Terjerat Ayam Betutu Bu Nengah

Terjerat Ayam Betutu Bu Nengah

- detikFood
Rabu, 06 Mei 2009 13:34 WIB
Jakarta - Nama: Purwanto Rahardjo
Email: mazpur[at]ciputra.ac.id

Sudah lama saya mendengar tentang masakan Ayam Betutu khas Bali, tetapi baru minggu lalu saya berhasil menikmatinya. Sebelum berangkat ke Bali, saya mencoba mengumpulkan keterangan Ayam Betutu mana yang terenak. Setelah bertanya kiri kanan, akhirnya saya mendapatkan informasi terpercaya yang memberikan alamat Ayam Betutu Warung Putri, masakan Bu Nengah asli Bali.

Begitu tiba di pelabuhan Gilimanuk Bali, saya mengarahkan kendaraan ke Denpasar. Tidak begitu jauh, kurang lebih 5 menit kemudian; di sebelah kiri jalan saya melihat Sign Board mungil 1 x 0,6 meter bertuliskan Warung Putri, Ayam Betutu Masakan Bu Nengah. Saya pun langsung menepikan kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa membuang waktu saya segera memesan 1 ekor ayam betutu. Pesanan saya tiba kurang lebih 10 menit kemudian. Ayam Betutu disiram bumbu kehijauan, yang menurut pemasaknya merupakan campuran kunyit, jahe, lengkuas, kencur, bawang, dan cabe. Disajikan dengan selada air, kacang goreng, sambel merah pedes yang enak.

Begitu digigit, daging ayam terasa empuk walaupun ukurannya besar. Rasa khas ayam betutu yang enak dan sedikit pedas menyerbu lidah. Dikombinasikan dengan selada air yang segar serta dimakan bersama kacang goreng, sungguh pas nikmatnya. Tidak sempat berhenti mengunyah, 1 potong ayam betutu ukuran cukup besar tandas dalam 15 menit.

Kemudian saya menanyakan apakah ada masakan jenis lain. Bu Nengah merekomendasikan Ayam Betutu Bakar. Saya memesan 1/2 ekor. Dan kali ini perlu waktu hampir 20 menit untuk memberikan bumbu dan membakar sebelum siap disajikan.

Sambil menunggu pesanan siap, Bu Nengah bercerita, "Ayam Betutu bakar merupakan original recipe warung Putri, karena warung lain tidak mempunyai menu Ayam Betutu Bakar". Pada mulanya Bu Nengah bekerja pada seorang ahli masakan Ayam Betutu yang sekarang sudah almarhum. Tujuh tahun penuh, bu Nengah bekerja di bagian mengolah Ayam Betutu sehingga siap disajikan.

Saat pertama kali mandiri, Bu Nengah kekurangan modal untuk membuat warung Ayam Betutu, oleh sebab itu Bu Nengah memulainya dengan menjual Ikan Bakar. Setelah mengumpulkan modal, Bu Nengah bereksperimen menciptakan menu Ayam Betutu Bakar.

Selesai bercerita, masakan pesanan saya pun siap. Tanpa ragu saya sikat Ayam Betutu Bakar tersebut. Rasa Ayam Betutu asli masih terasa di tambah kenikmatan bumbu tambahan Ayam Bakar khas Bu Nengah. Wah lidah saya bergoyang-goyang mengais-ngais kenikmatan hingga ayam betutu bakar tersebut tandas lebih cepat daripada waktu yang dibutuhkan untuk membakarnya. Enak luar biasa.

Bu Nengah membuka rahasia, Ayam betutu nya mempunyai campuran 1/4 kg cabe di tambah 2 kg bawang. Padahal warung ayam betutu pada umumnya mencampur 2 kg cabe dengan 1/2 kg bawang. Bagian yang paling menyenangkan adalah harga yang harus saya bayar untuk 1 1/2 ekor ayam betutu adalah Rp. 75.000.- sangat murah. Padahal menurut pengalaman beberapa teman, ada yang di charge Rp. 80.000.-/ekor di warung lain.

Dengan pelayanan yang super ramah dari Bu Nengah. Kita diperbolehkan menambah selada air, kacang goreng, dan acar bawang merah, dan nasi putih sesuka kita. Bahkan Bu Nengah memberitahukan no. HP nya, dengan tujuan; jam berapa pun kita lewat warungnya, ia akan menyiapkan Ayam Betutu untuk kita. HP Bu Nengah: 081558051624.

Warung Putri
Ayam Betutu
Pelabuhan Gilimanuk Bali

(dev/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads