Yuk, Sarapan Ketupat Sayur Ciranjang!

Yuk, Sarapan Ketupat Sayur Ciranjang!

- detikFood
Rabu, 20 Jul 2011 13:59 WIB
Jakarta - Nama Pengirim: Rika Yudani
Email: valc.riexa[at]xxx.com

Hari yang padat, harus dimulai dengan sarapan lezat dan mengenyangkan. Lontong sayur bisa menjadi salah satu pilihan. Bagi Anda yang melewati kawasan Wolter Monginsidi atau Senopati pada pagi hari, boleh lah mampir sebentar ke Jalan Ciranjang.

Setiap pagi, di ujung jalan Ciranjang yang berbatasan langsung dengan Wolter Monginsidi ada gerobak penjual lontong sayur favorit saya. Ancer-ancernya kalau dari arah Tendean, di belokan pertama ambil arah kanan persis setelah Swalayan Santa. Biasanya, sang penjual mangkal bersama dengan gerobak gorengan, soto, atau gado-gado di sebelah kanan jalan. Tempatnya sangat sederhana, tidak ada embel-embel meja, apalagi tenda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika sedang ramai, penjual lontong sayur ini mudah dikenali cukup dari banyaknya antrian kendaraan. Beberapa pembeli memang kebanyakan beli untuk dibawa pulang, namun beberapa pembeli juga suka menikmatinya di tempat. Di sana disediakan kursi plastik atau jika mau bisa langsung memintanya diantar ke mobil.

Harganya cukup murah, hanya Rp 7000,00 saja. Sangat sepadan untuk seporsi besar lontong sayur yang disertai dengan sayur labu dengan siraman kuah panas bercita rasa kuat. Selain itu ada satu buah telur ayam (utuh) dan dua potong tahu-tempe. Kuahnya yang merah kekuningan selalu disajikan panas dengan rasa pedas-gurih yang mantap. Selain itu ada juga sensasi gurih yang berasal dari santan yang dipadu cabai serta bumbu yang pas.

Kacang tolo yang digerus, sebagian disisakan dalam bentuk utuh untuk menemani labu siam dan potongan kecil tahu kulit. Sehingga membuat kuahnya terasa kental menggoda. Kalau mau bisa minta tambahkan sambal buatan si bapak penjual, agar rasanya semakin nendang. Lontongnya sendiri bertekstur lembut dan padat, sehingga rasa kenyang akan bertahan hingga makan siang.

Sedangkan telur, tahu, dan tempenya sendiri dibumbui dengan nuansa manis, menjadi penyeimbang bagi rasa kuahnya yang gurih-gurih pedas. Si bapak penjual akan menambahkan kerupuk merah sebagai pelengkap. Bila kurang, boleh minta lagi kok karena penjualnya sangat murah hati.

Saya sering mencoba lontong sayur di beberapa tempat, namun belum ada yang bisa menyaingi rasa dan kekentalan kuah lontong sayur yang satu ini. Jika Anda ingin mencobanya, pastikan datang sebelum pukul 09.30 pagi. Setelahnya, biasanya si penjual sudah berkemas pulang karena lontong sayurnya sudah habis terjual. Apalagi, jika sedang banyak peminat, pasti deh bakal kecewa karena pukul 08.30 lontong sayur istimewa ini sudah tidak bakal tersisa.

Lontong Sayur
Jalan Ciranjang
(ujung jalan yang berbatasan dengan Wolter Mongindisi)
Jakarta Selatan

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads