Nama: Farida JohanaEmail: farida_johana@yahoo.comAlamat: Puri Media Blok B1/no.30Lokasi Bersantap: Nasi Kapau Pasar BukittinggiBersantap nasi Kapau di tempat asalnya memang berbeda. Selain disajikan dengan cara yang unik, lauk-pauknya pun sangat khas. Belum lagi harganya yang sangat murah sehingga Anda bisa tambo dan tamboo... lagi!!Waktu saya berlibur ke Padang, saya mendapat kesempatan makan nasi Kapau bersama teman saya di pasar Bukittinggi, Padang. Saat itu suasana pasar bisa di bilang masih porak-poranda akibat gempa, tetapi kebetulan di area tempat kami makan tidak terkena gempa. Nasi Kapau di tempat tersebut memang terkenal, sebab macam lauknya yang sedikit berbeda dengan nasi Padang pada umumnya. Di tempat tersebut di sediakan usus sapi yang diisi dengan tahu dan santan, sehingga empuk dan gurih rasanya. Lalu sayuran yang khas adalah daun kubis yang di masak dengan santan pedas tanpa di potong-potong, rasanya juga sangat enak. Nasi yang disajikan juga berbeda rasanya dengan nasi pada umumnya loh. Menurut sang penjual, hal tersebut dikarenakan beras yang di pakai juga berbeda dan hanya bisa di beli di daerah situ saja.Lauk lainnya adalah dendeng balado, ayam goreng, rendang, ikan kalio, hati, dan masih banyak lagi. Rasanya memang berbeda karena lebih pedas, tapi hmm...enak sekali. Yang unik dari nasi Kapau ini, penjualnya melayani pembeli dengan duduk di atas bangku yang posisinya tinggi. Dikelilingi oleh susunan kuali sehingga tempat lauk pauknya disusun seperti gunung. Untuk menyendok lauk tersebut dipergunakan sendok sayur yang bergagang panjang. Untuk menetralisir rasa pedas nasi Kapau, di dekat penjual nasi ada yang berjualan es semacam es dawet. Es dawet tersebut di lengkapi dengan cendol dan lupis ketan. Setelah itu baru disiram dengan sirup gula aren dan santan, lalu yang terakhir ditaburi dengan topping semacam corn flack di atasnya.Pengalaman tersebut sangat menarik, karena kami makan di antara puing-puing pasar bekas gempa dan kebakaran. Walaupun begitu tetap bersih, dan bahkan hampir tidak ada lalat yang berterbangan di sekitarnya. Nasi Kapau ini bisa dicoba kalau ada kesempatan datang ke Padang. (dev/Odi)
Jakarta -
Nama: Farida JohanaEmail: farida_johana@yahoo.comAlamat: Puri Media Blok B1/no.30Lokasi Bersantap: Nasi Kapau Pasar BukittinggiBersantap nasi Kapau di tempat asalnya memang berbeda. Selain disajikan dengan cara yang unik, lauk-pauknya pun sangat khas. Belum lagi harganya yang sangat murah sehingga Anda bisa tambo dan tamboo... lagi!!Waktu saya berlibur ke Padang, saya mendapat kesempatan makan nasi Kapau bersama teman saya di pasar Bukittinggi, Padang. Saat itu suasana pasar bisa di bilang masih porak-poranda akibat gempa, tetapi kebetulan di area tempat kami makan tidak terkena gempa. Nasi Kapau di tempat tersebut memang terkenal, sebab macam lauknya yang sedikit berbeda dengan nasi Padang pada umumnya. Di tempat tersebut di sediakan usus sapi yang diisi dengan tahu dan santan, sehingga empuk dan gurih rasanya. Lalu sayuran yang khas adalah daun kubis yang di masak dengan santan pedas tanpa di potong-potong, rasanya juga sangat enak. Nasi yang disajikan juga berbeda rasanya dengan nasi pada umumnya loh. Menurut sang penjual, hal tersebut dikarenakan beras yang di pakai juga berbeda dan hanya bisa di beli di daerah situ saja.Lauk lainnya adalah dendeng balado, ayam goreng, rendang, ikan kalio, hati, dan masih banyak lagi. Rasanya memang berbeda karena lebih pedas, tapi hmm...enak sekali. Yang unik dari nasi Kapau ini, penjualnya melayani pembeli dengan duduk di atas bangku yang posisinya tinggi. Dikelilingi oleh susunan kuali sehingga tempat lauk pauknya disusun seperti gunung. Untuk menyendok lauk tersebut dipergunakan sendok sayur yang bergagang panjang. Untuk menetralisir rasa pedas nasi Kapau, di dekat penjual nasi ada yang berjualan es semacam es dawet. Es dawet tersebut di lengkapi dengan cendol dan lupis ketan. Setelah itu baru disiram dengan sirup gula aren dan santan, lalu yang terakhir ditaburi dengan topping semacam corn flack di atasnya.Pengalaman tersebut sangat menarik, karena kami makan di antara puing-puing pasar bekas gempa dan kebakaran. Walaupun begitu tetap bersih, dan bahkan hampir tidak ada lalat yang berterbangan di sekitarnya. Nasi Kapau ini bisa dicoba kalau ada kesempatan datang ke Padang. (dev/Odi)
Nama: Farida JohanaEmail: farida_johana@yahoo.comAlamat: Puri Media Blok B1/no.30Lokasi Bersantap: Nasi Kapau Pasar BukittinggiBersantap nasi Kapau di tempat asalnya memang berbeda. Selain disajikan dengan cara yang unik, lauk-pauknya pun sangat khas. Belum lagi harganya yang sangat murah sehingga Anda bisa tambo dan tamboo... lagi!!Waktu saya berlibur ke Padang, saya mendapat kesempatan makan nasi Kapau bersama teman saya di pasar Bukittinggi, Padang. Saat itu suasana pasar bisa di bilang masih porak-poranda akibat gempa, tetapi kebetulan di area tempat kami makan tidak terkena gempa. Nasi Kapau di tempat tersebut memang terkenal, sebab macam lauknya yang sedikit berbeda dengan nasi Padang pada umumnya. Di tempat tersebut di sediakan usus sapi yang diisi dengan tahu dan santan, sehingga empuk dan gurih rasanya. Lalu sayuran yang khas adalah daun kubis yang di masak dengan santan pedas tanpa di potong-potong, rasanya juga sangat enak. Nasi yang disajikan juga berbeda rasanya dengan nasi pada umumnya loh. Menurut sang penjual, hal tersebut dikarenakan beras yang di pakai juga berbeda dan hanya bisa di beli di daerah situ saja.Lauk lainnya adalah dendeng balado, ayam goreng, rendang, ikan kalio, hati, dan masih banyak lagi. Rasanya memang berbeda karena lebih pedas, tapi hmm...enak sekali. Yang unik dari nasi Kapau ini, penjualnya melayani pembeli dengan duduk di atas bangku yang posisinya tinggi. Dikelilingi oleh susunan kuali sehingga tempat lauk pauknya disusun seperti gunung. Untuk menyendok lauk tersebut dipergunakan sendok sayur yang bergagang panjang. Untuk menetralisir rasa pedas nasi Kapau, di dekat penjual nasi ada yang berjualan es semacam es dawet. Es dawet tersebut di lengkapi dengan cendol dan lupis ketan. Setelah itu baru disiram dengan sirup gula aren dan santan, lalu yang terakhir ditaburi dengan topping semacam corn flack di atasnya.Pengalaman tersebut sangat menarik, karena kami makan di antara puing-puing pasar bekas gempa dan kebakaran. Walaupun begitu tetap bersih, dan bahkan hampir tidak ada lalat yang berterbangan di sekitarnya. Nasi Kapau ini bisa dicoba kalau ada kesempatan datang ke Padang. (dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN