detikfood

Kamis, 17/08/2017 11:15 WIB

Testis Banteng hingga Larva Ulat Jadi Camilan Enak di Kanada dan Korea Selatan

Regita Lorena - detikFood
Testis Banteng hingga Larva Ulat Jadi Camilan Enak di Kanada dan Korea Selatan Foto: iStock
Saat sedang menikmati bir, butuh camilan. Jika biasanya nachos dan kacang menjadi pilihan, beberapa negara ini justru punya camilan aneh.

Minuman keras dengan camilan dikenal sebagai perpaduan yang cocok. Nachos dan kacang menjadi salah satu cemilan yang sering dimakan saat sedang menikmati bir.

Berbeda dengan China, Korea Selatan, hingga Amerika Latin, mereka punya camilan khas yang aneh saat menikmati muniman keras, seperti beberapa yang dilansir supercall.com (22/2/2017) ini.

Baca juga : Kriuk Tarantula Goreng dan Gurih Cakar Buaya, Makanan Paling Aneh di Dunia (1)

1. Drunken Shrimp, China

Drunken Shrimp atau udang mabuk asal China.Drunken Shrimp atau udang mabuk asal China. Foto: iStock

Udang mabuk adalah makanan populer di China. Nama makanan ini diambil karena udang air tawar dimakan hidup-hidup setelah sebelumnya direndam dengan alkohol atau minuman keras di dalam mangkuk.

Bagi yang tidak berani makan udang pada saat masih hidup, bisa menunggu sebentar hingga udang setengah sadar akibat mabuk direndam alkohol. Dengan demikian, udang yang sudah mabuk itu tidak terlalu lincah begerak dan mudah disantap serta dikunyah di dalam mulut.

2. Head Chesee, Eropa dan Amerika Selatan

Head Chesee dari Eropa dan Amerika SelatanHead Chesee dari Eropa dan Amerika Selatan Foto: iStock

Namanya membuat orang berpipir makanan ini menggunakan keju sebagai bahan baku, tapi ternyata tidak ada unsur keju sama sekali. Head Chesee sebenarnya adalah terrine atau meat jelly yang terbuat dari kepala babi.

Kepala babi dibersihkan dan dimasak cukup lama dengan rempah-rempah dan sayuran sampai kepala cukup empuk. Setelah itu, daging dari kepala babi akan diambil dan dibentuk menjadi terrine yang padat dan agar-agar.

3. Rocky Mountain Oysters, Amerika Serikat & Kanada

Rocky Mountain Oysters dari Amerika Serikat & KanadaRocky Mountain Oysters dari Amerika Serikat & Kanada Foto: iStock

Rocky mountain oyster adalah testis banteng, babi, atau domba. Bagian tubuh hewan ini dikeluarkan kemudian direndam dalam ember berisi air, lalu dicuci dan dikupas. Setelah itu, adonan ini digulung dan digoreng sampai matang.

Makanan yang juga disebut Prairie Tiram ini, sangat terkenal dan banyak dinikmati di beberapa bagian-bagian tertentu di Amerika Serikat dan Kanada.

4. Ceker Ayam, China

Ceker ayamCeker ayam Foto: iStock

Di China, sajian kaki ayam dengan bir sangat populer. Hampir di setiap bar di China menyediakan sajian kaki ayam yang diketahui enak di nikmati dengan minumakan keras atau bir. Untuk memakan kaki ayam ini, dibutuhkan ketrampilan. Seseorang yang sudah pandai memakan kaki ayam, akan bisa memakan semua daging dan kolagen dari tulang hanya dengan menggunakan sumpit.

5. Solæg, Jerman dan Denmark

SolægSolæg Foto: iStock

Solæg adalah camilan khas dari Jerman dan Denmark yang bisa Anda temukan di bar. Solæg adalah telur rebus yang dicampur dengan cuka atau air garam yang kemudian diawetkan dalam air asin. Telur ini disajikan dengan diiris setengahnya dan diberikan rempah-rempah, minyak, dan saus lainnya.

6. Beondegi, Korea Selatan

BeondegiBeondegi Foto: iStock

Meskipun bukan hanya jadi camilan bar, Beondegi yang berarti kepompong adalah larva ulat sutra panggang atau rebus yang umum disajikan menjadi camilan di Korea. Camilan ini sering dijual oleh pedagang makanan jalanan, dan bisa ditemukan dalam kemasan kaleng. Rasa pedas dan asam pada beondegi cocok untuk dinikmati dengan segelas bir dingin.


7. Pickled Pig's Feet, Amerika Serikat Bagian Selatan

Pickled Pig's FeetPickled Pig's Feet Foto: iStock

Nachos dan guacamole mungkin termasuk camilan bar yang paling populer di seluruh A.S., namun bagian selatan Amerika memiliki camilan unik yaitu Pickled Pig's Feet.

Kaki babi dimasak sampai lembut, lalu dimasukkan ke dalam cuka beserta bumbu, paprika dan bumbu lainnya. Meski tidak biasa, kaki babi tidak terasa jauh berbeda dari rasa daging babi rebus biasanya.

Baca juga : Kalau ke Papua Jangan Lupa Cicipi Sate Ulat Sagu dan Senebre
(odi/lus)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan