Sluurp..Gurih Lezat Laksa Nyonya

Sluurp..Gurih Lezat Laksa Nyonya

- detikFood
Jumat, 16 Apr 2010 12:09 WIB
Jakarta - Kuliner tradisional ini pastinya cukup akrab di lidah penikmat kuliner. Kuahnya gurih dengan aroma harum kunyit dan bawang yang menggelitik. Suwiran ayam, tauge, telur dan taburan daun kemangi bakal bikin liur ini menetes karena harumnya. Hmmm..sedap!

Melihat nama resto 'Pawon Nyonya' membuat saya penasaran. Pasalnya setiap yang mengandung kata-kata Nyonya biasanya menyediakan berbegai macam makanan tradisional. Tak ayal lagi, saya pun mampir ke tempat ini.

Bangunan yang didesain menyerupai teras rumah bergaya Betawi ini terasa nyaman. Bangku dan meja kayu berjejer rapi bergaya tradisional. Alunan lagu-lagu jadoel mengiringi langkah saya memasuki rumah makan ini. Seorang pelayan dengan sigap menghampri saya dan memberikan daftar menu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata Pawon Nyonya menyajikan beragam menu nusantara. Seperti nasi bogana, nasi gudeg, nasi lemak, rawon, sop iga, laksa, tumis bunga pepaya, kare, dan masih banyak lagi. Karena sejak awal saya ingin mencicipi laksa nyonya, jadilah laksa ini menjadi menu makan malam saya. Sate ayam yang direkomendasikan oleh sang pelayan pun tak luput jadi sasaran. Sayangnya, teh alang-alang yang bikin saya pensaran sedang habis. Jadilah wedang jahe sebagai penggantinya.

Sambil menunggu, saya dipersilahkan untuk menikmati pecel yang sudah mereka sediakan sebagai pembuka. Laksa pesanan saya ternyata cukup besar porsinya. Uapnya kemepul panas menebarkan harum aroma segar yang menggelitik hidung. Duh, semakin tak sabar untuk mencicipinya nih!

Kuahnya berwarna kuning terang tanpa meninggalkan jejak berminyak dipermukaan. Isiannya cukup komplit, seperti potongan lontong, telur rebus, bihun, tauge, potongan ayam, dan taburan daun kemangi plus emping. Saat hirupan pertama kuahnya menyentuh lidah, terasa sangat ringan sekali bumbunya. Namun tetap terasa pas tidak berlebih.

Meskipun menggunakan santan tidak lantas membuat saya eneg. Lontongnya pun kenyal empuk, tambahan sambal bikin rasnaya jadi gurih-gurih pedas enak! Tingkat kematangan bihunnya juga pas tidak over cooked, taburan daun kemangi bikin aromanya makin sedap! Tak salah jika Laksa Nyonya ini menjadi favorit di tempat ini.

Satu porsi sate ayam pesanan saya terdiri dari 10 tusuk sate. Sebenarnya di tempat ini dijual dua jenis sate, ayam dan kambing. Tapi saya lebih memilih sate ayam yang lebih ringan. Potongan daging ayamnya tidak terlalu besar, dengan sedikit jejak berminyak di setiap potongan dagingnya.

Hal ini dikarenakan potongan lemak yang diselipkan diantara potongan ayamnya. Sehingga membuat rasa ayamnya gurih-gurih manis. Dagingnya empuk, dan yang unik adalah rasa manis daging ayamnya bahkan sebelum diberikan bumbu apapun. Sate ayam ini ditemani oleh bumbu kacang plus irisan cabai rawit. Rasanya gurih-gurih pedas. Nyam..nyam..

Segelas wedang jahe hangat pun membilas tenggorokan saya. Hmm.. segar! Untuk seporsi Laksa Nyonya ini saya harus merogoh kocek sebesar Rp 24.500,00 dan Rp 23.000,00 untuk sate ayamnya. Sayangnya perut saya sudah sangat kenyang sekali, kalau tidak seporsi Konde Kare pasti jadi target selanjutnya.

Pawon Nyonya
Margo City #GF-08
Depok, Jawa Barat


(eka/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads