Jajan Enak Soto Sukaraja dan Asinan Sayuran

Jajan Enak Soto Sukaraja dan Asinan Sayuran

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Kamis, 10 Mei 2012 17:42 WIB
Foto: www.detikfood.com
Jakarta - Kangen makanan tradisional? Di tempat ini sebut saja makanan lokal yang menggiurkan, semuanya ada. Mau ayam penyet, soto betawi, laksa, karedok, asem-asem daging atau rawon? Beragam nasi komplet juga ada. Pokoknya dijamin sedap mengenyangkan. Jajan yuk!

Mampir ke Waroeng Kita kali ini sebenarnya karena rindu dengan asinan sayurannya. Selain outlet yang ada di Plaza Senayan ternyata resto yang khusus menyajikan makanan tradisional ini sudah memiliki lebih dari 12 cabang di Jakarta dan luar Jakarta.

Yang saya suka di depan resto selalu ada angkringan kue rangi dan kerak telor. Jajanan khas Jakarta ini biasanya dimasak langsung sehingga bisa tercium aroma wangi kelapa yang dipanggang. Atau aroma wangi telur yang diaduk di wajan kerak telor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata daftar menu yang disodorkan bikin bingung. Ah, ada nasi langgi, nasi timbel, nasi gudeg, dan nasi bogana. Racikan komplet nasi rames nusantara di sini terkenal sedap. Belum lagi ada mi godog, laksa, asam-asam daging, rawon, soto betawi, dan soto sukaraja. Kalau tak mau yang berat ada tahu pong, tahu telur, tahu gimbal, asinan, gado-gado dan karedok.

Karena ingin yang segar maka Soto Sukarajapun jadi menu utama. Tentu saja saya tak melewatkan asinan sayur yang jadi favorit dan karedok. Sambil menunggu, beragam kerupukpun tersedia; kerupuk mi, kerupuk gendar, kerupuk udang dan kerupuk ikan untuk dijadikan camilan.

Soto Sukaraja (Rp.25.750,00)merupakan sajian soto yang unik dari Banyumas ini memang racikannya beda. Disajikan panas mengepul, kaldunya bening menggenang. Isiannya potongan daging sapi,suun, tauge pendek, daun bawang dan kedelai goreng. Pelengkapnya sambal rawit hijau dan jeruk nipis. Yang kurang hanya kerupuk merah ngejreng yang biasanya jadi taburan soto ini.

Sluurp..kuahnya bening gurih dagingnya terasa kuat. Renyahnya kedelai dan empuknya daging menyelingi suapan soto yang hangat ini. Sayang sekali sambal rawitnya bukan sambal kacang yang khas Sukaraja. Namun, cukup memberi sentuhan pedas segar yang enak.

Asinan sayurnya (Rp. 17.750,00) ternyata tak banyak berubah. Porsinya royal, disajikan dalam piring cekung besar. Setelah saus cokelat kemerahan kental diaduk dengan tauge, wortel, daun selada, sawi asin, tahu kuning dan kacang tanah, rasanya jadi komplet.

Ada aksen renyah sayur dan kacang goreng dan lembut gurih tahu. Saus yang memakai campuran kacang halus terasa asam segar dengan aksen manis yang tak berlebihan. Kerupuk kanjipun menyempurnakan rasa asinan sayuran ini.

Berbeda dengan Karedok (Rp.19.750,00) yang selalu diracik a la minute, diuleg langsung terasa sangat segar dan crunchy. Porsinya yang sedang membuatnya pas disantap sebagai pembuka. Irisan halus kacang pankang, tauge, terung, dan daun kolpun menyatu dengan bumbu kacang dengan aksen kencur dan bawang putih yang kuat. Gurih pedas dengan semburat manis yang cantik. Kunyahan kerupuk kanji bulat menjadi pelengkap karedok sedap ini.

Dengan interior bernuansa kayu yang ringan, memberi suasana nyaman gaya rumahan. Tak salah jika resto ini menyasar golongan menengah. Makanan tradisional gaya rumahan ini ternyata mampu meredam rasa rindu daerah. Benar juga 'kembali ke selera asal' atau 'comfort food'. Ya, makanan sederhana yang bikin puas lahir dan batin. Hmm.. pengin makan apa malam ini?

Waroeng Kita
Jam buka : 10.00 – 22.00 WIB



  • SOGO The Food Hall Plaza Senayan
  • SOGO The FoodHall Grand Indonesia
  • SOGO The FoodHall Pondok Indah Mall 2
  • Kem Chicks Pacific Place
  • Menara kKarya
  • City Walk
  • The Plaza Semanggi Lt3a
  • Pasaraya Grande
  • Talavera Office Parf GF 110
  • Mitra Hadiprana Kemang
  • Kuningan Village
  • PX Pavilion @ The St Moritz
  • Waroeng Kita Bali, The New Icon in

(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads