detikfood

Rabu, 12/07/2017 11:15 WIB

Warung Taru: Kenyang Mantap! Nasi Timbel Ayam Ditemani Krenyes Gurih Bala-bala

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Warung Taru: Kenyang Mantap! Nasi Timbel Ayam Ditemani Krenyes Gurih Bala-bala Foto: Detikfood
Di rumah kayu sederhana ini ada sajian sedap. Tempe mendoan, bala-bala dan tahu bumbu yang hangat mengepul. Bisa dinikmati dengan nasi timbel ayam. Mantap!

Hampir setiap bulan ada tempat makan baru di Bandung. Dari kafe, restoran hingga makanan kaki lima. Tetapi tetap saja makanan lokal yang selalu bikin kangen. Saat cuaca mendung dan perut lapar langsung terbayang nasi timbel komplet.

Karena ada di kawasan Dago atas maka kamipun kembali menyinggahi warung favorit kami, Warung Taru atau Warung Kayu. Warung makan sederhana yang punya sajian tradisional dan sedap. Tak jauh dari terminal Dago.

Warung Taru: Kenyang Mantap! Nasi Timbel Ayam Ditemani Krenyes Gurih Bala-balaFoto: Detikfood

Sesuai dengan namanya, bagunan tempat makan ini serba kayu. Bagian dalam ditata dengan furnitur kayu vintage, bangku panjang dan meja bundar. Yang menarik, salah satu sisinya setengah terbuka sehingga semilir sejuk angin dan pemandangan lembah hijau jadi bonus saat bersantap.

Menu di warung ini berupa jajanan sederhana dan populer. Selain nasi kastrol, juga ada nasi uduk, nasi pecel, nasi kuning, nasi timbel dan nasi sop ayam. Kalau ingin ngemil ada berbagai variasi roti bakar, bubur ketan hitam, tempe, singkong dan tahu goreng.

Yang wajib dicoba di warung ini adalah aneka gorengan. Seperti tahu isi, bala-bala, tempe mendoan dan tahu goreng bumbu. Karena digoreng saat dipesan, maka harus bersabar sekitar 15 menit untuk menikmati camilan ini.

Bala-bala (Rp 10.000), tempe mendoan (Rp 14.000) dan tahu goreng bumbu (Rp.8.000) disajikan di atas piring anyaman lidi dengan alas daun pisang. Pelengkapnya berupa sambal kecap rawit yang ditaruh di piring kecil.

Warung Taru: Kenyang Mantap! Nasi Timbel Ayam Ditemani Krenyes Gurih Bala-balaFoto: Detikfood

Kalau di Jakarta, bala-bala berupa bakwan sayuran maka di sini irisan kol, wortel dan daun bawang dengan adonan tepung beras digoreng tipis melebar seperti rempeyek. Krenyes gurih renyah rasanya. Tidak terlalu asin sehingga makin enak dicocol sambal kecap rawit.

Mendoannya digoreng 'mendo' atau setengah matang. Cocolan sambalnya sedikit lebih kental sehingga terasa lebih pedas. Smeentara tahu bumbunya berupa tahu kuning yang lembut creamy. Tanpa cocolan apapun sudah enak. Pendamping camilan ini segelas wedang jahe (Rp 17.000) dan kopi susu Aroma (rp 15.000).

Wedang jahenya mirip bajigur, keruh kecokelatan dengan isian serutan tipis kelapa muda. Kami berharap wedang jahenya gaya Jawa yang cokelat pekat. Sayangnya rasa jahenya kurang kuat dan kelapanya sedikit terlalu tua dan keras. Sementara kopi susu Aroma (Rp 15.000) yang diracik dari kopi Aroma, brand kopi lokal Bandung yang legendaris terasa pas racikannya. Wangi semenrbak kopi Arabika berpadu dengan susu yang sedikit manis. Sedap!

Warung Taru: Kenyang Mantap! Nasi Timbel Ayam Ditemani Krenyes Gurih Bala-balaFoto: Detikfood

Nyaris sepanjang hari Dago atas tak pernah sepi kendaraan bahkan nyaris macet merayap. Karena tak mau kelaparan di jalan, kamipun memesan Nasi Kuning dan Nasi Timbel sebagai santap siang. Juga disajikan di atas piring anyaman lidi beralas daun pisang, nasi Kuning (Rp 20.000) disajikan dengan porsi sedang. Dilengkapi ayam goreng, telur dadar, sambal, orek tempe, lalap mentimun dan kemangi.

Nasiny apulen lembut, enak disuap dengan orek tempa yang renyah manis. Dada ayam goreng berbumbu kering juga gurih wangi. Sayangnya sambal kurang menyengat pedasnya. Porsinya cukup mengenyangkan.

Warung Taru: Kenyang Mantap! Nasi Timbel Ayam Ditemani Krenyes Gurih Bala-balaFoto: Detikfood

Nasi timbel disajikan dengan ayam goreng, tahu goreng, sambal, lalap mentimun dan kemangi. Aroma harum daun pisang menguar saat bungkusan nasi dibuka. Pulen hangat dan makin enak disuap dengan ayam goreng yang gurih dan tahu goreng yang lembut. Kekenyangan? Sudah pasti!

Karenanya kami merintang waktu sejenak menikmati semilir angin dari lembah kehijauan yang ada di sisi warung. Di area sebelahnya ada sudut fashion yang menawarkan aneka baju pria dan wanita.

Warung Taru: Kenyang Mantap! Nasi Timbel Ayam Ditemani Krenyes Gurih Bala-balaFoto: Detikfood

Buat pencinta pisang goreng, wajib mencicipi pisang goreng warung ini. Dibuat dari pisang tanduk masak yang digantung di sisi warung. Saat dipesan barulah dikupas, diiris dan digoreng dengan balutan tepung renyah. Hangat mengepul saat digigit!

Sayangnya kali ini kami kekenyangan sehingga harus rela melewatkan pisang goreng. Udara sejuk dan kemacetan di area warung ini memang cocok ditebus dengan santapan gaya Jawa dan Sunda yang sedap mantap. Kalau ke Dago dan macet? Ngemil dulu saja di sini!

Warung Taru
Jl. Ir. H. Djuanda, Dago, Coblong
Bandung
Telpon: 022-2522854
Jam Buka : 07.00 - 20.00


(odi/odi)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan