toppingnya. Ada Ceres, Keju, Ceres Keju, Delfi, Oreo, Silverqueen, Cadbury, Nutella, Toblerone, KitKat, Van Houten, Bitter Sport, Green tea KitKat, Ovomaltine, Tim Tam Red Velvet, Toblerone putih dan Toblerone hitam.

Perkenalan martabak manis 16 rasa topping ini dilakukan pada hari Kamis, 11 Juni pada pesta pernikahan Gibran dan Selvi. Martabak inipun sukses membuat para tamu penasaran dan mencicipinya.

Rupanya kesabaran kami menunggu Martabak manis Tipis Crispy cokelat keju yang kami pesan terbayar. Potongan martabak tipis kecokelatan ini menebarkan aroma gosong yang wangi dengan tampilan mirip ledre lipat.

Krenyes garing teksturnya, sedikit berbeda dengan martabak tipker biasa. Karena seluruh bagian benar-benar kering mirip biskuit. Sementara isiannya lekat menyatu. Rupanya proses pemasakannya cukup memakan waktu.

Gurih manis renyah kulit martabak ini menyatu dengan manis gurih isiannya benar-benar enak. Sedikit lelehan cokelat di dalamnya membuat martabak tipis ini cepat tuntas dari piringnya.

Buat mendampingi ngemil martabak manis ada beragam minuman hangat dan dingin. Dari Kawista Punch, es Kapling Cinta, Melon Squash, Ovaltine Cold Crunch atau Hot Choco Milk.

Buat warga Jakarta, Markobar bisa dicicipi di ‘Pasar Klewr’, festival jajanan khas Solo yang digelar di La Piazza Kelapa Gading hingga tanggal 5 Juli nanti. Cabang di Yogya, Bandung, Malanag, Surabaya dan Jakarta akan segera dibuka dalam beberapa bulan lagi.

Selain dimakan di tempat, martabak terang bulan ini juga bisa dipesan utnuk dibawa pulang. Kemasannya juga memakai kotak karton seperti kemasan take away pizza yang mudah dibawa.

Martabak Terang Bulan Kotta Barat (Markobar)

Sebelah barat Solo Gran Mall

Jl. Muwardi Solo ( depan masjid Kota Barat)
Kompleks Unversitas Muhammidiyah Solo

Jl Duwet Raya Pabelan

Jam Buka: Kotta Barat 17.00-23.00; UMS & SGM 16.00-22.00
Telpon: 082324913789

(msa/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT