Wine house menyediakan sarapan? Kenapa tidak. Itulah yang saya temui saat mampir di Decanter Wine House di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Mulai pekan lalu, wine house ini memperkenalkan menu sarapan yang praktis, segar, hangat dengan harga sangat ekonomis.
Β
Sebut saja apa sarapan favorit Anda? Pancake, toast, yoghurt, poached egg, omelet atau nasi goreng? Semuanya tersedia dan akan dimasak saat dipesan. Open kitchen akan membuat aroma telur dan mentegapun bisa terhirup langsung. Sinar matahari yang terbias dari dinding kaca pun akan menghangatkan Anda menyambut pagi.
Daftar menu sarapan yang ditawarkan, tidak terlalu banyak dan semuanya mungkin seperti yang biasa ditemui sehari-hari di rumah. Kalau biasa sarapan yang ringan, ada Light & Healthy. Irisan buah segar, yoghurt, sereal plus susu atau oatmeal panas. Semuanya ditawarkan dengan kisaran harga Rp. 17.500,00 - Rp.30.000,00. Dengan menambah Rp.10.000,00, beragam pilihan jus buah segar akan menjadi pelengkap sarapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal omelet dengan isian keju ementhal, plus jamur champignon tumis pun sangat menggoda. Belum lagi beberapa jenis teh dan kopi yang ditawarkan juga menyita perhatian saya. Ada kopi Aroma dari Bandung yang diracik dari biji kopi Arabica dan Robusta dari Jawa, Medan dan Flores. Biji kopi Arabica sudah diperam selama 8 tahun dan Robusta selama 5 tahun.

Teh tubruk yang ditawarkan juga menarik, karena bukan jenis teh bermerk yang biasa tersedia di kafe-kafe. Daun teh dari teh hitam Tambi Wonosobo, teh melati yang diracik oleh penggemar teh, Blontak Poer. Untuk teh hijau ada jenis Sencha dari Bandung dan Genmaicha dari Garut serta teh rosella dari Bogor.
Teh tubrukΒ Tambi diseduh langsung dalam French Press. Warna cokelat sedikit kemerahannya menebarkan aroma wangi yang menyegarkan. Rasa sedikit sepet ini memang ciri khas teh hitam Indonesia. Sementara teh melati racikan BlontakPoer menebarkan semerbak harum melati. Langsung mengingatkan saya akan teh tubruk Slawi Tegal. Keduanya cocok dengan selera saya. Tak terlalu berat dan sangat segar karena diseduh dari daun teh.
Kali ini saya harus mengacungi jempol Chef Johannes Pratiwanggana yang membuat pancake begitu lembut, halus teksturnya dan tebal. Proses pembuatan pancake gaya Perancis yang memisahkan kuning dan putih telur ini meskipun lama namun hasilnya lebih enak. Tekstur yang empuk lembut di dalam bercampur dengan krenyes-krenyes renyah dan harum di bagian luar. Hmm... setelah dibalut madu rasanyapun jadi makin sempurna. Apalagi sang chef menambahkan pisang yang dimasak dengan karamel sebagai pelengkapnya.
O, ya aneka sajian roti ini harganya berkisar Rp.17.500,00 - Rp. 27.000,00 per porsi. Cukup seimbang dengan porsi dan kualitas makanan yang segar dan hangat. Menu sarapan ini mulai disajikan pukul 07.30 - 10.00 pagi. Jadi kalau ingin sarapan bersama klien atau relasi, tempat yang cozy & homey ini bisa jadi persinggahan. Don't start your day without breakfast!
Decanter Wine House
Plaza Kuningan North Tower Ground Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C 11-14
JakartaΒ Selatan
Telepon: 021-529 63888
HP: 0817 00 96426
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN