Email: nwrediningrum[at]yahoo.com.sg
Nasi kok dibuat burger? Ya, restoran fast food ini berhasil membuktikan bahwa burger dari nasi ternyata cukup disukai banyak orang. Tak hanya rasanya unik, dagingnya empuk, dan rasa yang ditawarkan lebih dari 10 jenis burger. Hmmm... mau coba?
Dalam rangka menikmati liburan long weekend pemilu dan easter day, ternyata niat wisata kuliner tidak semua tercapai. Untungnya ada ajakan untuk mencoba Japanese burger yang tersohor itu. Di Singapore, untuk membeli burger ini sampai ngantri. Di Indonesia? Hmmm bener saja ternyata ngantri juga.. Oala, seperti apa sih rasanya sampai-sampai membuat orang rela mengantri untuk sepotong burger?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya memesan paket Yakiniku Rice Burger yang tersohor itu, Chicken Tsukune Rice Burger, dan Cheese Beef Burger untuk anak saya. Beef Yakiniku Rice Burger yang saya pesan menggunakan daging slice yang dimasak yakiniku. Hmmm... rasanya manis dan agak gurih namun bila dikombinasikan dengan rice burger-nya yang berbahan dasar nasi kemudian dibentuk bulat seperti roti burger sih memang kombinasi yang pas.
Sayangnya karena dagingnya slice dan terdiri dari beberapa slices maka pada saat digigit dagingnya jadi amburadul. Bisa-bisa dagingnya sudah habis dimakan, namun nasi burgernya masih ada di pembungkusnya. Untuk Chicken Tsukune Rice Burger adalah ayam fillet dari dada ayam, yang dimasak dengan sedikit saus teriyaki namun warna filletnya masih agak pucat. Saya rasa sih bumbu teriyakinya belum di marinated dengan baik sehingga warna coklat pucatnya hanya ada dipermukaanya.
O ya, walaupun menggunakan fillet dada ayam namun Chicken Tsukune ini tidak keras, malah cenderung empuk. Meskipun rasanya soft saja, tidak seperti rasa Beef Yakiniku. Jadi bila dimakan dengan rice burger jadi cenderung kurang spicy. Pesanan anak saya berupa Cheese Beef Burger ini burgernya menggunakan roti bukan rice. Rotinya masih kalah empuk dengan roti dari penjual burger lain yang sejenis.
Menurut saya rasa beefnya juga tidak pure minced beef sepertinya ada campuran lain entah roti atau pencampur lainnya. Karena empuknya minced beef ini beda rasanya bila diberi campuran lagi. Rasanya sih biasa saja jika dibandingkan dengan cheese burger dari resto fast food lainnya.
Tambahannya adalah French fries yang menurut saya sedikit berbeda, karena lebih tebal dan empuk beda dengan French fries resto lain yang tipis dan lebih slim. Sedangkan minumannya standar saja yaitu hot tea. Untuk hot teanya menggunakan lipton tea sachet dan hot waternya bisa free flow, namun lebih oke jika ditambah susu atau lemon. Untuk milknya didalam packaging seperti cawan kecil mungkin sekitar 3-5 ml.
Nah untuk untuk menikmati MOS burger ini, mungkin masukan dari saya pilihlah yang rice burger karena memang itu specialitynya jangan pilih yang roti burger heheheh. Untuk harga paket yakiniku rice burger (termasuk French fries dan ice tea) Rp 40.000, Cheese Burger Rp 15.000, Chicken Tsukune Rice Burger (bukan paket) Rp 21.000, Yakiniku Rice Burger Rp 25.000 dan Hot Tea (with milk/lemon) Rp 10.000. Selama mencoba!
MOS Burger
Plaza Senayan Lt.3
Telp: 021-5730914
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN