Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
images
waktu berbuka
18:09 WIB
wilayah Jakarta
Back

Ternyata Ini Kebiasaan Makan yang Bikin Ngantuk Usai Berbuka Kata Ahli Gizi

Dita Aliccia Armadani - detikFood

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi ngantuk setelah berbuka puasa
Jakarta - Kebiasaan makan yang buruk saat berbuka puasa ternyata dapat memicu kantuk dan lemas. Ahli gizi ini pun mengungkap kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari.

Merasa ngantuk setelah buka puasa sering dianggap hal biasa, padahal menurut dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK, kondisi ini bisa berkaitan dengan lonjakan gula darah dan pola makan saat berbuka.

Dalam unggahan video Instagram @dianasuganda (27/2), ia menjelaskan bahwa rasa kantuk setelah berbuka sering dipicu oleh pilihan makanan.

Saat berbuka dengan minuman atau makanan tinggi gula, kadar gula darah akan naik dengan cepat. Namun, kenaikan yang terlalu tinggi ini biasanya diikuti penurunan yang juga cepat.

"Ini bisa terjadi karena lonjakan gula darah. Ingat-ingat, tadi bukanya pakai apa? Kalau misalnya bukanya terlalu banyak minuman manis, kolak-kolak yang santannya tinggi, gorengan, yakin ya?" jelasnya.

Ilustrasi Buka Puasa KeluargaIlustrasi Buka Puasa Keluarga Foto: istock

Kondisi lonjakan gula darah bisa membuat gula darah naik dengan cepat, lalu turun cepat pula. Alhasil, badan cepat lemas dan rasa kantuk bakal muncul.

Selain itu, makan dalam porsi besar alias kalap setelah perut kosong seharian juga memengaruhi kondisi tubuh. Aliran darah akan lebih banyak menuju saluran cerna untuk membantu proses pencernaan.

Akibatnya, aliran darah ke otak berkurang dan tubuh terasa lebih santai hingga akhirnya mengantuk.

dr. Diana juga menyinggung soal karbohidrat sederhana yang terlalu banyak dikonsumsi saat berbuka. "Cepat naik, langsung juga cepat turun. Jadi kita crash (gula darah), malah langsung lemes," ujarnya.

Ia menambahkan konsumsi minuman manis berlebihan juga idealnya dihindari. Konsumsi minuman ini tanpa diimbangi air putih cukup bisa membuat tubuh semakin dehidrasi, yang akhirnya membuat sulit fokus dan mudah mengantuk.

Tak hanya soal gula darah, respons hormon lapar dan kenyang juga berperan. Setelah makan, sistem saraf parasimpatis aktif sehingga tubuh masuk ke kondisi lebih rileks.

Perasaan santai ini memang normal, tetapi bisa memicu rasa kantuk. Untuk menghindari kondisi tersebut, dr. Diana menyarankan agar berbuka dilakukan secara bertahap.

Kamu bisa memulainya dengan konsumsi air putih dan kurma secukupnya dulu. Lalu lanjutkan makan menu gizi seimbang yang terdiri dari protein, serat, dan karbohidrat kompleks.

Hindari minuman terlalu manis dan makan perlahan, jangan kalap. Terakhir, coba penuhi kebutuhan hidrasi dengan minum air putih yang cukup dari jam buka puasa hingga sahur.

(sob/adr)