Saatnya Menyuap Dewa Dapur

Saatnya Menyuap Dewa Dapur

- detikFood
Rabu, 06 Feb 2008 16:34 WIB
Jakarta - Hari raya Imlek tinggal beberapa jam lagi. Mereka yang merayakan Imlekpun sibuk membersihkan rumah. Kue paling enak dan buah paling segarpun disiapkan. Tak ketinggalan kue termanis pun dikemas cantik untuk menyuap sang dewa dapur!

Untung saja pada masa kekaisaran Cina tak ada Komisi Pemberantasan Korupsi. Salah-salah tak ada kue enak di tahun baru imlek. Salah satu makanan yang wajib ada dalam perayaan tahun baru Imlek adalah nian gao yang populer dengan sebutan kue keranjang atau kue Cina.

Disebut kue keranjang karena dalam pembuatannya dicetak dalam keranjang anyaman bamboo. Dinamai kue Cina karena adanya tiap tahun baru Cina. Nian sendiri berarti 'tahun' dan gao artinya 'kue'. Pengucapan kata 'gao' sendiri berarti 'tinggi'. Karena itu sering disebut 'nian nian gao shien' yang artinya 'makin tahun makin tinggi rezeki'. Atau disebut juga 'nian nian you yu' yang artinya 'tiap tahun selalu ada sisa (rezeki)'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut legenda atau cerita rakyat, asal muasalnya Nian Gao bermula dari cerita seorang pengemis bernama Zhang yang ngumpet di perapian dekat tungku karena takut terlihatoleh bekas istrinya. Dia menghindari sang mantan istri karena malu tak dapat memperlakukannya dengan baik.

Saat membuat api, sang istri memergoki mantan suaminya berlepotan terkena abu perapian. Mendengar cerita itu kaisar memutuskan untuk mengangkat Zhang sebagai dewa dapur. Tugasnya melaporkan semua perbuatan para anggota keluarga sepanjang tahun. Dari laporan itulah kaisar akan menentukan nasib keluarga-keluarga dalam memperoleh rezeki di tahun baru.

Karena itulah masih ada kepercayaan kalau dewa dapur akan 'sidak' meninjau tiap keluarga. Supaya dewa dapur tak bisa mengadu pada kaisar maka dibuatlah kue yang manis dan lengket. Kue inilah yang dikenal dengan nama 'nian gao', terbuat dari tepung ketan, gula merah, dan air yang diaduk hingga kental lalu dicetak dan dikukus. Rasa lengket dan manis inilah yang menurut mereka bakal membuat mulut sang dewa dapur lengket, terkunci rapat! Bayangkan saja kalau sang dewa dapur menerima banyak kue keranjang, bisa-bisa sepanjang tahun mulutnya lengket tak bisa mengadu.

Agaknya tak hanya dewa dapur, rasa manis legit kue ini juga disukai banyak orang. Karenanya dibuat banyak versi, di antaranya dicetak dengan cetakan bentuk ikan dan disebut 'Yu Nin Gao'. Warnanya belang-belang oranye putih mirip ikan koi. Dengan bentuk ikan atau 'yu' maka diharapkan akan banyak rezeki datang.

Kini, nin gao baik yang produksi lokal (Tegal) dengan bungkus daun pisang dengan rasa gula merah, vanili, pandan banyak dijajakan. Juga kue keranjang buatan Malaysia. Sedangkan nin gao bentuk ikan banyak ditawarkan oleh resto-resto Cina di hotel berbintang. Ada yang polos, vanilla, cokelat atau memakai campuran buah kurma. Rasanya lembut-lembut manis!

Nah, buat mereka yang merayakan Imlek, bersiaplah menyogok Dewa Dapur. "Gong Xi Fa Cai - Wan Shi Ru Yi - Shen Ti Jian Kang"!
(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads