Gurih Hangat Sop Kambing Kreo Slurppp...

Gurih Hangat Sop Kambing Kreo Slurppp...

- detikFood
Selasa, 31 Mar 2009 15:17 WIB
Jakarta - Pengirim: Burdah Jamilah
Email: jamis_1702[at]yahoo.com

Cuaca mendung dan udara dingin seperti ini enaknya memang menikmati yang hangat-hangat. Seperti sop kambing yang ada di persimpangan Kreo ini misalnya. Daging kambingnya lembut bebas bau prengus, kuah sopnya gurih bagai menari-nari di lidah. Sekali mencicipi jangan heran kalau bakal dibuatnya ketagihan!

Warung sop kambing ala Kreo biasa saya menyebutnya. Sebenarnya sih bukan lantaran si abang penjual menamakan warungnya seperti itu, tapi karena tempatnya yang berada diperbatasan Jakarta Ciledug persisnya di simpangan ke Kreo. Nah, makanya saya menjuluki nama warung makan ini 'Kreo'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya sih karena referensi teman yang kebetulan tinggal deket daerah sana, akhirnya saya memutuskan buat icip-icip. Meskipun harus sabar dengan melewati kemacetan jalan di Cipulir akhirnya sampai juga ke tujuan.

Wahh... saat tiba ditujuan saya langsung memesan seporsi sop kambing plus 10 tusuk sate kambing. Dengan lihai si abang memotong kaki plus daging kambing dan dimasukkan kedalam mangkok. Syurrrr... diguyurlah daging kambing dengan kuah sopnya. Hmm... aroma yang tercium sungguh menggelitik selera.

Tetapi ternyata saya harus menunggu sebentar lagi, karena daging yang diguyur dengan kuap sop itu disaring terlebih dahulu tidak langsung dihidangkan. Hmm awalnya sempet heran juga, tetapi ternyata itu memang ciri khasnya warung ini. Tak lama kemudian sate pesanan saya siap dihidangkan.

Sementara itu si abang penjual sibuk mengguyur kembali daging-daging itu dengan kuahnya. Hingga akhirnya semua hidangan sudah tersaji dihadapan dan siap disantap. Tanpa basa-basi dengan lahap saya langsung menyantap makanan yang tersaji di atas meja.

Pertama-tama sop yang menjadi target saya. Slurrpp... kuah sop yang masuk ketenggorakan terasa hangat dan pas dimakan dengan cuaca malam yang dingin. Terasa sekali gurih dalam kuahnya, dagingnya lembut plus kaki yang kenyal namun tak sulit untuk dikunyah membuat cepet-cepat ingin mengunyah dan menelannya. Ditambah lagi tidak tercium aroma kambing BB alias bau badan si mbek ini sedikitpun. Dalam 5 menit sate plus sopnya sudah kandas dan berpindah kedalam perut saya.

Dengan perut kekenyangan saya menanyakan harga yang harus saya bayar. Dengan mata terbelalak saya cukup kaget dengan harganya yang murah meriah, yaitu Rp 14.000,00 untuk 1 porsi sate plus Rp 10.000,00 untuk seporsi sop kambing. Selain mumer(murah meriah) plus rasanya puas banget. Akhirnya kumasukan warung ini kedalam list resto favoritku. Tak peduli soal kolestrol, pokoknya hajarrr teruss...
(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads