Tempat Makan Legendaris Masih Eksis

Kikugawa, Restoran Jepang Tertua di Indonesia yang Dibuka 52 Tahun Lalu

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 04 Des 2021 14:00 WIB
Jakarta -

Restoran Jepang modern di Jakarta kian banyak. Tetapi hal ini tak membuat Kikugawa sebagai restoran Jepang pertama dan tertua di Indonesia kehilangan pelanggannya.

Jauh sebelum Jakarta berkembang menjadi kota metropolitan yang megah seperti sekarang, cukup sulit untuk menemukan restoran Jepang yang menyajikan hidangan autentik. Sampai muncul lah restoran Kikugawa, yang pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1969, di jalan Cikini IV no.13, Menteng, Jakarta Pusat.

Lebih dari 52 tahun berselang, restoran Jepang tertua di Indonesia ini masih menyambut para pelanggan setianya dengan hidangan autentik Jepang yang klasik dan tak pernah berubah sejak puluhan tahun lalu.

Baca Juga: Restoran Jepang Tertua di Indonesia Ternyata Didirikan Oleh Mantan Serdadu" selengkapnya

Tak hanya menu makanan yang ikonik, interior vintage, lampu temaram, sampai meja makan dan kursi dari kayu rotan yang kuno menambah kesan klasik di restoran Kikugawa.

Berikut sejarah hingga menu makanan menarik yang wajib dicoba jika berkunjung ke restoran Kikugawa.

1. Restoran Jepang Pertama di Indonesia

Kikugawa, Restoran Jepang Tertua di Indonesia yang Dibuka 52 Tahun LaluKikugawa, Restoran Jepang Tertua di Indonesia yang Dibuka 52 Tahun Lalu Foto: detikFood

Banyak sejarah dan kisah menarik dibalik berdirinya restoran Kikugawa yang masih bertahan sampai sekarang. Restoran legendaris ini pertama kali didirikan oleh pasangan Terutake Kikuchi dan Amelia Paat.

Terutake Kikuchi merupakan mantan prajurit atau tentara Jepang yang menikah dengan Amelia Paat, wanita keturunan Manado. Sebelum membuka Kikugawa, Amelia dibantu oleh Terutake sudah lebih dulu membuka restoran khas Indonesia di wilayah Roppongi, Tokyo, yaitu Bengawan Solo.

Kikugawa, Restoran Jepang Tertua di Indonesia yang Dibuka 52 Tahun LaluKikugawa, Restoran Jepang Tertua di Indonesia yang Dibuka 52 Tahun Lalu Foto: detikFood

"Pemilik Kikugawa, Mr. Terutake itu dulu sangat suka dengan lagu Bengawan Solo yang pada masanya, lagu tersebut sangat hits ya. Dari Bengawan Solo ini juga akhirnya, terinspirasi lah nama Kikugawa ini," jelas Yoanita D Cahyo, selaku General Manager di Kikugawa ke detikFood (04/12).


Nama Kikugawa sendiri, diambil dari Kiku, nama keluarga Mr. Terutake dan Gawa diambil dari kata 'sungai' dalam bahasa Jepang. Mr. Terutake berharap bahwa restoran Kikugawa bisa mengalir terus seperti sungai, meskipun harus melalui masa-masa sulit. Terbukti dengan bertahannya restoran ini hingga detik ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com