Ini Sebabnya Anak-anak Perlu Diberi Asupan Sayuran dan Buah Segar

Lusiana Mustinda - detikFood Rabu, 29 Jun 2016 08:34 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Buah dan sayur harus diberikan pada anak-anak. Selain vitamin dan mineral, buah dan sayur juga punya serat yang penting untuk pencernaan.

Serat yang ada dalam buah dan sayuran segar merupakan salah satu kenis serat. Menurut jenisnya, serat dibagi menjadi 2 jenis, serat larut dan tidak larut. "Serat tidak larut terdapat pada kulit buah atau sayur. Sedangkan serat larut terdapat banyak pada daging buah dan sayur," tutur Dr. Pauline Endang, MS, SpGK, Spesialis Gizi Klinik.

Menurutnya, konsumsi serat tidak larut dapat memperbesar volume feses sehingga mempermudah pengeluaran. Sedangkan serat larut akan turun ke usus besar dan bertemu bakteri prebiotik yang akan berubah menjadi asam lemak rantai pendek sehingga sel usus menjadi sehat. "Sehingga konsumsi serat larut dapat mencegah terjadinya konstipasi serta diare pada anak," jelas wanita yang biasa disapa Pauline ini.

Anak-anak membutuhkan serat sekitar 10-15 gram, tergantung dari usianya. "Misalnya anak usia 10 bulan hanya membutuhkan serat sekitar 10 gram. Biasanya serat diberikan dalam bentuk makanan saring dengan tekstur halus," jelasnya.

Jenis buah atau sayur yang bisa diberikan juga beragam. Mulai dari pisang, apel, jeruk hingga pepaya. Serat memang sangat bagus manfaatnya. Tapi jangan salah presepsi. Di masa pertumbuhan anak-anak juga membutuhkan zat gizi seimbang untuk membentuk tubuh.

"Makan sayur dan buah memang seratnya tinggi tapi kalorinya kecil. Untuk pertumbuhan tentu memerlukan kalori banyak. Jika diberi serat yang terlalu tinggi justru berat badan anak sulit naik," tambah Pauline. Karena itu prinsip gizi seimbang menjadi salah satu pola makan yang benar untuk anak di masa pertumbuhannya. (lus/odi)