Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
images
waktu berbuka
18:09 WIB
wilayah Jakarta
Back

Makanan Penambah Tenaga ala Zaidul Akbar, Puasa Dijamin Tidak Lemas

Dita Aliccia Armadani - detikFood

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Manfaat kurma
Jakarta - Asupan sahur penting diperhatikan karena memengaruhi kondisi tubuh selama berpuasa. dr. Zaidul Akbar pun mengungkap sejumlah makanan sebagai pilihan terbaik.

Menjaga energi selama berpuasa menjadi perhatian banyak orang, terutama agar tubuh tetap bugar saat beraktivitas seharian. Dalam tayangan YouTube dr. Zaidul Akbar (25/4/2023), ia menjelaskan jenis makanan yang dinilai tepat dikonsumsi saat sahur maupun berbuka untuk membantu menjaga vitalitas selama Ramadan.

Menurut dr. Zaidul Akbar, kunci utama menjaga tenaga bukan hanya pada karbohidrat, melainkan lemak. Menurutnya, lemak memiliki mekanisme pelepasan energi yang lebih lambat dibandingkan karbohidrat.

"Kalau ditanya itu apa, maka jawaban saya adalah lemak," ujar Zaidul Akbar dalam tayangan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa lemak bekerja dengan sistem 'slow release', yakni energi tidak langsung dilepaskan sekaligus oleh tubuh. Berbeda dengan sumber karbohidrat yang bersifat instan dan cepat dikeluarkan energinya sehingga membuat seseorang lebih cepat merasa lapar kembali.

Zaidul Akbar mencontohkan beberapa sumber lemak yang bisa dikonsumsi saat sahur. Salah satunya adalah butter atau mentega dari lemak hewani sapi, bukan lemak nabati. Ia menyarankan butter dikombinasikan dengan kurma.

Ciri kurma Israelkurma Foto: Getty Images/Ricky Herawan

"Ketika Anda makan dengan kurma itu sangat baik, memberikan power (tenaga)," katanya.

Ia bahkan menyebut bahwa mengonsumsi kurma bersamaan dengan lemak adalah salah satu kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Cara konsumsinya bisa dengan mencocol kurma ke dalam butter.

Kurma yang sudah dicampur butter dapat ditambahkan sedikit garam mineral non-rafinasi. Menurutnya, kombinasi lemak dan mineral dari garam non-rafinasi membantu menjaga hidrasi sekaligus vitalitas tubuh selama berpuasa.

Selain butter, ia juga menyarankan alternatif lain seperti minyak kelapa murni (VCO), minyak zaitun, atau santan. Jika tidak terbiasa mengonsumsi santan saat sahur, VCO dalam bentuk kapsul atau minyak zaitun dapat menjadi alternatif. Ia juga menyarankan untuk menambahkan minyak zaitun atau minyak kelapa pada nasi saat sahur agar energi lebih tahan lama.

Menurut penjelasan dr. Zaidul Akbar, pemilihan sumber lemak yang tepat dapat membantu menjaga energi tetap stabil selama menjalankan ibadah puasa.

(yms/adr)