detikfood

Rabu, 27/07/2016 18:30 WIB

Mahasiswa IPB Ini Ciptakan Flatbread Kaya Nutrisi untuk Atasi Ibu Hamil Kurang Gizi di Sudan

Lusiana Mustinda - detikFood
Mahasiswa IPB Ini Ciptakan Flatbread Kaya Nutrisi untuk Atasi Ibu Hamil Kurang Gizi di Sudan Foto: iStock
Wanita hamil di Sudan Selatan menjadi salah satu fokus pada kompetisi DSDC (Developing Solution for Developing Countries Competition) di Amerika. Tim mahasiswa Indonesia berinovasi dengan membuat flat bread yang tinggi kalsium, zat besi dan folat.

Fokus ini dijadikan tema karena ada sekitar 78 persen dari 12 juta populasi di Sudan Selatan tinggal di daerah pedesaan. Dan lebih dari 50 persen penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.

Sejumlah 48 persen dari wanita di Sudan Selatan yang berusia 15 sampai 19 tahun sudah menikah. Menikah muda dapat sebabkan terjadinya risiko malnutrisi 2-5 kali lebih besar.Menurut World Food Programme tahun 2016, 15 persen dari populasi Sudan Selatan alami malnutrisi.

Untuk mengatasinya, dalam kompetisi Internasional ini tim Sun-Ami dari IPB yang terdiri dari Cynthia Andriani, Michael Liong dan Saiful Pratama berinovasi dengan makanan pokok penduduk setempat yaitu flatbread.

'Nutrious Flatbread to Alleviate Pregnancy Related Problem in South Sudan' jadi judul penelitian tim dari teknologi pangan Institut Pertanian Bogor ini.

"Flatbread menjadi salah satu roti yang banyak dikonsumsi masyarakat dunia. 1,5 miliar orang konsumsi roti tradisional ini setiap hari," tutur Saiful dalam presentasinya pada (25/07).

Saiful juga mengatakan, flatbread mirip dengan roti canai. Menjadi salah satu makanan pokok warga Afrika yang biasa disebut dengan Gurassa atau Kissra.

Dalam proses pembuatannya, flatbread Sun-Ami ini dibuat dari kacang tanah, moringa, bayam, susu, tepung terigu, garam, gula dan baking powder.

Kacang tanah mengandung kalsium, folat, zat besi dan menghasilkan aroma kacang. Sedangkan bayam kaya akan kalsium, folat, zat besi, magnesium, vitamin A, C, B2 dan B6.

"Beberapa jurnal penelitian mengatakan bahwa moringa mengandung kalsium yang cukup tinggi bisa 15 kali lebih tinggi dari susu. Selain itu, moringa juga membantu penyerapan kalsium dalam tubuh," jelas mahasiswa semester 6 ini.

Saat mengandung, wanita hamil sangat membutuhkan beberapa mikronutrien yaitu kalsium yang berfungsi untuk menguatkan tulang dan gigi hingga cegah osteoporosis. Juga zat besi yang berfungsi untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia selama kehamilan. Sedangkan asam folat dapat menurunkan risiko neural tube dan cacar lahir.

Setelah diproses kemudian adonan flatbread dipanggang kemudian dikemas. "Agar lebih tahan lama kami mengemasnya dengan teknik atmosphere packaging. Sehingga bertahan hingga tiga bulan lamanya," ujar Saiful.

Tidak hanya manfaat dan ramah lingkungan, tim juga dituntut untuk menciptakan produk yang bisa dijual dengan memperhitungkan harga jual. Sun-Ami ini dijual dengan harga $ 0,35 atau sekitar Rp 4600 per bungkus.

Setelah dilakukan uji coba dalam skala laboratorium, Sun-Ami dicicip oleh beberapa panelis asal Afrika. Ternyata 1 orang tidak menyukainya, akan tetapi 9 orang menyukai baik dari segi rasa, tekstur, serta aroma.

Secara tradisional, flatbread bisa dikonsumsi dengan sup kental dan makanan gurih seperti waika, bussaara, sabaroag, miris dan ni'aimiya atau langsung dikonsumsi sebagai camilan dengan topping manis.

Penelitian flat bread untuk ibu hamil ini mengantarkan tim Sun-Ami masuk menjadi finalis dalam kompetisi DSDC-IFTSA tahun 2016 di Chicago, Amerika Serikat.
(odi/lus)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).
Cari Tempat Makan
Must Read close