Alasan Telur untuk Kue Harus Bersuhu Ruangan Kata Chef Yongki Gunawan
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Beberapa hal perlu diperhatikan ketika hendak membuat kue, termasuk penggunaan telur yang harus bersuhu ruangan. Kenapa ya? Ini kata chef Yongki Gunawan.
Telur menjadi salah satu bahan yang paling umum digunakan saat membuat kue. Umumnya telur dicampur ke adonan karena berfungsi sebagai pengikat, pengembang alami, pelembap, dan emulsifier.
Protein dalam telur juga dapat memperkuat struktur kue. Sedangkan lemak dan kuningnya memberi kelembutan serta aroma dan warna khas.
Namun penggunaan telur dalam hal 'baking' atau membuat kue perlu diperhatikan. Tidak sekadar memilih jenis telur berkualitas, tetapi umur simpan telur sampai suhu telur juga berpengaruh.
Chef Yongki Gunawan pun membagikan sejumlah alasan mengapa telur perlu diperhatikan saat pembuatan kue.
Berikut penjelasannya :
1. Telur harus berusia 5 hari
Telur mentah yang paling baik digunakan maksimal berusia 5 hari setelah ayam bertelur. Foto: Istimewa |
Menurut chef Yongki, penggunaan telur yang baik dalam pembuatan kue yaitu telur berumur lima hari dari waktu ayam bertelur.
"Telur itu bulat, tetapi sebenarnya di dalamnya ada pori-porinya. Kalau kita diamkan lama-lama ada udara masuk. Nah kalau udara masuk itu membawa bakteri Salmonella," ujar chef Yongki kepada detikFood.
Jika menggunakan telur lebih dari 5 hari, bisa jadi bakteri tersebut sudah tumbuh dan menyebar yang akhirnya memakan visilin atau serat-serat dalam telur dan mengeluarkan gas.
"Makanya telur yang usianya udah 15 hari, biasanya dia bau karena udah terlalu banyak bakteri di dalamnya dan telur itu akan ngambang kalau diletakkan di dalam air," lanjutnya.
Penggunaan telur segar berusia maksimal 5 hari ini dapat menjaga kualitas, tekstur, dan daya tahan kue agar tidak mudah rusak atau basi.
2. Telur suhu ruang bikin adonan lebih menyatu
Penggunaan telur di suhu ruang membuat adonan lebih menyatu. Foto: iStock |
Suhu penggunaan telur juga perlu diperhatikan. Pada suhu ruang, kuning telur lebih mudah pecah, sehingga bahan-bahan tercampur lebih merata.
Telur bersuhu ruang sangat penting untuk resep kue, seperti kue keju yang mana mengandung lemak tinggi. Pasalnya, telur dingin dapat membuat lemak mengeras kembali dan menghasilkan adonan yang menggumpal dan akan memengaruhi tekstur akhir kue, lapor tasteofhome.com (30/11/2024).
3. Menghasilkan volume kue lebih baik
Selain membuat adonan lebih menyatu, penggunaan telur bersuhu ruang juga dapat membuat adonan mengembang. Hal ini penting unntuk beberapa jenis kue dan meringue.
Chef Yongki mengungkap telur dingin dari kulkas membuat visilin menggumpal, sehingga susah mengembang saat dikcook.
Pemanggangan kue dengan telur dingin juga membutuhkan waktu lama dibandingkan dengan telur suhu ruang. Oleh karena itu, lebih baik menggunakan telur suhu ruang yang bisa membuat adonan mengembang lebih mudah hingga menghasilkan tekstur kue lebih lembut.
4. Tips menggunakan telur suhu ruang
Chef Yongki Gunawan juga membagikan tips menggunakan telur bersuhu ruang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Jika kamu terbiasa menyimpan telur dalam kulkas tetapi ingin menggunakannya untuk membuat kue, beberapa tips bisa diperhatikan.
Sehabis diambil dari kulkas, telur bisa direndam terlebih dahulu dalam air bersuhu ruang. Hindari menggunakan air hangat atau panas agar telur tidak matang.
Setelah terasa dingin, kurang lebih didiamkan 10 hingga 15 menit. Keringkan telur dan telur siap digunakan untuk membuat kue.
(aqr/adr)
-
Ayam3 Resep Ayam Serundeng yang Sedap, Pakai Kelapa hingga Lengkuas
-
KueResep Dadar Gulung Isi Unti Kelapa yang Manis dan Harum Nangka
-
TelurResep Semur Telur dan Tahu ala Betawi, Menu Ekonomis yang Sedap
-
Minuman3 Resep Es Campur Spesial untuk Buka Puasa, Segar dengan Isian Melimpah



