detikfood

Kamis, 19/01/2017 12:49 WIB

Spesial Pedes Kauman: Sedapnya Mangut Ikan Manyung Pedas Ngoceh!

Maya Safira - detikFood
Spesial Pedes Kauman: Sedapnya Mangut Ikan Manyung Pedas Ngoceh! Foto: Detikfood
Kangen soto Kudus atau mangut kepala manyung? Di sini ada soto gurih dan mangut berbumbu super pedas!

Di kawasan Cinere terdapat beberapa cabang dari jaringan Soto Kudus Kauman. Salah satu yang baru berdiri sekitar 5 bulan lalu yaitu Spesial Pedes Kauman.

Soto Kudus Kauman sendiri berawal dari soto kaki lima di Meruya. Karena berhasil, akhirnya soto berkembang dengan cabang-cabang di berbagai tempat seperti Pondok Labu, Cinangka, Pamulang, Ciputat dan masih banyak lagi.

Tagline yang unik dari Soto Kudus Kauman adalah pemberian makan gratis selamanya untuk ibu hamil. Dari info di rumah makan, hal itu bukanlah sebagai bentuk promosi untuk menarik pelanggan. Tapi berangkat dari kisah dari ibu sang pemilik saat mengandung.

Spesial Pedes Kauman: Sedapnya Mangut Ikan Manyung Pedas Ngoceh!Foto: Detikfood


Spesial Pedes Kauman tetap punya andalan soto Kudus. Tapi khusus tempat berukuran mungil itu juga ada menu mangut Juwana dan pecel udang.

Terdapat tiga level pedas untuk sajian mangut yaitu Pedes Meler (pakai sekitar 40 cabai), Pedes Nginggg (sekitar 25 cabai) dan Pedes Ngoceh (sekitar 10 cabai). Jika tidak kuat pedas, pembeli juga bisa memesan mangut tanpa cabai.

"Pernah ada yang pesan pedes meler saking kepedesan, sampai ke kamar mandi. Kepalanya dimasukin ke air. Katanya baru pertama kali makan makanan sepedes itu," kisah juru masak rumah makan itu kepada detikFood.

Mendengar cerita itu, kami memutuskan memesan Manyung Juwana Pedes Ngoceh tanpa nasi (Rp 61.000) saat berada di sana. Tidak ketinggalan soto Kudus (Rp 9.000) yang jadi menu favorit.

Staf yang tadi melayani kami kemudian menuju gerobak kayu tempat meracik soto. Ia mencampurkan berbagai bahan dan kuah soto dalam mangkuk putih porselen kecil. "Kalau di sini ukuran mangkuknya agak gede, aslinya soto di Kudus pakai (mangkuk) lebih kecil lagi," ujar juru masak yang tak mau menyebut namanya.

Dalam semangkuk soto berwarna bening kecokelatan itu tampak irisan bawang putih goreng, bawang merah goreng, tauge rebus, irisan ayam dan cincangan seledri yang mengapung. Aroma gurih kaldu dan bawang putih tercium cukup kuat dari soto.

Spesial Pedes Kauman: Sedapnya Mangut Ikan Manyung Pedas Ngoceh!Foto: Detikfood


Kuah kaldu ayam kampung terasa gurih cenderung manis dari tambahan kecap manis. Ada paduan rasa bawang dan seledri dari sajian ini. Irisan ayam kampungnya cukup empuk.

Soto semakin mantap diberi kucuran jeruk nipis dan sambal pedas yang tersedia di meja. Enak, segar dan menghangatkan!

Sebagai teman makan soto, kami mengambil sate yang juga ada di meja. Ketika kami datang ada pilihan Sate Telur Puyuh dan Sate Ati. Masing-masing dijual Rp 3.000 per tusuk.

Selain sate itu, menurut penjaga biasanya ada juga perkedel, tahu bacem, paru atau sate kerang. Bisa berganti-ganti.

Spesial Pedes Kauman: Sedapnya Mangut Ikan Manyung Pedas Ngoceh!Foto: Detikfood


Sate telur puyuh terasa gurih, manis dan lembut. Ada citarasa kecap dan bawang seperti bacem. Sementara sate ati terasa lembut gurih dan tidak berbau. Nyam!

Menu Mangut Juwana selanjutnya tersaji di meja. Tampak separuh kepala ikan manyung diberi kuah kekuningan dan irisan cabai rawit dipermukaannya. Harum sangit yang khas, sangat gurih menggoda.

"Ikan manyung dikirim dari Pati sekitar 2-3 kali seminggu. Tergantung kondisi, sedang susah atau tidak di sana. Ini memakai kepala ikan manyung asap, spesial khas daerah Juwana. Dari sana memang sudah diasap biar nggak bau. Di sini tinggal proses masak saja," jelas juru masak itu.

Spesial Pedes Kauman: Sedapnya Mangut Ikan Manyung Pedas Ngoceh!Foto: Detikfood


Kuah mangut terasa gurih pedas dengan paduan santan encer, ketumbar, bawang merah, bawang putih dan berbagai rempah lainnya. Semburat aroma sangit asap juga tertinggal pada kuah ini.

Ketika kuah disuap dengan ikan, rasanya semakin mantap. Selipan daging di kepala ikan terasa lembut dan tidak amis. Beraroma asap yang sedap. Begitu juga dengan bagian insang kehitaman yang lembut.

"Banyak yang datang ke sini orang Jawa Timur dan Jawa Tengah karena kangen mangut manyung ini. Awalnya pernah pakai bagian badan ikan tapi orang-orang justru mintanya kepala. Sampai ada yang pesan tiga porsi untuk sendiri. Biasanya orang Jawa suka cari bagian insang ini," tambahnya.

Karena memesan level paling rendah, cabe tidak begitu banyak digunakan. Sehingga kami masih bisa menikmati sajian mangut. Sebab rasa pedasnya tidak begitu mengganggu, meski tertinggal di mulut dan membuat bibir jadi kemerahan.

Untuk acara, Soto Kudus Kauman juga menyediakan katering. Paket Rp 15.000 per porsi sudah mendapat nasi, soto Kudus dan sate. Pilihan satenya juga beragam termasuk telur puyuh, ati ampela, dan perkedel.

Soto Kudus Kauman
Spesial Pedes Kauman
Jl. Merawan No. 10
(seberang Waroeng Ndiwek)
Cinere
Depok
Telp: 021-7536061
Jam buka: 09.00-20.00





(odi/msa)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan
Must Read close