Morning Glory Coffee: Secangkir Kopi Hangat dari Biji Kopi Kebun Sendiri

Morning Glory Coffee: Secangkir Kopi Hangat dari Biji Kopi Kebun Sendiri

- detikFood
Jumat, 25 Apr 2014 18:24 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta - Bagi sebagian orang, tak lengkap rasanya jika tak ada asupan kafein di pagi hari. Secangkir kopi bisa jadi sumber semangat untuk beraktivitas. Bangun tidur lalu menyeruput secangkir kopi hangat, rasanya ingin mengatakan: "Ah, it's my morning glory..."

Inilah yang menjadi inspirasi Nathanael Charis, pemilik Morning Glory Coffee, saat mencari nama untuk usaha kafenya. Tak sekadar kedai kopi, bisnisnya meliputi seluruh tahap produksi kopi. Mulai dari kopi ditanam sampai disajikan panas di hadapan konsumen.

"Kami punya kebun kopi sendiri. Selain itu, kami juga punya Coffee Academy, pelatihan untuk barista," tunjuk Charis ke lantai dua, saat ditemui Detikfood di gerai pertama Morning Glory Coffee di Ruko Setrasari, Bandung.

Letak kedai kopi ini bukan di pusat kota Bandung. Tempatnyapun agak tersembunyi di antara ruko-ruko lain. Bagian depannya paling-paling hanya memuat delapan pelanggan karena sebagian besar diisi dengan mesin-mesin kopi. Namun berjalanlah ke belakang gedung, melewati lorong.

Berbeda dengan bagian depan yang cenderung sepi, halaman belakang yang luas dan semi terbuka tampak ramai. Sepasang kekasih muda, para pebisnis berbatik, sampai kumpulan kawan lama yang sedang temu kangen tampak asyik mengobrol sambil menikmati hirupan kopi masing-masing.

"Kalau ditanya tentang konsep kafe, kami menyebutnya 'management chaos'. Lihat saja, kursinya beda-beda. Tak ada tema khusus, karena kami ingin kafe ini tak menyasar kelas tertentu. Semua orang bisa masuk," tutur Charis.

Sore itu, hangat matahari terhalang semacam terpal putih lebar, menyisakan terang alaminya saja. Kalaupun terkena hujan, tempat ini tak becek karena lantainya dilapisi batu alam. Pohon-pohon sedang yang ditanam di sekeliling halaman serta mist fan menjamin para tamu tak kegerahan.

Sambil bersandar di sofa menikmati hijau pepohonan, saya menyeruput secangkir Hazelnut Creme Brulee (Rp 33.000). Taburan gula pasir di atas cremanya yang tebal membentuk 'kerak' cokelat karena dibakar dengan blow torch.

Sedikit pinggiran 'creme brulee' saya pecahkan dengan sendok kecil yang tersedia. Lewat 'lubang' tersebut, lembutnya campuran espresso, susu, dan sirop hazelnut mengalir ke mulut. Sesekali terkecap pecahan karamel yang renyah manis dan beraroma gosong yang wangi

Sebagai teman minum kopi, saya memesan Croque Madame (Rp 30.000). Tampilannya lebih mirip croque monsieur karena tak tampak telur mata sapi di atasnya. Sebagai pelengkap, ada selada, mentimun, wortel, dan kentang yang dipotong bergerigi (crinkle cut).

Rupanya telurnya dikocok dengan cacahan peterseli sebagai celupan roti sebelum dipanggang di wajan datar. Makanya ada sedikit tekstur krenyes di lapisan luarnya. Tiga tumpuk roti tawar gandum yang mengapit daging asap (smoked beef) dan keju terasa empuk. Hidangan ini lebih enak dicocolkan ke saus sambal. Cocok untuk yang sedang lapar berat.

Kalau mau yang agak ringan, dari lemari etalase Anda bisa memilih croissant berbentuk pain au chocolat dengan isi smoked beef dan keju. Roti bertekstur renyah di luar dan empuk di dalam ini buatan sendiri.

Gimme More Moccado (Rp 35.000) pesanan teman saya tampak menggoda. Awalnya, saya kira minuman ini hanya sekadar kopi dengan tambahan perasa alpukat. Ternyata, apa yang saya lihat dan cicipi rasanya lebih cocok disebut dessert.

Minuman ini adalah kombinasi jus alpukat dan affogato. Gurihnya puree alpukat dan siraman espresso yang pahit terasa saling melengkapi. Lelehan satu sekop es krim vanili membuat dessert ini terasa makin lembut saja di lidah.

Jeli bening yang dipotong-potong dadu sengaja tak diberi pemanis agar tak bikin enek. Teksturnya yang kenyal membuat saya menyendok lagi dan lagi. Ah, inilah minuman favorit kami!

Semua kopi di Morning Glory Coffee menggunakan biji kopi Jawa Barat light-roasted, Java Preanger. Ada jejak rasa karamel, buah beri, sekaligus kacang dari kopi lokal ini. Tingkat keasamannya rendah dengan bodi sedang, terasa bersih dan agak manis di lidah. Agar pengalaman minum kopi lebih istimewa, nikmati dengan penyajian V60 atau Chemex.

Usaha yang didirikan sejak tahun 2006 tersebut kini sudah menyebar ke Jalan Riau dan Kota Baru Parahyangan, Bandung. Ada pula di Street Gallery Mal Pondok Indah Jakarta dan di Jalan Amir Hamzah Medan.

Morning Glory Coffee
Kompleks Setrasari Plaza Kavling C2 No. 31
Jl. Terusan Sutami
Bandung
Telepon: 022-2020993
Email: info@mgcoffee-int.com

(dni/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads