Lagi Viral jadi Takjil, Ini 5 Fakta Kurma Campur Mentega
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Kreasi kurma dan mentega sebagai takjil sedang viral di media sosial. Tak sekadar populer, ternyata camilan ini menyimpan banyak khasiat.
Banyak netizen berkreasi dengan kurma sebagai menu takjil menarik selera dan kaya khasiat. Salah satunya perpaduan antara kurma yang diberi tambahan mentega.
Ternyata kombinasi tersebut bukan sekadar takjil viral saja. Resep ini telah lama dikonsumsi serta memiliki beberapa khasiat untuk menjaga kesehatan.
Dilansir dari Times of India, berikut fakta kurma dengan mentega:
Perpaduan kurma dan mentega ternyata sudah dikonsumsi sejak ribuan tahun silam. Foto: TikTok |
1. Berasal dari Tradisi Kuno
Resep kurma dan mentega sebenarnya bukan baru diciptakan. Sejak ribuan tahun lalu, kombinasi antara kurma dan mentega sudah mulai dikonsumsi.
Campuran kurma dan mentega menjadi camilan yang banyak dikonsumsi masyarakat di lingkungan padang pasir. Kurma yang manis dan legit dengan mentega diandalkan sebagai camilan padat energi.
Saat itu, orang menggabungkan kurma yang manis dengan mentega yang kaya lemak untuk mendapatkan energi yang stabil di tengah kondisi ekstrem. Kandungan energinya juga cocok untuk menggantikan energi tubuh setelah puasa seharian.
2. Alasan Kurma dan Mentega Cocok untuk Takjil
Kurma sering dianjurkan sebagai menu buka puasa karena kandungan gulanya cepat diserap tubuh. Kurma kaya akan gula alami, glukosa dan fruktosa, yang membantu menaikkan kadar gula darah secara bertahap setelah puasa panjang.
Sementara mentega berperan sebagai lemak sehat tambahannya. Ketika dipadukan dengan kurma, mentega akan memperlambat penyerapan gula dari kurma.
Jadi ada sensasi rasa kenyang yang lebih lama. Kandungan lemak dari mentega juga membantu menyimpan energi dan menjaga kestabilan gula darah apalagi saat berbuka puasa.
3. Cara Membuat yang Mudah
Perpaduan kurma dengan mentega dapat menjadi salah satu alternatif agar tak bosan makan kurma. Caranya cukup mudah, hanya tinggal menyiapkan kurma dan mentega saja.
Pertama-tama, belah kurma dan keluarkan bijinya agar bagian tengannya kosong. Masukan mentega secukupnya. Camilan ini pun siap disantap.
Takjil ini disarankan dikonsumsi sebab baik untuk lambung yang sensitif. Foto: TikTok |
4. Baik untuk Lambung yang Sensitif
Berbuka puasa tidak sama artinya dengan makan sebebasnya. Takjil yang terlalu pedas atau tinggi gula tambahan justru bisa memicu rasa tidak nyaman di lambung kosong.
Asupan makanan yang masuk ke lambung pertama kali saat berbuka puasa juga harus dipertimbangkan. Makanan ringan yang mudah dicerna dan rendah iritan adalah pilihan terbaik untuk buka puasa agar sistem pencernaan tidak terkejut.
Paduan kurma dan mentega yang lembut disebut lebih 'bersahabat' dengan lambung. Lambung pun kembali 'dibangunkan' secara perlahan setelah puasa.
5. Sebagai Nutrisi Tambahan
Kurma kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan karotenoid yang membantu menangkal stres oksidatif. Stres oksidatif ini salah satu penyebabnya ialah tubuh yang kelaparan.
Antioksidan juga mendukung sistem imun yang optimal. Menjaga kekebalan tubuh penting untuk diperhatikan selama bulan ramadan agar ibadah puasa berjalan dengan lancar.
Sementara mentega melengkapi kurma melalui kandungan lemak dan vitaminnya. Mentega mengandung vitamin larut lemak termasuk vitamin A dan D yang dapat menjaga kesehatan tulang selama berpuasa.
(dfl/adr)
-
KueResep Dadar Gulung Isi Unti Kelapa yang Manis dan Harum Nangka
-
TelurResep Semur Telur dan Tahu ala Betawi, Menu Ekonomis yang Sedap
-
Minuman3 Resep Es Campur Spesial untuk Buka Puasa, Segar dengan Isian Melimpah
-
Tahu dan TempeResep Martabak Tahu Kulit Lumpia yang Renyah dan Isiannya Gurih


