"Thailand hanya mengekspor pangan bersertifikat halal senilai 100 miliar baht setiap tahun dari total delapan triliun baht secara global," ujar Roongroj Benjamasutin, direktur proyek ASEAN Business and Economic di University of the Thai Chamber of Commerce (UTCC).
Menurut Benjamasutin, industri pangan halal Thailand berkembang hingga 9% per tahun. Meski kualitas produk pangan Thailand diterima secara luas, ekspor dari negara ini hanya mewakili 1% dari nilai makanan halal secara global. Australia dan Brazil menjadi eksportir terbesarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena muslim bukan mayoritas di negara kami, tak banyak produsen yang mengikuti standar halal," kata Benjamasutin seperti diberitakan situs Bangkok Post Business (24/12/2013).
Database Central Islamic Committee of Thailand (CICOT) melaporkan hanya 69 dari 71.000 dapur di seluruh dunia yang bersertifikat halal.
Menurut Orawan Kaewprakaisangkul, executive vice-president National Food Institute (NFI), seharusnya lebih banyak restoran bersertifikat halal di Thailand sebagai persiapan Asean Economic Community. NFI berharap jumlah dapur bersertifikat halal di Thailand meningkat menjadi 100 dapur di 2014.
Jirapong Deeprasert, manajer hubungan masyarakat Nouvo City Hotel yang bersertifikat halal dan berspesialisasi melayani tamu muslim, menjelaskan bahwa banyak pihak di industri pangan menganggap makanan selain babi boleh dikonsumsi muslim.
"Prinsip halal jauh lebih terperinci dan ketat. Proses halal meluas sampai sumber pangan, penyimpanan, serta pengolahan bahan-bahan mentah," kata Deeprasert. Ia menambahkan, peralatan untuk mengolah makanan halal tak boleh dipakai untuk menangani bahan-bahan haram seperti babi dan minuman beralkohol.
Untuk bisa mendapat sertifikat halal seperti hotel tempatnya bekerja, Deeprasert menyarankan mempekerjakan kepala chef muslim yang memahami proses halal. Atau, pekerjakan penasihat muslim yang bisa mengarahkan agar sesuai dengan persyaratan halal.
Deeprasert mengatakan, saat ini hanya ada tiga restoran bersertifikat halal di Bangkok, Thailand. Sebenarnya banyak restoran yang menuruti prinsip halal, hanya saja tak bersertifikat.
Sertifikat halal dikeluarkan oleh CICOT dan lembaga Islam di masing-masing provinsi. NFI sendiri bertugas memberikan informasi mengenai cara memperoleh sertifikasi tersebut.
(fit/odi)