Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
images
waktu berbuka
17:53 WIB
wilayah Jakarta
Back
Rekomendasi Tempat Makan

Mudik ke Jogja? Jangan Lewatkan 5 Kuliner Legendaris di Pasar Pathuk

Sonia Basoni - detikFood

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Resep Nasi Kuning Banjar dan Haruan Habang
Foto: detikfood/odilia
Jakarta -

Bagi pemudik atau wisatawan yang menghabiskan libur Lebaran di Yogyakarta, berburu kuliner pagi di pasar tradisional ini dijamin puas dan kenyang!

Salah satu tempat yang patut disinggahi saat liburan atau mudik ke Yogyakarta adalah Pasar Pathuk. Pasar tradisional yang berada di kawasan Ngampilan ini lokasinya tidak jauh dari Malioboro. Pasar ini dikenal sebagai pusat sarapan favorit warga lokal sejak pagi hari.

Beragam jajanan pasar hingga hidangan berat bisa ditemukan di sini dengan harga yang relatif terjangkau. Suasananya juga khas, karena berada di kawasan yang dikenal sebagai sentra bakpia sehingga sering disebut memiliki nuansa oriental.

Mulai dari jajanan legendaris, minuman hangat tradisional, hingga menu sarapan yang mengenyangkan, semuanya tersedia di pasar ini. Tak heran jika Pasar Pathuk kerap menjadi tujuan kuliner pagi bagi wisatawan maupun warga Jogja.

Berikut lima rekomendasi kuliner wajib yang legendaris dan patut dicoba saat di Pasar Pathuk.

1. Martabak Telur Puyuh Bu Jumirah

Kuliner Legendaris di Pasar PathukKuliner Legendaris di Pasar Pathuk Foto: Site Culinary/Visual

Martabak Telur Puyuh Bu Jumirah menjadi salah satu kuliner legendaris yang wajib dicoba saat berkunjung ke Pasar Pathuk, Yogyakarta. Jajanan kaki lima ini sudah dijual sejak 1994 dan dikenal karena rasanya yang gurih serta harganya yang ramah di kantong.

Satu porsi martabak dibanderol sekitar Rp4 .000 hingga Rp 5.000. Isinya berupa campuran daun bawang, kol mentah, irisan ayam, serta telur puyuh utuh untuk varian tertentu. Martabak dimasak dadakan sehingga disajikan hangat dan renyah saat dibeli. Bu Jumirah berjualan menggunakan gerobak sederhana di area selatan Pasar Pathuk mulai pukul 06.30 WIB.

Karena populer dan sempat viral, martabak ini sering habis hanya dalam waktu sekitar tiga jam setelah buka, sehingga pengunjung disarankan datang lebih awal.


2. Jenang Gempol Bu Tum

Kuliner Legendaris di Pasar PathukKuliner Legendaris di Pasar Pathuk Foto: Site Culinary/Visual

Jenang Gempol Bu Tum menjadi rekomendasi kuliner berikutnya yang wajib dicoba saat berkunjung ke Pasar Pathuk, Yogyakarta. Lapak yang berada di dekat pintu barat pasar ini sudah berjualan sejak 2006 dan selalu ramai pembeli.

Satu porsi jenang gempol berisi bola-bola tepung beras yang disebut gempol, bubur sumsum gula merah, serta kuah santan yang gurih. Perpaduan rasa manis dan gurih membuat kudapan tradisional ini cocok disantap sebagai sarapan atau camilan pagi.

Selain jenang gempol, Bu Tum juga menjual es cincau dan dawet beras yang menyegarkan. Harganya pun terjangkau, mulai sekitar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per porsi. Lapak ini buka setiap hari pukul 07.00-10.00 WIB.


3. Wedang Tahu Bu Kardi

wedang tahu bu sukardiwedang tahu bu sukardi Foto: Misericordias Domini/detikcom

Tak lengkap rasanya ke Pasar Pathuk jika tidak mencicipi Wedang Tahu Bu Kardi yang terbilang ikonik dan legendaris. Minuman hangat ini terbuat dari kembang tahu atau sari kedelai yang lembut, disajikan dengan kuah jahe, gula jawa, dan rempah-rempah sehingga menghadirkan rasa manis hangat yang menenangkan.

Usaha ini bermula pada 2008 dari resep yang dikirim anak Bu Kardi saat bekerja di Malaysia. Setelah melalui berbagai percobaan, resep tersebut disesuaikan dengan selera warga Jogja. Awalnya sempat sepi pembeli, tetapi popularitasnya meningkat sejak dikenal di media sosial sekitar 2016.

Kini wedang tahu Bu Kardi justru selalu ramai pembeli dan sering habis sebelum siang. Satu mangkuknya dijual sekitar Rp 8.000 dan cocok dinikmati saat pagi hari. Lapaknya buka sejak pukul 07.00 hingga jualannya habis.

4. Yammie Pathuk

Kuliner Legendaris di Pasar PathukKuliner Legendaris di Pasar Pathuk Foto: Site Culinary/Visual

Salah satu tempat makan yang cukup terkenal di kawasan Pasar Pathuk adalah Yammie Pathuk. Kedai yamie ini sudah berdiri sejak 1999, dikenal mempertahankan cita rasa yang konsisten hingga sekarang. Gerai utamanya berada di Jalan Kemetiran Kidul, Gedong Tengen, Yogyakarta, dengan beberapa cabang lain termasuk di Pasar Pathuk.

Khusus cabang Pasar Pathuk, jam operasionalnya mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB setiap hari. Harga seporsi yamie tergolong terjangkau, mulai sekitar Rp 15.000. Pengunjung juga dapat menambahkan lauk seperti bakso goreng atau siomay dengan harga sekitar Rp 5.000.

Untuk minuman, tersedia beragam pilihan seperti teh, jeruk, es tape ketan, hingga sari kacang hijau yang cocok dinikmati bersama semangkuk yamie hangat.

5. Nasi Kuning Muna Cung

Kuliner Legendaris di Pasar PathukNasi Kuning Muna Cung. Foto: X/@widino

Bagi pencinta sarapan khas Jogja, Nasi Kuning Muna Cung di Pasar Pathuk menjadi salah satu kuliner yang patut dicoba. Lapak kaki lima sederhana ini berada di depan pintu samping pasar, buka sejak pukul 07.00 dan dikenal luas setelah sering muncul di konten food vlogger.

Meski tempat makannya terbatas, pembeli tetap rela antre sejak pagi untuk menikmati seporsi nasi kuning gurih dengan beragam lauk. Satu porsi biasanya berisi serundeng, abon, telur gulung, perkedel, serta kering kentang dengan harga sekitar Rp 16.000.

Pengunjung juga bisa menambah lauk seperti sate ayam, ayam suwir, empal, hingga babat dan iso dengan harga berbeda. Aroma nasi kuning yang sedap dan porsinya yang cukup banyak membuat kuliner ini semakin digemari wisatawan maupun warga lokal.

(sob/adr)