Siam Square terletak di Gedung Bursa Efek Indonesia, letaknya agak tersembunyi. Elemen kayu dan hiasan lampu gantung kristal menjadi aksen interior. Rasanya nyaman dan tenang seperti di rumah. Meski sudah agak larut masih banyak pekerja kantor yang datang dan melepas lelah.
Menelusuri menunya, kami menemukan beberapa menu Thai populer seperti Pad Thai, Tom Yum, dan Pinnaple Fried Rice. Untuk appetizer, terdapat pilihan seperti fish cakes, fried spring rolls, dan pandan chicken. Sementara hidangan utama ada Rad Nah, Crispy Chicken Gapraw, hingga Tom Yum Noodle Soup.
Tak banyak berbeda dengan restoran Thai pada umumnya. Penasaran dengan sajian karinya, Red Curry (Rp 38.000) dan Drunken Noodles (Rp 37.000) kami pesan. Karena restoran cukup ramai, kami maklumi pesanan datang sedikit lama.
Drunken Noodle dikenal dengan nama Pad Kee Mao. Hidangan ini dipopulerkan masyarakat China yang tinggal di Laos dan Thailand. Terbuat dari kwetiauw, sayuran, dan seafood hidangan ini diolah seperti kwetiauw goreng tapi dengan tambahan rasa pedas.
Terdapat beberapa mitos menarik mengenai hidangan ini. Pertama, olahan hidangan yang mencampurkan berbagai bahan ini ditujukan untuk orang mabuk yang masih lapar saat pulang ke rumah. Selain itu, hidangan yang pedas dipercaya bisa memicu orang mabuk karena harus minum bir untuk meredakan rasa panas di mulut.
Wah,saatnya membuktikan betapa pedasnya hidangan ini. Di Siam Square, kwetiauw mempunyai bentuk kotak lebar dan lebih tebal dari biasanya. Untuk menu ini kami pilih varian seafood, sehingga kwetiauw diracik bersama bakso ikan, udang, cumi, sayur jagung muda, dan sawi.
Kwetiauw digoreng menggunakan kecap sehingga warnanya kecokelatan tua, tercium pedas cabai dan segar jeruk nipis yang dominan. Tekstur kwetiauw sangat kenyal, rasa pedas gurih menusuk karena cincangan cabai kasar serta potongan cabai hijau yang cukup banyak. Harum aroma Thai basil menambah nikmat hidangan ini.
Isian seafood nya cukup royal dan porsinya pun mengenyangkan. Udangnya manis dengan tekstur kenyal tapi tidak kering, cumi pun mempunyai tekstur kenyal lembut matang sempurna. Sawi dan potongan jagung muda menambah rasa segar dan manis dalam campuran rasa asam, pedas, dan gurih ini.
Sajian kari khas Thailand, Red Curry pun sudah menggoda aromanya. Salah satu hidngan populer asal Thailand ini terkenal dengan kuah kentalnya kaya rempah berwarna merah dengan isian daging serta potongan rebung.
Red Curry disajikan bersama nasi putih pulen dengan topping potongan wortel. Berbeda dengan kuah kari India, kari Thailand mempunyai tekstur yang sangat kental dari santan. Racikan rempahnya tak sepekat kari India. Rasa gurih asinnya diseimbangkan dengan tambahan cincangan cabai dan daun jeruk pedas segar. Perpaduan rasanya hampir mirip dengan sambal goreng Indonesia.
Potongan dagi sapi dadu yang disajikan pun kenyal lembut, sangat nikmat disuap bersama rebung yang renyah. Apalagi disantap bersama nasi putih hangat, meski perlahan akhirnya kari yang pedas gurih inipun tandas.
O, ya di sini juga ada pilihan paket hemat, Siam Package. Menu paket ini terdiri dari gorengan, sayuran, jasmine rice, dan daging. Mampir yuk!
Siam Square Restaurant
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I
Jakarta Selatan
Telpon: (021) 5155557
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN