Mionette: Menikmati Harum Semerbak Teh White Peony dan JING Earl Grey

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Senin, 17 Nov 2014 16:37 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

Secangkir teh white peony yang hangat semerbak bisa mengendurkan syaraf. Sedangkan seduhan teh Earl Grey beraroma segar bergamot dengan rasa kuat mampu memompa energi. Jeda sorepun menjadi makin mengasyikkan.

Sesekali perlu menikmati ‘me time’ meski di tengah kesibukan kerja. Tak salah kami memilih sudut mungil di Mionette yang ada di barat Jakarta. Ya, Mionette memang ternama dengan toko cake onlinenya. Di tea room dan toko kuenya ada 3 area yang bisa dipilih. Di sofa-sofa yang nyaman atau di kursi rotan yang elegan.

Semuanya ditata dengan gaya Eropa modern dengan warna hijau segar dan putih. Yang menarik perhatian justru menu teh yang ditawarkan. Rupanya Mionette punya racikan teh JING Tea. Brand teh ini muncul bersamaan dengan brand-brand baru di Eropa.

Didirikan oleh Erward Eisler di London, meskipun baru namun sudah menjadi pilihan 50 restoran berbintang Michelin di dunia. Di Jakarta rupanya baru dua tempat yang menyajikan teh ini, salah satunya Mionette.

Karena ingin benar-benar menikmati teh, maka sebagai awal kami memilih jenis teh yang ringan. Dimulai dengan White Peony (Rp. 38.000) yang diracik dari white tea yang dipetik dari kebun teh Fuding Hengchunyuan Jia Yang, Tiongkok.

Semerbak wangi segar seperti rumput tercium saat teh ini dituang, diiringi aroma lembut peony. Warnanya cokelat terang dengan rasa segar yang sangat lembut.

Kecuali dari daun teh, camellia sinensis, JING Tea juga punya racikan herbal tea, yang tak memakai daun teh. Sebagai pencinta mawar, Whole Rosebud (Rp.45.000) menjadi pilihan pertama. Sekuntum kuncup mawar ditaruh di dalam cangkir. Saat teh dituang semerbak wangi mawarpun menguar.

Airnya kuning muda dengan harum mawar yang kuat. Mungkin karena kuncup mawarnya dari Iran. Wangi lembutnya mengingatkan akan parfum mawar. Ringan sekaligus menyegarkan. Cocok buat mereka yang tak menyukai rasa sepat atau pahit teh.

Hirupan teh kami iringi dengan suapan Black Forest Cake (Rp.45.000) dan Lemon Tartelette (Rp.35.000). Meski terlihat klasik, Black Forest memakai sponge cake yang pekat dengan cokelat dan bulatan black cherry dengan semburat cognac yang menyenangkan.

Sweet pastry yang renyah legit dari Lemon Tartelette terasa seimbang dengan pastry cream yang asam dengan aroma lemon yang kuat. Ditambah meringue yang lembut legit. Perpaduan yang serasi di mulut.

Kamipun tertarik dengan koleksi JING black tea, secangkir Earl Greypun (Rp.35.000) menjadi seduhan berikutnya. Ah, aroma lembut segar bergamot tercium. Rasa kuat teh hitam Ceylon masih dominan dengan rasa asam yang tak sekuat racikan Earl Grey brand lainnya. Mungkin karena dicampur bunga jagung kering, ada jejak wangi dan asam yang berbeda.

Puas dengan seduhan teh yang hangat semerbak, kamipun mengakhir tea time dengan Lychee Red (Rp 32.000). Tampilannya sudah menggoda, ditaruh dalam gelas tinggi dengan 1 skop sorbet berwarna putih. Cantik menggiurkan.

Tak salah, teh hitam dari Guangdong ini bukan hanya beraroma wangi leci saja tetapi rasanya sedikit manis dan ringan segar. Dihirup dengan sedikit shorbetnya yang dibuat dari pure buah, makin segar!

O, ya kalau mau menikmati teh di sini, paling asyik bersama beberapa teman, selain bisa berbagi saling mencicipi, teh dalam pocipun cukup banyak. Apalagi aneka cakenya juga bercita rasa alami. Jadi,mau ngeteh di sini?

Mionette
PX Pavilion Upper Ground Fl. Unit #03
St. Moritz - CBD Puri Indah
Puri Kembangan
Jakarta Barat
Telepon: (021) 29521974
Buka: Jam 10.00 – 21.00

(msa/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com