detikfood
Senin, 31/10/2016 18:11 WIB

Ini Tanggapan Pemilik Shabu Hachi Soal 'Maid Menu' yang Viral di Media Sosial

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Ini Tanggapan Pemilik Shabu Hachi Soal Maid Menu yang Viral di Media Sosial Foto: detikFood
Unggahan foto berisi menu khusus pembantu atau baby sitter di Shabu Hachi jadi viral di media sosial. Beragam tanggapanpun muncul terkait hal ini.

Shabu Hachi terkenal sebagai restoran shabu-shabu All You Can Eat (AYCE) dengan pilihan menu lengkap. Tak pelak restoran ini selalu dipadati keluarga atau rombongan besar terutama pada akhir pekan.

Sekilas tak ada yang janggal pada menu Shabu Hachi. Namun buku menu gerai Shabu Hachi memuat menu khusus baby sitter dengan keterangan Maid Menu (Only for Baby Sitter).

Dari deskripsinya terlihat menu dibanderol Rp 49.000. Sudah termasuk nasi putih dengan pilihan lauk chicken atau beef teriyaki, serta minuman. Saat dikonfirmasi detikFood (31/10), salah seorang pegawai Shabu Hachi Ampera membenarkan adanya
menu ini.

Ini Tanggapan Pemilik Shabu Hachi Soal <i>'Maid Menu'</i> yang Viral di Media SosialFoto: Twitter

Menurutnya tidak ada syarat khusus untuk menikmati Maid Menu. Sang baby sitter-pun tidak perlu mengenakan seragam sehingga pemesan atau majikan cukup meminta menu tersebut pada pelayan.

Namun unggahan foto buku menu yang memperlihatkan Maid Menu rupanya jadi viral di media sosial. Terlebih setelah Joko Anwar melalui akun @jokoanwar di Twitter mengunggahnya dengan keterangan, "Kebayang nggak perasaan pembantu atau babysitter menunya dibedain gini? Jangan jadi nggak berhati gini lah. (Allegedly menu di Shabu Hachi)."

Beragam tanggapan pro dan kontra muncul. Akun @ismeliala, misalnya, mengatakan, "Jangankan menu, makan di resto aja kadang duduknya dipisah." Sementara @krilianeh berkicau, "Klo gw sih ngeliatnya ini kya niat baik si restoran. krn bnyk majikan nyuruh babysitternya nunggu di luar krn ga rela bayarin All You Can Eat (AYCE)."

Ini Tanggapan Pemilik Shabu Hachi Soal <i>'Maid Menu'</i> yang Viral di Media SosialFoto: Twitter

Kepada detikFood (31/10), Githa Nafeeza selaku pemilik Shabu Hachi bercerita, "Kemunculan Maid Menu ini awalnya karena keprihatinan saya. Kalau saya, gak tegaan orangnya. Saya suka ngobrol sama tamu, ternyata ada yang satu keluarga bawa 2 sampai 3 baby sitter. Tetapi karena memahami mereka (majikan) harus bayar mahal untuk makan baby sitter, akhirnya ada 'good solution' berupa Maid Menu ini."

Githa mengatakan sejak awal pembuatan menu ini tidak ada maksud merendahkan profesi pembantu/baby sitter ataupun mendiskriminasi mereka. Wanita yang pernah menjadi presenter televisi ini menambahkan, "Pilihan istilahnya aja yang salah sehingga membuat orang berpikir ini disikriminatif. Saya sendiri ng
gak pernah mikir kata 'maid' negatif. Kata ini sebenarnya netral untuk menunjukkan profesi. Sama seperti polisi, guru, atau apapun itu."

Menurutnya, banyak keluarga yang berkunjung di akhir pekan meminta menu ini. "Kebanyakan mereka bilang terima kasih dan merasa terbantu (dengan Maid Menu ini). Tak ada satupun yang memberi tanggapan aneh," tambah Githa.

Ia menambahkan ada pula keluarga yang memesankan baby sitter-nya sama seperti apa yang mereka makan. "Tapi kan semua orang nggak gitu. Ada yang justru baby sitter-nya nggak makan sama sekali."

Ini Tanggapan Pemilik Shabu Hachi Soal <i>'Maid Menu'</i> yang Viral di Media SosialFoto: Twitter


Mengenai unggahan foto Maid Menu yang viral, Githa menduga foto tersebut diambil dari buku menu Shabu Hachi di Bandung. Pasalnya Maid Menu tidak dimuat pada buku menu Shabu Hachi di Jakarta, meskipun sebenarnya bisa diminta.

Sebagai solusi akhirnya Githa memutuskan meniadakan Maid Menu dari gerai Shabu Hachi manapun. Lewat Twitter ia mengatakan, "Dear all..tq so much utk semua masukannya yaa ttg salah satu nama menu kami.. I really appreciate it.. Meskipun diawal berniat baik krn sedih melihat babysitter tdk dibelikan makan, dan sama sekali tdk ada fikiran buruk thdp siapapun, we will remove that menu effective today. Sincerely we apologize if we have offended some people.. thank you so much.."

Atas hal tersebut, Githa bercerita, "Intinya saya mau bilang terima kasih tentang masukan (di media sosial). Kebanyakan bilang ganti nama, tetap banyak juga yang memahami kondisinya. Saya bingung sebenarnya mau niat baik, tetapi yasudahlah (Maid Menu) ditiadakan," pungkas wanita ramah ini.

(odi/adr)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan