Eat Mie : Jajan Mie Gurih Ayam Kampung yang Lentur Alami

Eat Mie : Jajan Mie Gurih Ayam Kampung yang Lentur Alami

- detikFood
Senin, 28 Apr 2014 17:38 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Penggemar mie pastinya punya langganan warung atau rumah makan mie tertentu. Tapi tak ada salahnya sekali-sekali mencoba racikan mie lain. Seperti mie dengan topping bakso, pangsit rebus dan ayam cincang di sini. Lentur gurih. Slruup!

Namanya mudah diingat 'Eat Mie'. Setiap melintas rumah makan ini nyaris tak pernah sepi. Selalu dipenuhi kelompok keluarga dan anak muda. Persis seperti saat kami singgah makan malam. Menu andalannya tentu saja mie. Tetapi dibuat sendiri dengan pilihan yang tak terlalu banyak.

Bisa pesan mie ayam kampung gurih dan mie manis (yamien) dengan pelengkap bakso dan pangsit rebus. Selain itu ada prawn mie, mie tom yam, mie goreng seafood, Iifu mie, dan soto mie bogor. Rupanya ada menu spaghetti, nasi goreng dan beberapa hidangan tradisional. Seperti gado-gado, rujak juhi, rujak pengantin, gado-gado dan soto ayam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai pengantar menyantap mie, kami memesan tahu goreng spesial ( Rp. 12.0000 ). Dua potong tahu berbentuk segi empat, berbalut tepung tipis dan digoreng kering. Bau gurih wangi tahu langsung tercium. Bukan tahu diisi sayuran tetapi tahu dihaluskan dicampur sayuran dan daging cincang, kemudian dikukus.

Rasa gurih lembut tahu sangat dominan. Jadi makin enak dicocol saus asam pedas yang agak encer, mirip saus Thai. Karena tak terlalu besar, pas buat pengantar menyantap mie gurih. Mie gurihnya (Rp.36.000) disajikan dalam mangkuk sedang.

Mienya nyaris tak terlihat. Ditutup topping, dua butir bakso, baby bokchoy, satu pangsit rebus, satu pangsit goreng dan semangkuk kecil kaldu bening dengan taburan daun bawang. Daging ayam kampung rebus ikut membuat mie ini makin komplet.

Wah, ternyata mie yang berbentuk dipotong kecil pipih memang terasa beda. Lembut, tetapi tetap lentur dan mulus di mulut. Bisa jadi karena memakai telur dalam adonannya. Tak tercium aroma air abu yang menyengat.

Kaldu ayamnya bening tak berminyak, tak terlalu gurih. Sementara daging ayamnya juga tak berlemak. Jadi terasa sangat ringan di mulut. Jika ditambah saus sambal yang tersedia. Pangsit dan baksonya juga tak mengecewakan. Tak heran jika banyak orang menyukai mie buatan Eat Mie ini.

Prawn Mie nya (Rp.38.000) disajikan dengan kuah keruh cokelat sedikit kemerahan. Aroma udang sangat menyengat saat mie diaduk. Udangnya berupa kekian (campuran udang halus dan tepung terigu) yang diiris tipis. Irisan jamur hioko ikut meramaikan isian mie ini.

Meski warnanya cokelat keruh, rasa udangnya sangat kuat. Pastinya ini karena kaldu dari kulit dan kepala udang dimasak sempurna. Kalau tak ingin terlalu kenyang, mie berkuah udang yang gurih kuat ini cocok jadi pilihan.

Sedangkan Mie Goreng Seafoodnya (Rp.32.000) warnanya sedikit kecokelatan. Dilengkapi potongan udang dan cumi, kol, daun bawang dan sawi. Selain tekstur mie yang lembut tetapi lentur, bumbu kecapnya tak terlalu dominan. Gurih sedikit manis. Karenanya jadi makin enak disuap dengan acar timun yang renyah asam.

Karena dibuat sendiri maka wajar jika harga mienya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan yang lain. Tetapi porsinya yang lumayan royal dan pemakaian ayam kampung memberi kenikmatan tersendiri. Kalau mau melupakan diet, semangkuk mie di sini bisa jadi penumpasnya!

Eat Mie
Mall @Alam Sutera Lantai 2
Alam Sutera
Banten

(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads