detikfood

Jumat, 03/02/2017 18:57 WIB

Camilan Anak Sekolah

Anak Sering Jajan Tak Sehat? Ini Saran Ahli Gizi

Lusiana Mustinda - detikFood
Anak Sering Jajan Tak Sehat? Ini Saran Ahli Gizi Foto: detikFood
Semua anak suka jajan. Tetapi sering jajan sembarangan bisa sebabkan asupan makan anak tak seimbang. Ini saran ahli gizi.

Jam belajar yang padat di sekolah, sering kali membuat si kecil tergoda untuk jajan. Akan tetapi beberapa jajanan di sekolah, tidak mempertimbangkan kandungan nutrisi yang baik.

Banyak penjual makanan di sekolah yang menjajakan makanan kurang sehat. Hal ini dikarenakan harganya yang murah, biasanya berkisar antara Rp 1.000 hingga yang paling mahal Rp 5.000. Harganya yang minim membuat penjual memutar otak untuk meraup untung.

Sehingga beberapa jajanan yang dijual di depan sekolah sering tidak memperhatikan aspek kesehatan. Misalnya saja menggunakan bumbu tambahan yang mengandung msg.

Anak Sering Jajan Tak Sehat? Ini Saran Ahli GiziFoto: detikFood
Cilor, cimol hingga cimin yang terbuat dari tepung aci adalah makanan yang sering ada. Selain itu, ada juga telur goreng yang disajikan dengan tambahan saus merah.

Kriteria makanan jajanan yang sehat menurut ahli gizi ada dua yaitu aman dan pilih makanan yang tidak tinggi gula, minyak dan garam.

"Cek dulu kebersihan tempat dan kemasan. Apakah tertutup atau tidak. Perhatikan juga pewarna yang digunakan dalam makanan, food grade atau pewarna yang tidak aman," tutur Sari Sunda Bulan, Pakar sekaligus Konsultan Gizi kepada detikFood (03/02).

Makanan yang memiliki warna terang dan pekat bisa dicurigai menggunakan bahan pewarna sintetis. Sari juga mengatakan bahwa, orangtua bisa memberikan penjelasan pada anak.

Anak Sering Jajan Tak Sehat? Ini Saran Ahli GiziFoto: detikFood
"Anak perlu diberitahu apa saja makanan yang tidak sehat. Dan bagaimana mengidentifikasi makanan yang sudah tak layak makan (basi) misalnya dari aroma yang tidak enak dan juga berlendir," jelas Sari.

Cara mudahnya adalah dengan menanyakan kembali si kecil di sekolah jajan apa. Sari mencontohkan, misalnya saja anak jajan siomay. Maka orangtua bisa melengkapi kebutuhan gizi anak dengan makanan di rumah.

Anak Sering Jajan Tak Sehat? Ini Saran Ahli GiziFoto: detikFood
"Walaupun siomay dibuat dengan campuran ikan, tapi biasanya lebih banyak tepung yang merupakan karbohidrat. Ibu bisa melengkapinya dengan memberikan makanan yang mengandung protein," tambah Sari.

Selain itu, yang terpenting adalah membawakan bekal camilan makanan yang mudah dibawa. Sari mencontohnya buah potong dan sandwich bisa jadi makanan selingan yang mudah dibuat dan sehat untuk anak.
(odi/lus)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan