Ngantuk dan Lemas Setelah Makan? Bisa Jadi Anda Mengalami Food Coma

Ngantuk dan Lemas Setelah Makan? Bisa Jadi Anda Mengalami Food Coma

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 21 Jul 2015 13:48 WIB
Ngantuk dan Lemas Setelah Makan? Bisa Jadi Anda Mengalami Food Coma
Foto: Thinkstock
Jakarta - Food coma terjadi karena terlalu banyak melahap makanan. Akibatnya, seseorang akan merasa sangat ngantuk atau lemas setelah makan. Selain kedua gejala diatas, terdapat beberapa gejala umum bila seseorang mengalami food coma.

​Keadaan ini banyak dialami oleh orang terutama di hari-hari libur lebaran. Umumnya mereka melahap makanan berlemak dan manis hampir sepanjang hari. Tak hanya mengantuk atau lemas, food coma ditandai dengan beberapa gejala seperti berikut ini.

1. Mengantuk

Foto: Thinkstock
Gejala food coma yang paling umum adalah mengantuk. Ini terjadi karena setelah makan banyak, tubuh akan mengalami lonjakan gula darah. Akibatnya, tubuh memproduksi hormon insulin guna melawan lonjakan gula darah tersebut. Peningkatan insulin ternyata merangsang otak untuk menghasilkan lebih banyak serotonin dan melatonin yang menyebabkan rasa kantuk.

2. Badan menjadi dingin

Foto: Thinkstock
Semakin banyak makanan yang dikonsumsi, maka semakin aktif pula kerja sistem saraf parasimpatis. Ini membuat tubuh memfokuskan sebagian besar energi untuk sistem pencernaan. Sirkulasi darah pun menjadi tidak lancar sehingga menyebabkan tubuh terasa dingin.

3. Lemas

Foto: Thinkstock
Selain menyebabkan badan terasa dingin, konsentrasi energi berlebih pada sistem pencernaan membuat seseorang merasa lemas, lesu, ataupun tidak produktif.

4. Kembung

Foto: Thinkstock
Rasa kembung terjadi karena konsumsi makanan yang terlalu banyak dalam waktu singkat. Apalagi jika jenis makanan yang dikonsumsi adalah makanan berlemak. Tubuh memerlukan lebih banyak waktu untuk mencerna lemak dibandingkan protein dan karbohidrat.

5. Gas di perut

Foto: Thinkstock
Rasa kembung biasanya dibarengi dengan produksi gas berlebih dalam perut. Ini terjadi karena ketika mencerna makanan, bakteri dalam usus memproduksi gas untuk membantu proses pencernaan. Sebagian besar gas juga masuk dalam perut dari udara yang tertelan saat melahap makanan. Akibatnya, perut akan terasa tidak nyaman.
Halaman 2 dari 6
(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads