Review Worth It

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?

Yenny Mustika Sari - detikFood Jumat, 07 Feb 2020 17:00 WIB
review worth it siomay Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari
Jakarta -

Siomay biasanya dijual murah, namun ternyata ada juga siomay mahal yang harganya mencapai Rp. 80.000. Apakah rasanya lebih enak?

Siomay merupakan camilan populer di Indonesia. Aslinya siomay berasal dari China dimana dalam bahasa Mandarin hidangan ini disebut shaomai atau dalam bahasa Kanton disebut siu maai.

Di China makanan ini terbuat dari kulit serupa pangsit berisi adonan tepung terigu dengan campuran daging cincang, ikan, ayam, udang, dan lainnya. Di Indonesia, siomay yang terkenal berasal dari Bandung. Versi umumnya tidak memakai kulit, hanya adonan tepung kanji dan campuran ikan tenggiri.

Adapula siomay dengan campuran ayam maupun udang, bahkan siomay tanpa ikan pun tersedia di Indonesia. Untuk kisaran harga, siomay terbilang murah di sini. Harganya mulai dari Rp. 1.000 saja per buah.

Biasanya siomay murah dijual di gerobak pinggir jalan atau penjual keliling. Sementara di restoran mewah, harga siomay pun disesuaikan. Apalagi jika mereka menggunakan bahan-bahan berkualitas, harganya bisa 10 kali lipat dari harga pedagang siomay kaki lima.

Lantas seperti apa rasa siomay mahal? Benarkan harga mahal menjadi patokan siomay lebih enak? detikFood tertarik mengadu rasa dua siomay berbeda yaitu versi mahal dan murah. Untuk siomay mahal, detikFood memesannya dari Pasteliciouz seharga Rp. 80.000 per 5 buah. Jadi untuk harga 1 buah siomay dibanderol Rp. 16.000.

Siomay ini ternyata dibuat dari campuran udang serta ayam. Selain itu kemasannya terbilang eksklusif karena dikemas dalam wadah karton yang rapi. Pelengkapnya berupa sambal kacang dalam kemasan plastik.

Lalu untuk siomay murah, detikFood memesan Siomay Prijaji melalui aplikasi ojek online. Harganya terjangkau karena hanya Rp. 20.000 per paket yang isinya 5 siomay polos lengkap dengan potongan jeruk limau, sambal kacang, dan saus sambal kemasan. Meski murah, siomay ini juga dikemas apik dengan wadah plastik bundar.

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?Tiga orang pencicip Review Worth It Siomay Mahal vs Murah (Puti, Ardi, dan Lusi) Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Soal rasa, detikFood meminta bantuan tiga orang pencicip yaitu Lusi, Ardi, dan Puti. Mereka diminta menilai siomay manakah yang paling enak. Namun mereka tidak mengetahui merek siomay mana yang mereka cicipi.

Siomay pertama, Pasteliciouz diberi kode A. Kesan pertama dari Lusi, Ardi, dan Puti mengenai siomay ini adalah ukurannya lebih besar dan bentuknya seperti bunga.

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?Penampilan dari Siomay Pastelicious (Siomay A) Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

"Tampilannya jauh lebih besar dibanding dari yang B. Tapi dia (siomay) menariknya kayak bunga gitu dibentuknya." tutur Puti yang juga disetujui oleh Ardi dan Lusi. Lusi melanjutkan, "Kalau satu lagi kayak bulat, nah kalau yang ini (Siomay A) kayak dimsum ya," Ardi pun menyambungkan, "Lebih berbentuk sih, kayak mangkuk."

Selain memberikan kesan pada bentuk siomay dari Pasteliciouz, ketiganya pun mengomentari sambal kacang yang disediakan. Menurut ketiganya sambal kacang dari siomay Pasteliciouz lebih terlihat pedas. Lusi pun mengatakan, "Soalnya warnanya lebih oranye."

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?Penampilan dari sambal kacang Siomay Pastelicious (Siomay A) Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Mereka bertiga akhirnya mencicipi siomay Pasteliciouz. Saat Puti mulai memotong siomay Pasteliciouz, Lusi memberikan komentar kalau tekstur dari siomay tersebut lebih mudah dipotong. Ardi mencium aroma siomay tersebut lebih dahulu, dan ia mengatakan, "Ini aromanya kayak dimsum."

Ardi juga menjelaskan kalau tekstur dari siomay Pasteliciouz ini lebih padat. Disusul dengan komentar Lusi yang bilang kalau tekstur siomay tidak terlalu kenyal namun empuk. Cita rasa yang mereka dapati pada Pasteliciouz ini adalah rasa udang dan ayam yang kuat.

"Kayaknya teksturnya beda sama siomay yang kita makan yang di gerobak itu ya. Lebih ke arah dimsum sih, mirip," tutur Lusi yang disetujui oleh Ardi dan juga Puti.

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?Puti, Ardi, dan Lusi mencicipi Siomay Pasteliciouz (Siomay A) Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Tak hanya mencicipi rasa polos dari siomay Pasteliciouz, ketiganya menambahkan sambal kacang yang telah disediakan. Menurut mereka rasanya pedas seperti kesan awal mereka, selain itu adapula cita rasa asam dan manis di dalamnya.

"Rasa asamnya nggak begitu berasa sih, karena mungkin udah tercampur sama ayam," tutur Ardi ketika ditanya soal rasa sambal kacang yang dipadukan dengan siomay Pasteliciouz. Lalu, Lusi menimpali, "Jadi kayak lebih dominan pedas ya." Hal ini lantas disetujui Ardi.

Setelah itu mereka mencicipi siomay kedua dari Siomay Prijaji seharga Rp. 20.000 per paket yang berisikan 5 buah. Siomay ini kami beri kode B. Kesan pertama dari ketiganya saat melihat siomay Prijaji ini ukurannya lebih kecil dan bentuknya bulat biasa.

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?Penampilan dari Siomay Prijaji (Siomay B) Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

"Kalau yang satu lagi kayak bulat." tutur Lusi. Lalu ketiganya pun mengomentari tentang sambal kacang dari Siomay Prijaji yang terlihat lebih berminyak dan warnanya lebih cokelat.

Saat mulai mencicipi siomay Prijaji, mereka memotong siomay tersebut terlebih dahulu. Dan menurut mereka tekstur dari siomay ini sangat kenyal dan berbeda dari siomay Pasteliciouz sebelumnya. Cita rasa siomay ini juga lebih ringan daripada Pasteliciouz yang cita rasa udang serta ayamnya lebih terasa.

Selanjutnya mereka mencicipi sambal kacang dari siomay Prijaji. Menurut ketiganya rasa dari sambal kacang ini lebih manis, dan kacangnya lebih terasa.

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?Puti, Ardi, dan Lusi mencicipi siomay B (Siomay Prijaji) Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

"Kalo yang ini (sambal kacang) mirip kayak siomay-siomay yang biasa kita makan," tutur Lusi. Puti juga mengatakan, "Lebih familiar di lidah kita gitu rasanya."

Dari penilaian ketiganya, dapat disimpulkan kalau cita rasa dan karakteristik kedua siomay ini berbeda. Mereka pun telah menentukan pilihan siomay mana yang lebih mereka sukai.

Puti memilih siomay B, lalu Ardi memilih siomay A karena menurutnya rasa dari siomay tersebut lebih terasa dagingnya. Lusi pun memiliki nilai sendiri, ia memilih siomay B yang menurutnya lebih enak dan rasanya seperti siomay pada umumnya.

Lusi mengatakan, "Ya kayak siomay yang dicampur sama bumbu kacang. Bumbu kacangnya juga enak menurut aku," Ardi pun menimpali, "Identitas sebenarnya."

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?Sambal kacang dari Siomay Prijaji (Siomay B) Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

Setelah mengetahui jawaban dari ketiganya, ternyata siomay Prijaji atau siomay yang lebih murah jadi jawaranya. Namun ketiganya belum mengetahui kisaran harga dari kedua siomay tersebut.

Tim detikFood pun mengungkapkan harga dan merek dari kedua siomay tersebut. Ketiganya terkejut saat mengetahui kalau siomay A (Siomay Pasteliciouz) harganya mencapai Rp. 80.000 untuk 5 buah. Bahkan Ardi yang memilih siomay tersebut pun tidak percaya.

Siomay Rp 80.000 Vs Rp 20.000, Mana yang Lebih Enak?Reaksi saat ketiga-nya (Puti, Ardi, Lusi) mengetahui harga dari kedua siomay tersebut. Foto: dok. detikFood / Yenny Mustika Sari

"Rugi juga sih, tapi enak sih rasanya cuma mahal. Lumayan lah," tutur Ardi.

Menurut Lusi rasa dari Siomay Pasteliciouz memang enak, namun saat mengetahui harganya mereka merasa sayang untuk membelinya di lain waktu. Karena cita rasa dari Siomay B (Siomay Prijaji) yang harganya hanya Rp. 20.000 per 5 pcs-nya juga sudah enak.

Semuanya kembali lagi dengan selera setiap orang. Karena kedua siomay di atas memiliki ciri khas serta keunggulannya masing-masing. Jadi, menurut kalian siomay mana yang lebih enak?

Siomay Pasteliciouz
Jl. Mampang Prapatan VIII No.25,
Tegal Parang, Kec. Mampang Prpt.,
Kota Jakarta Selatan
(021) 7993750
Jam Buka: 08.00 - 21.00 WIB

Siomay Prijaji
Jalan raya, Pasar Minggu KM 18,
RT 13 RW 1, No. 1, RT.13/RW.1,
Pejaten Tim., Kec. Ps. Minggu,
Jakarta Selatan
0822-2046-5442
Jam Buka: 10.00 - 22.00 WIB



Simak Video "Battle Siomay Mahal vs Murah, Enakan Mana?"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)