Ingin mencari tempat makan yang tenang, sajian menunya bisa dipilih sesuai selera? The 18th Restaurant & Lounge yang ada di lantai 18 Trans Luxury Hotel ini jadi pilihan tepat. Memasuki area restoran ini langsung disambut terpaan angin yang semilir sejuk.
Di area outdoor tersedia sofa-sofa besar yang empuk dengan batasan dinding kaca. Jika tak ingin langsung makan, Anda bisa menikmati cocktail dengan suasana intim. Jangan lupa layangkan pandangan ke sekeliling area ini. Kerlip lampu-lampu indah kota Bandung terlihat dari ketinggian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana yang sejuk tenang pastinya paling cocok dilewatkan dengan santap malam istimewa. Hampir semua jenis hidangan Barat ada dalam daftar menu dengan selingan beberapa hidangan lokal. Namun, sang Sous Chef Nalendra Anindita punya gaya penyajian yang berbeda.
Sebagai pembuka ada smoked salmon carpaccio, caprese salad, bluefin tuna tataki. Atau yang hangat seperti lobster bisque, grilled tunaloin with mustard cream sauce. Sedangkan di menu utama ada pilihan lamb, aneka pasta, juga bebek.
Pan seared foei gras sebagai pembuka disajikan dalam tatanan yang cantik di atas piring segi empat panjang. Seiiris brioche panggang diberi topping sepotong foie gras yang kecokelatan. Aromanya gurih menggelitik.
Hidangan ini dilengkapi daun fresse dan tabung plastik mungil berisi pumpkin puree. Di dasar piring terdapat titik-titik hitam squid ink dengan sebuah bulatan mungil berisi coffee mayo dan taburan togarashi tanoki yang berupa serpihan mirip breadcrumb.
Tampilan artistiknya sangat menggoda. Terlebih lagi perpaduan bahan yang unik untuk mengiringi foie gras yang gurih mengundang rasa ingin tahu. Setelah saus dipencet dari tabung mungil dan mengaliri foei gras, sajian ini siap disantap.
Empuk gurih brioche panggang dan rasa gurih foie gras yang kecokelatan agak kering tercipta karena dimasak pan seared. Gurih renyah. Makin unik setelah dicocol tinta cumi yang gurih dan mayo coffee yang wangi sedikit pahit.
Fusion gaya Barat dan Jepang yang dibuat oleh chef Nalendra ini memberi pengalaman santap berbeda. Tak membosankan, sekaligus ada permainan tekstur, lembut, dan empuk dari foie gras dan renyah dari tigarashi. Sementara rasanya juga berpadu lengkap, gurih, manis dan semburat pahit dari kopi.
Bagaimana dengan sajian utama? Tak kalah memikat. Masih dengan fusion Jepang, seabass infused with yellow miso dihadirkan dalam piring keramik hitam, mirip seperti palet. Fillet seabass dengan jejak gosong di sekelilingnya dilengkapi dengan jamur enoki.
Pure kacang polong yang hijau cantik ditorehkan sebagai alas. Di sisinya diberi sejumput red pepper marmalade, potongan wortel, brokoli, plus taburan candied black olive. Di sisi piring diletakan tabung berisi miso soup.
Fillet seabass yang tebal, kenyal, dan gurih renyah terasa manis gurih. Rendaman miso kuning yang tak terlalu kuat rasa gurihnya meresap hingga ke bagian dalam fillet ini. Cocolan pure kacang polong red pepper marmalade yang renyah sedikit pedas melengkapi kelezatan seabass ini.
Sentuhan gurih dari black olive memberi aksen rasa yang pas untuk sajian ikan bergaya Jepang ini. Miso soup yang gurih hangat berisi potongan tofu dan wakame membuat porsi sajian ini sungguh mengenyangkan.
Karena restoran ini berkonsep casual dining, maka Andapun bisa berkomunikasi dengan chef mengenai sajian tertentu yang Anda inginkan. Kalau ingin merayakan hari istimewa dengan pasangan, Anda bisa booking sky walk untuk ditata khusus buat santap malam berdua.
Ada sejumlah cocktail, mocktail, wine pilihan dari mancanegara yang bisa dipesan untuk dinikmati berdua dengan pasangan. Jika beruntung, cahaya redup bulan dan kerlip bintang di saat purnama akan jadi bonus istimewa santap malam Anda.
The 18th Restaurant & Lounge
The Trans Luxury Hotel
Jl. Gatot Subroto
Bandung
Harga: mulai Rp. 60.000 per porsi++
Jam buka: Senin-Kamis (16.00-00.00); Jumat-Minggu (16.00β01.00)
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN