Ayam Panggang Sabariyah: Pedas Mantap Ayam Panggang Japit Bambu Khas Lumajang

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 03 Okt 2017 12:17 WIB
Foto: dok. detikFood Foto: dok. detikFood
Jakarta - Ayam panggang khas Lumajang berbumbu merah dengan rasa pedas gurih meresap. Makin enak dinikmati dengan nasi hangat dan cocolan sambal terasi. Huahh!

Lumajang, Jawa Timur punya ayam bakar atau ayam panggang khas yang terkenal enak. Ayam dijapit bambu lalu dibakar dengan olesan bumbu lapis per lapis hingga meresap.

Penasaran mencicipnya, kami memesan ayam panggang Lumajang via online. Di Instagram, kami menemukan Ayam Panggang Sabariyah dengan tagline sejak 1970.

Dihubungi detikFood (2/10), Bela Prayitno selaku pemilik Ayam Panggang Sabariyah menjelaskan pihaknya memakai resep yang sama dari ibunya sejak 1970 untuk membuat ayam panggang ini. Ayam panggang bisa dibeli utuh 1 ekor atau per potong dengan paket nasi.

Ayam Panggang Sabariyah: Pedas Mantap Ayam Panggang Japit Bambu Khas LumajangAyam Panggang Lumajang per Ekor (Foto: dok. detikFood)

Kami tak melewatkan ayam panggang utuh (Rp 80.000) dan paket nasi ayam panggang (Rp 25.000). Tampilan ayam panggang utuh mirip ayam bekakak. Nampak permukaan ayam panggang dilumuri bumbu kemerahan. Lengkap dengan totol-totol hitam jejak bakaran.

Sebagai pendampingnya ada sambal terasi dalam plastik. Nyamm! Ayam panggang terasa empuk. Penggunaan ayam negeri membuat ukuran ayamnya 'montok.' Tekstur ayamnya empuk sedikit kering dengan balutan bumbu pedas gurih.

Bagi kami sengatan pedasnya pas. Dimakan satu dua kali masih belum terasa pedas, tapi kalau memakannya terus menerus, dijamin keringat keluar! Bagi yang suka pedas ekstra, paling enak mencocol ayam panggang ke sambal terasi yang warnanya merah gelap.

Ayam Panggang Sabariyah: Pedas Mantap Ayam Panggang Japit Bambu Khas LumajangPaket Nasi Ayam Panggang dengan Tempe Bacem (Foto: dok. detikFood)

Paket nasi ayam panggang cocok untuk makan siang lengkap. Berisi nasi hangat, tempe bacem dan lalapan. Ayamnya berupa potongan paha atau dada. Yang unik, ayam panggang ini masih menyertakan japitan bambu.

Menurut Bela, pembuatan ayam panggang dimulai dari memanggang ayam utuh yang sudah dicuci untuk membuang air dan lemak. "Kemudian ayam dipotong-potong lalu digeprek, dijapit bambu terlebih dulu, kemudian dipanggang lagi," ujar pria ramah ini. Selanjutnya ayam dipanggang lagi dengan diolesi bumbu selapis demi selapis sampai bumbu meresap.

Baginya proses ini harus dilakukan dengan tepat. Jika tidak, bambu akan gosong terbakar saat bumbu ayam belum meresap sempurna.

Soal cita rasa, ayam panggang potongan ini sama seperti versi ayam utuh. Bedanya hanya ada lauk pelengkap dan lalapan yang bikin rasanya makin enak.

Mengenai bumbu ayam panggang, Bela mengungkap bumbu dasarnya hanya cabai merah saja. Tak lupa bawang putih, gula pasir dan asem untuk menambah kenikmatan rasa.

Ayam Panggang Sabariyah: Pedas Mantap Ayam Panggang Japit Bambu Khas LumajangSate Usus dan Sate Telur Puyuh (Foto: dok. detikFood)

Ayam Panggang Sabariyah juga menawarkan sate usus (Rp 5.000 per buah) dan sate telur puyuh (Rp 4.000 per buah). Keduanya dilumuri bumbu merah ayam panggang kemudian dibakar sebentar.

Pencinta usus dan telur puyuh, pastikan tak melewatkan sate ini. Tekstur keduanya empuk dengan rasa gurih pedas yang nikmat. Pas berpadu dengan ayam panggang dan nasi hangat.

Selain ayam per ekor dan paket nasi ayam panggang, Ayam Panggang Sabariyah juga melayani pembelian dalam jumlah banyak. Hanya saja untuk pemesanan jumlah besar sebaiknya memesan terlebih dahulu dari beberapa hari sebelumnya. Ada juga pilihan lauk lain seperti ikan nila goreng dan ikan asin bumbu dendeng.

Ayam Panggang Sabariyah
Perum 16 DS Jurangmangu Barat, A-2
Tangerang Selatan
Telepon: 081333390902
Instagram: apsl1970

(adr/odi)
Load Komentar ...