Clea Tea Bar & Lounge: Menghirup Keharuman Silver Bliss Ditemani Beef Nachos

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Senin, 26 Jan 2015 16:41 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Ceria, ringan, dan hangat. Itulah nuansa yang tertangkap saat berada di tea bar & lounge ini. Mau menikmati teh hitam Sumatra dengan sepotong cake? Atau menyantap aglio olio dengan caramel tea? Semuanya tersedia di sini.

Ruangan Clea Tea Bar & Lounge didominasi warna putih dengan jendela-jendela kaca yang membuat sinar matahari sore bebas menerobos. Kursi kayu dengan paduan sofa berwarna hitam putih menambah kehangatan ruangan.

Sebagai pencinta bunga, kami justru menghentikan langkah di sisi kiri, tempat Clea Flower Boutique berlokasi. Jajaran vas kaca tinggi dipenuhi bunga mawar, baby's breath, dan lily aneka warna. Di dalam lemari pendingin juga ada beragam tulip, mawar ungu, hingga amarilis yang segar bermekaran. Wah!

Tak heran karena butik bunga tersebut milik Nurmala Rose yang dikelola oleh Sariwangi Agro Plantation Group. Sejak dulu bunga mawar dari Nurmala terkenal dengan warna-warna cantik dan kualitas yang sama dengan mawar impor. Dari warna merah klasik red naomi hingga semburat ungu dolcetto.

Beberapa pot berisi rangkaian mawar segar dan kombinasi bunga lain memenuhi sudut ruangan. Sebagai penggemar mawar dan teh, rasanya seperti mendapat ‘surga’ kecil yang nyaman.

Jenis teh yang ditawarkan tak terlalu banyak. Terdiri dari flavored tea dengan rasa beragam buah, white tea, black tea green tea, dan herbal tea. Selain itu ada minuman pop, ice blended, smoothies, atau tea frappe dan kopi.

White tea, jenis teh yang sedang populer dipetik dari 2 pucuk daun teh sehingga warnanya putih keperakan. Karenanya disebut ‘silver needle’. Di daftar menu ada white jasmine, white tea, dan silver bliss.

Silver bliss diseduh di cangkir kaca, dilengkapi dengan satu poci air panas. Selain madu juga disediakan sumpit. Air tehnya cokelat terang dengan sedikit rasa pahit. Meskipun sudah diaduk dengan sedikit madu, semburat pahitnya masih sedikit tertinggal.

Yang unik, daun teh yang mekar bisa dimakan. Ya, ini karena daunnya daun pucuk yang lembut. Rasanya tak terlalu liat dan mudah dikunyah. Karena tak suka teh dengan rasa manis maka teh inipun lebih enak dihirup tanpa tambahan madu.

Mengiringi hirupan silver needle ini, seporsi Beef Nachos dan sepotong Carrot Cake pun kami nikmati perlahan. Beef Nachos disajikan dalam piring besar. Tumpukan nachos dilumuri saus bolognese dan lelehan keju mozzarella. Renyah gurih nachos dilapisi saus bolognese yang asam gurih.

Nachos ini dilengkapi dengan salsa dalam mangkuk terpisah. Terlihat cincangan tomat, bawang merah, dan cabai rawit hijau. Rasanya asam renyah dan sedikit pedas. Bisa mengimbangi rasa pekat bolognese.

Sayangnya salsa ini kebanyakan cairan sehingga lebih mirip acar martabak. Jika saja lebih kental dengan tambahan cincangan daun ketumbar, pasti lebih mantap.

Hirupan silver bliss yang sedikit pahitpun kami lanjutkan bersama Carrot Cake (Rp 25.000) dalam potongan segi empat yang tak terlalu besar. Lapisan tipis cream cheese-nya diberi topping irisan almond panggang.

Teksturnya padat, lembut, dan tidak bantat. Meski rasa wortelnya tak terlalu kuat, cake ini lembut di mulut dengan manis yang lamat-lamat. Sedikit tercium aroma kayu manis. Cream cheese-nya tak terlalu kuat. Andai saja almond-nya sedikit renyah, carrot cake ini makin sempurna.

Godaan kuntum-kuntum mawar yang cantik dari Gunung Halimun di Clea Flower Boutique tak bisa kami elakkan. Apalagi per kuntum yang penuh dan sempurna dihargai Rp 15.000. Beberapa kuntum mawar peach dan orangepun akhirnya mengiringi langkah kami keluar dari tempat ini.

Suka ngeteh, ngemil, dan bunga? Ke sini saja!


Clea Tea Bar & Lounge
Jalan Kemang Raya 75
Jakarta Selatan
Telepon: 021-7190232/021-7190083

(fit/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com