Ngemil Pizza Sapi Muda Sambil Cuci Mata

Ngemil Pizza Sapi Muda Sambil Cuci Mata

Odilia Winneke - detikFood
Rabu, 25 Apr 2012 17:30 WIB
Jakarta -

Kalau memilih duduk di depan resto ini banyak yang bisa diamati. Dari orang yang lalu-lalang sampai mencuri dengar obrolan meja sebelah. Pizza yang tipis garing dengan lumuran keju mozzarella yang mulur gurih jadi teman asyik menggoyang lidah. Gurih enak!

Kalau sedang mencari inspirasi menikmati sore dengan duduk di sebuah resto bisa jadi pilihan asyik. Apalagi resto yang ada di kawasan Pacific Place ini bersisian dengan sebuah toko buku. Setelah membeli buku, akhirnya duduk di deretan kursi di bagian depan resto ini jadi tujuan saya.

Canteen, sudah beberapa kali saya singgahi tetapi kali ini saya ingin menjajal camilan atau easy bites yang ditawarkan di dalam daftar menu. Bagian dalam resto yang dikenal dengan menu Pan Asia ini tak terlalu besar, sementara deretan sofa di bagian depan hampir selalu penuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Duduk di bagian luar justru memberi keasyikan. Selain lebih terbuka beragam orang yang berlalu-lalang bisa jadi pemandangan asyik. Sebuah Veal Pizza dan seporsi Fried Calamari plus Lemon Tea saya pesan buat merintang waktu.

Sebenarnya saya tergoda dengan aneka easy bites yang ditawarkan. Seperti Hot Chicken Wings, Baked Nachos with Guacamole, bruchetta dan satai ayam dengan baquette panggang. Yang saya suka, tiap sajiaan menu punya sentuhan saus yang unik. Seperti saus aioli, red pepper sauce, dan guacamole.

Fried Calamari (Rp. 50.000,00) yang hangat mengepul dalam porsi sedang dengan saus aioli. Sedikit berbeda karena saus tartar biasanya jadi favorit buat mendampingi sajian seafood. Saus aioli merupakan saus khas Mediteranian yang kerap disebut sebagai garlic mayonnaise. Dibuat dari campuran minyak olive, bawang putih dan telur. Tampilannya kental kekuningan.

Balutan tepung renyah yang melapisi cumi-cumi yang dipotong seperti gelang ini rasanya krenyes renyah. Setelah dicocol dengan aioli yang gurih lembut rasanya makin enak. Seidkit kucuran air jeruk lemon memberi sentuhan asam yang segar pada camilan ini. Hmm... krenyes gurih!

Setelah menunggu sedikit lama, Veal Pizza ( Rp. 60.000,00) berdiameter sekitar 24 cm disajikan hangat mengepul di atas talenan kayu. Sejumput daun arugula menghiasi bagian tengahnya. Melihat gelembung kecokelatan di beberapa bagian kulit pizza yang tipis membuat ingin cepat mengunyah.

Wah, irisan tipis daging veal alias sapi muda tersebar di beberapa bagian permukaan pizza. Diselingi irisan tomat dan jamur champignon yang diselimuti lumuran keju mozzarella. Nyaris isian pizza tertimbun oleh lumeran keju ini. Aroma gurih wanginya langsung menusuk hidung.

Benar dugaan saya, sekali gigit terasa kres renyah, tipis menggembung khas pizza Italia. Daging sapi mudanya gurih empuk dan jadi enak dengan semburat asam segar tomat. Yang paling juara adalah keju mozzarella-nya yang berlimpah dan mulur saat digigit.

Daun arugula yang segar dengan semburat pahit menjadi paduan yang cocok buat pizza yang renyah gurih sehingga gurihnya tak terlalu tajam. Menikmati pizza paling tanpa tambahan saus apapun. Yang aneh justru banyak orang selalu mencocolnya dengan saus cabai botolan atau saus tomat. Padahal rasa pedas asinnya justru merusak rasa alami pizza.

Segelas es lemon tea yang diberi potongan daun mint terasa segar dan melegakan. Pas buat membilas jejak gurih calamari dan lelehan keju pizza. Hmm... ternyata meskipun perlahan pizza pun tuntas tak bersisa. Camilan sorepun membuat perut jadi kenyang. Meskipun tak sengaja mencuri dengar obrolan meja sebelah yang jaraknya sangat dekat pun tertangkap. Dari urusan cinta, boss sampai detail tender. Ngemil kali ini jadi makin asyik!

Canteen
Pacific Place Lantai 4 SCBD
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan
Telp: 0210 57973742

(odi/gst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads