(gls/gls)
Ngabuburit, Gudheg, dan Sunlight
Senin, 01 Okt 2012 18:44 WIB
Jakarta - Lembayung di langit mulai menampakkan diri. Saat itu aku baru pulang kerja dan waktu berbuka sudah tinggal beberapa menit lagi. Aku melangkahkan kakiku menuju ke tempat makan Gudheg favorit yang ternyata sudah dipenuhi pengunjung. Sementara penjualnya yang terlihat membelakangi kami sibuk dengan menu yang akan disajikannya untuk puluhan pelanggan yang sudah mengerumun. Aku ingin memesan, tapi belum sempat sepatah kata keluar dari mulut. Tiba-tiba dia membalikkan badan dan berteriak lantang βPiringnya habis.. Yang mau makan di sini tidak bisa.β Getaran mendadak menyentak hati, aku menggigil. Kupikir aku harus melakukan sesuatu karena aku tidak mungkin membungkusnya dan memakannya di jalan karena perut sudah terlalu keroncongan. Aku bergegas ke tempat pencucian piringnya untuk mencari piring yang kotor. Kulihat ada Sunlight lime refill di tempat itu. Dan tanpa Ba-bi-bu, aku pun mencuci sebuah piring yang sangat kotor, bau, dan penuh lemak. Untungnya dengan pencuci piring Sunlig ht tersebut, piring yg aku cuci jadi lebih cepat bersih. Lalu aku pun menyodorkan piring itu ke si penjual dan penjualpun langsung menerimanya karena sudah banyak pengunjung yang setadinya antri membatalkan niatnya dan mencari tempat makan lain tempat. Tak lama Adzan pun berkumandang. Makanan yang aku pesan juga sudah datang. Aku pun segera menikmati Gudheg favorit. Sebuah rasa syukur yang tak terhingga kualami saat itu. Ini juga berkat dari Sunlight, Si produk pembersih ampuh yang membuat segala peralatan rumah tangga menjadi lebih mudah dan cepat dibersihkan. Terimakasih Sunlight!
(gls/gls)
(gls/gls)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN