Senin, 19/06/2017 19:20 WIB

Sajian Lezat untuk Hari Raya

Rahasia Kelezatan Rendang Terletak pada Santannya

Maya Safira - detikFood
Rahasia Kelezatan Rendang Terletak pada Santannya Foto: iStock
Sajian lebaran identik dengan rendang. Pemakaian santan menjadi bagian terpenting dari proses pembuatan makanan khas Minang ini.

Selain aneka rempah, santan termasuk bahan yang diperlukan dalam proses memasak rendang. Pemakaiannya memberi citarasa gurih pada olahan rendang.

"Santan itu unsur mutlak sebenarnya. Kalau bicara tradisional itu unsur mutlak. Sekarang mungkin bisa diganti menjadi susu dan lainnya. Kalau pakai susu, minyaknya nggak keluar ya," tutur Reno Andam Suri, ahli kuliner Minang, ketika ditemui Detikfood (14/6).

Rahasia Kelezatan Rendang Terletak pada SantannyaFoto: Santan jadi unsur mutlak pembuatan rendang (iStock)

Reno yang menjalankan bisnis Rendang Uni Farah mengatakan bahwa yang dicari dari penggunaan santan pada rendang adalah minyaknya. Karena minyak yang membuat rendang awet.

"Kan ini (rendang) salah satu proses pengawetan. Daging menjadi kering, minyaknya naik dan airnya nihil. Bakteri hidup di air. Jadi nggak hidup di minyaknya. Ini yang bisa dilakukan kelapa. Jadi penting sebetulnya untuk rendang bertemu dengan kelapa," tambah Reno.

Tapi sebenarnya tidak masalah jika orang ingin membuat rendang yang menggunakan susu. Ini kadang dilakukan bagi yang ingin versi lebih sehat karena mencegah kolesterol.

Meski begitu Reno menyebut bahwa rendang tetap bisa sehat meski pakai santan. Tidak masalah bila mengonsumsi rendang yang dimasak dari awal sampai akhir.

"Minyak yang paling sehat itu VCO (virgin coconut oil). Kemudian kenapa (rendang pakai santan) dibilang nggak sehat, karena dipanaskan berulang. Kita masak dari awal sampai ujung rendang, sehat adanya,"tutur wanita berhijab ini.

Rahasia Kelezatan Rendang Terletak pada SantannyaFoto: Minyak yang keluar dari santan pada rendang (Detikfood)


Reno mengatakan sebenarnya pemicu kolesterol bukan sekedar minyak dari santan. "Yang membuat kolesterol yang orang bilang itu adalah dimasak kalio terus kalau kita makan, nggak habis. Besoknya panasin lagi. Kalau satu kali proses masak nggak kenapa-kenapa. Sama satu lagi, kolesterol itu dari daging. Karena rendang biasa identik dengan daging," paparnya lebih lanjut.

Mengenai penggunaan santan untuk rendang, Reno berbagi beberapa tips. Antara lain memakai santan dari kelapa tua dan jenis santan kental.

Ia juga menyebut takaran santan dalam rendang daging. "Hematnya 1 kg daging pakai (santan) 3 butir kelapa. Kalau mau generous bumbunya, ya kelapanya empat," pungkasnya.


Mau tahu pengolahan rendang tradisional? Lihat dulu video berikut ini.

(odi/msa)



Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Iklan: sales[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com