Kedai Toean dan Njonja: Manis Gurih Ayam Sio a la Baba dan Nyonya

Kedai Toean dan Njonja: Manis Gurih Ayam Sio a la Baba dan Nyonya

- detikFood
Kamis, 24 Jul 2014 17:04 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Masuk ke restoran ini serasa jadi baba dan nyonya. Lagu keroncong akan menemani Anda menyantap hidangan Peranakan di ruangan bergaya Tiongkok. Ada ayam sio, laksa Penang, sampai ngohiong!

Terletak tak begitu jauh dari pusat kuliner Sabang, Jakarta Pusat, Kedai Toean dan Njonja menempati sebuah ruangan yang cukup luas di lantai dasar sebuah gedung. Nuansa Tiongkok dan Indonesia tempo dulu terasa kuat dari interior dan lukisan yang terpajang di dinding.

Rupanya konsep interior restoran ini adalah seperti rumah, lengkap dengan taman, gazebo, dan beranda (area merokok). Di pinggirnya tampak pintu-pintu 'kamar' yang merupakan ruangan VIP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami memilih tempat di gazebo segi delapan yang terletak di tengah ruangan. Benda-benda antik seperti setrika besi dan telepon kuno menghiasi area makan yang diterangi temaram chandelier ini. Meja bundarnya bisa dikelilingi sekitar tujuh kursi.

Resto ini mengusung menu Peranakan atau fusion Tiongkok dan Indonesia. Kamipun memesan ayam sio (Rp 48.500), jamur goreng crispy (Rp 35.000), dan nasi putih (Rp 9.000).

Ayam sio alias ayam kecap hadir dengan baluran bumbu berwarna cokelat gelap yang kental mengilat. Bumbu kecapnya yang pekat cukup meresap ke dalam daging ayam yang lumayan empuk karena direndam selama delapan jam. Kombinasi rasa ketumbar dan bawangnya mengingatkan kami akan masakan ibu. Enam potong ayam siopun jadi pengobat rindu.

Jamur goreng tepung memang selalu menjadi favorit. Di Kedai Toean dan Njonjapun jamur goreng crispy paling digemari. Namun di sini jamur goreng tepungnya berbeda karena disajikan terpisah dengan kuah nanas berwarna oranye.

Dimakan begitu saja, jamur hioko yang diiris dan digoreng tepung ini sudah terasa renyah dan enak dijadikan camilan. Namun, rasanya jadi makin mantap setelah dituangi kuah nanas yang asam manis. Di dalamnya terdapat potongan nanas, cabai merah, bawang bombai, dan daun ketumbar. Sebelum melempem karena terendam kuahpun jamur goreng ini sudah ludes disantap!

Bagi pecinta pedas, rasanya kurang mantap jika bersantap tanpa sambal. Di sini tersedia setidaknya delapan macam sambal dengan tingkat kepedasan beragam. Ada sambal hijau yang manis dengan sentuhan asam Jawa, sambal dadak, sambal tomat, sambal goreng, sampai sambal mangga dan dabu-dabu yang asam pedas.

Favorit kami adalah sambal matah. Berbeda dengan sambal matah pada umumnya yang bahan-bahannya diiris kasar, di sini bawang, cabai, serai, daun jeruk, dan bahan-bahan lainnya dicacah sangat halus. Aroma segar daun jeruk dan serai terasa sedap dengan rasa sedikit pedas. Semua sambal bisa dibeli per porsi (Rp 10.000) atau kombinasi sambal lima rasa (Rp 25.000).

Selain hidangan yang kami pesan, Anda juga patut mencoba rujak penganten yang unik karena wortelnya diserut panjang seperti benang. Saus kacangnya juga kental dan enak. Setelah itu, es teh leci yang wangi dan manis akan jadi penutup yang serasi.

Kedai Toean dan Njonja menyediakan lima ruangan VIP yang bisa disewa untuk acara pribadi. Ada pula layanan katering dan pesan antar. Ah, rasanya kami akan kembali untuk memesan jamur goreng crispy dan hidangan lain yang tak kalah sedap!


Kedai Toean dan Njonja
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 65, Menteng
Jakarta Pusat
Telepon: 021-3160971

(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads