Seperti diberitakan CBS Francisco (20/07/15), restoran Panda Express mulai mengganti resep nasi goreng mereka sejak 25 Juni lalu.
“Kelangkaan telur terjadi dengan cepat dan kami mencari cara untuk membuat resep baru kemudian menginformasikannya pada pelanggan secepat mungkin,” ujar juru bicara restoran, Thien Ho.
Ho menginformasikan seluruh gerai Panda Express telah mengganti telur dengan jagung untuk menu nasi goreng mereka. Pihak restoran juga telah menaruh tanda di barisan awal antrean untuk memberitahu pelanggan mengenai hal ini.
“Kami telah diinformasikan pemasok telur bahwa harga telur akan bertahan tinggi selama 18-24 bulan. Kami khawatir tidak dapat memasok telur berkualitas baik secara konsisten,” ujar Ho.
Ia juga mengatakan kelangkaan telur menyebabkan penghentian sementara menu hot and sour soup di Panda Express.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN