Jakarta - Pekanbaru, Haidir TanjungEmail : haidir_tanjung@yahoo.comAlamat : PekanbaruLokasi Bersantap : RM Pondok PatinIkan patin merupakan salah satu jenis ikan yang menjadi favorit makanan khas warga di Riau. Tak terkecuali bagi saya juga. Tapi bagi saya ikan patin ini paling enak di sayur asam pedas. Salah satu rumah makan yang pernah saya rasakan paling lezat memasak ikan patinnya, tidak lain rumah makan Pondok Patin di Jl Khaharuddin Nasution, Kecamatan Simpang Tiga, Pekanbaru. Lokasinya pun tak jauh dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.Rumah makan Pondok Patin milik H Yunus ini, persis dipinggir badan jalan, menuju Kampus Universitas Islam Riau. Pondok berdiri di atas tanah dengan luas sekitar 400 meter persegi ini, memiliki satu bangunan utama dan dua bangunan penunjang yang saling berhadapan. Rumah makan ini berbentuk panggung dengan dinding papan setinggi ukuran satu meter. Sehingga, bila kita duduk di dalam rumah makan ini, terasa hembusan angin alam yang sejuk.Untuk makan di Pondok Patin ini kita bisa memesan sebelumnya dengan telepon, atau langsung memesan saat kita tiba di tempat. Untuk pemesanan lewat telepon ini, kita tinggal menyebut nama, jumlah porsi dan pukul berapa kita akan tiba di rumah makan itu. Sebagai mana saya lakukan bersama keluarga, kami biasa memesan terlebih dahulu hidangan yang kami inginkan.Jadi begitu sampai di rumah makan kita tinggal tanya pelayan, di mana letak hidangan yang sudah kita pesan tadi. Dengan sekejap, pelayan akan mengantarkan kita ke salah satu meja makan yang telah tersedia hidangan yang kita inginkan.Namanya saja sudah Pondok Patin. Tentulah hidangan utamanya ikan patin disayur asam pedas. Disebut asem pedas, karena kuah sayur ini terasa asem dan pedas. Rasa asam ini karena kuah sayur dicampur asam belimbing. Pedasnya, tentulah rasa cabai, bukan merica.Selain menu utama ikan pantin asam pedas itu, pihak rumah makan juga menyediakan jenis hidangan lainnya. Misalnya udang goreng, ikan goreng pantau yang renyah dan tidak lupa juga disediakan urap dan lalapan. Nah khasnya juga, ada sambal cabe merah, terletak di piring kecil sekaligus disediakan rajangan bawang merah dan jeruk nipis. Begitu komplitnya, membuat lidah ingin melahap hidangan tersebut. Kita juga bisa memesan berbagai jenis minuman. Misalnya juice buah-buahan. Ada pula es yang disebut Laksamana Mengamuk, sebuah minuman khas Melayu Riau.Sebagai mana siang itu, kami bersama keluarga pun tak terasa menyantap hidangan yang ada di depan kami. Tentunya sambil menikmati hidangan, kita juga dihibur dengan orgen tunggal yang ada di Pondok Patin tersebut. Lagunya pun, bisa kita pesan, baik lagu barat, lagu Indonesia sampai lagu-lagu semenanjung Melayu. Pokoknya asik deh. Tak terasa hidangan di atas meja kami sudah ludes semuanya.Untuk makan porsi empat orang, harganya pun masih bisa terjangkau. Bersama keluarga kami hanya mengeluarkan uang Rp 200,000. Rasanya tidaklah terlalu berat mengeluarkan uang segitu selain hidangannya lezat, kita juga dihibur iringan musik.Pondok Patin ini namanya cukup tersohor di Riau karena memang hidangannya yang begitu enak di lidah. Makanya tamu-tamu pejabat pemerintah tidak lupa menyempatkan diri untuk singgah di rumah makan Pondok Patin. Sudah tidak terhitung pejabat asal Jakarta yang singgah di rumah makan ini.Malah kadang, banyak tamu dari luar Riau yang membeli masakan ikan patin asam pedas ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga. Biasanya ini di lakukan warga asal Batam dan Jakarta. Dengan menggunakan pesawat, perjalanan tak lebih dari satu setengah jam. Masakan ikan patin ini, dikemas di dalam termos nasi. Sehingga, sayur asam pedas ini masih tetap hangat untuk disantap. Mau merasakan, ya silahkan datang ke Pondok Patin. Dijamin tidak mengecewakan. Nama Rumah Makan : Pondok PatinBuka Pukul 10.00 WIB hingga Pukul 23.00 WIBAlamat Jl Khaharudin Nasutioan, Pekanbaru
(lil/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN