Jakarta - Suatu hari ibu mertua saya berkunjung ke rumah. Seperti biasa kalau lagi berkunjung ke rumah kami beliau selalu menyempatkan diri untuk memasak makanan favorit suami saya yakni semur jengkol dan kari ayam. Yang namanya suami saya kalau sudah ketemu sama makanan favoritnya pasti dia akan makan berkali-kali hingga meninggalkan setumpuk piring kotor. Sore harinya suami saya pergi mengantar ibu mertua pulang. Tinggallah saya dirumah dengan setumpuk piring kotor dan peralatan masak yang kotor bekas memasak semur jengkol dan kari ayam. Waduuhβ¦minyak lengket dimana-mana plus aroma jengkol yang cukup WOW baunya merebak di dapur saya. Sempat males juga mau nyuci piring, tapi saya ingin saat suami saya pulang nanti dapur sudah kembali bersih dan rapi. Akhirnya saya paksakan diri untuk mulai bersih-bersih. Saat saya bersiap mau nyuci piring ternyata sunlight cair persediaan saya tinggal sedikit, sementara peralatan masak dan piring kotor yang perlu di cuci jumlahnya cukup banyak. Padaha l kalau mau beli sunlight ke supermarket atau warung jaraknya cukup jauh dari rumah dan nggak mungkin juga mau minta antar suami. Saya sempat ragu juga kira-kira cukup enggak ya..sunlightnya buat nyuci piring sebanyak itu. Akhirnya dengan mengucap bismillah saya tuangkan sunlight cair yang tinggal sedikit ke dalam air, lalu mulailah saya membersihkan noda minyak dan bau jengkol yang menempel di piring kotor. Ternyata walaupun sunlight cairnya hanya tinggal sedikit tapi tetap masih bisa menghasilkan busa yang cukup melimpah.
Wah..saya senang sekali karena akhirnya semua piring kotor dan peralatan masak saya bisa kembali bersih dan wangi. Inilah kehebatan sunlight cair busanya tetap melimpah sampai tetesan yang paling akhir..bener-bener double WOW deh untuk kehebatan sunlight dan untuk piring-piring cantik saya yang kembali bersih bersinar berkat Sunlight.
(gls/gls)