Anak-anak cenderung lebih menyukai junk food dibanding sayuran. Ini tentu bisa memicu kegemukan pada mereka. Menurut ahli gizi Australia, Lyndi Cohen, apa yang anak makan dari kecil bisa membentuk makanannya saat dewasa.
Karena itu anak-anak perlu membawa bekal sehat yang bisa memberi energi cukup di sekolah. Good Food (31/01) merangkum beberapa tips bekal sehat, termasuk camilan, berdasarkan saran beberapa narasumber.
1. Susunan bekal sehat
|
Foto: iStock
|
Cohen mengatakan ia tidak terlalu khawatir mengenai porsi yang direkomendasikan untuk anak.
"Lebih baik memastikan mereka makan beragam buah, sayuran, biji-bijian utuh, protein dan lemak sehat. Dibanding fokus terhadap berapa banyak masing-masing makanan perlu mereka konsumsi," ujarnya.
2. Sandwich
|
Foto: iStock
|
Jess Beaton dari One Handed Cooks menyampaikan bahwa jika anak-anak suka rasa sederhana, coba tambah elemen lain. Misalnya irisan keju. Ketika membuat sandwich, mulai dengan lemak sehat (seperti alpukat), protein (sisa ayam panggang, tuna, telur) dan sayuran (misalnya irisan mentimun).
3. Buah dan sayuran
|
Foto: iStock
|
Ia menyarankan konsumsi semangka, buah, berry, dan anggur sebagai pilihan buah. Tapi jika anak-anak tidak suka buah segar, bisa coba buah kering seperti kismis atau sultana yang mengandung serat.
4. Olahan susu
|
Foto: iStock
|

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN